
Tok....tok....tok.....George mengetuk pintu.
Ceklek....Aghata membuka pintu dan George pun langsung memeluk nya.
"Maafkan aku, aku tidak mendengarkan penjelasan mu terlebih dahulu" ucap George
"Kamu dari mana? Aku takut....." tanya Aghata
George menguraikan pelukan nya.
"Aku ingin menemui Jack, tapi....aku udah tahu alasan nya datang menemui mu di rumah saat aku tidak ada. "Maafkan aku ya" jawab George
"Hmmm, kapan kamu percaya pada ku? Aku sering katakan kalau aku dan Jack sudah melupakan hubungan kami" tanya Aghata
"Maafkan aku. Aku sangat mencintai mu dan aku tidak mau pria lain mendekati mu" jawab George
"Hmmm. Apa kamu melihat seseorang di sekitar rumah?" Tanya Aghata
"Tidak. Apa kamu melihat nya??" Tanya balik George
"Tidak. Aku takut dan tidak berani melihat di luar saat sendiri" jawab Aghata
"Trus kamu kenapa takut? Kata Jack dia tidak memberitahu mu soal orang yang sedang mengawasi mu" tanya George
"Saat Jack pergi aku melihat nya sedang mencari seseorang. Aku yakin pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga dia datang menemui ku" jawab Aghata
"Hmm, kamu tenang aja ya. Sekarang Jack sedang mencari tahu siapa orang itu. Aku hari ini pulang cepat karena khawatir pada mu, jadi kamu tidak perlu takut lagi" ucap George.
Siapa dia? Kenapa dia mengganggu ku? Dan kenapa Jack tahu kalau ada orang yang sedang mengawasi ku? Batin Aghata.
π¦π€π¦π€π¦π€
Ting......pesan masuk di ponsel Elma.
π¨βπΌdatanglah ke ruangan ku
Isi pesan dari Walter
Elma pun segera pergi ke ruangan Walter.
Tok...tok.....ceklek....Elma menutup pintu dari dalam.
"Ada apa pak?" Tanya Elma
"Pak??? Hehehe panggil nama aku seperti biasa Elma. Kan hanya kita berdua" jawab Walter
"Hmmm ada apa kamu menyuruh ku datang ke ruangan mu?" Tanya Elma
"Duduklah. Ada yang ingin aku tanyakan" jawab Walter
"Apa??" Elma dan Walter duduk berhadapan
"Apa aku melakukan kesalahan semalam?" Tanya Walter
__ADS_1
"Oh gak kok. Kamu memang mabuk semalam tapi tidak melakukan kesalahan" jawab Elma
Walter pindah tempat duduk di samping Elma.
"Apa Jack tahu kita makan berdua semalam?" Tanya Walter
"Aku belum menceritakan pada nya" jawab Elma
Walter memegang tangan Elma.
"Aku pasti sudah gila sekarang Elma. Tap....."
Elma menarik tangan nya.
"Aku harap kamu tidak melakukan kesalahan hari ini" potong Elma
"Maafkan aku. Kita bukan anak kecil lagi Elma dan kamu pasti tahu bahwa aku menyukai mu" ucap Walter
"Hmm aku tahu, makanya aku mau kamu jangan seperti ini. Kamu tahu kan aku pacar Jack" ucap Elma
"Kamu bisa putusin dia dan jadilah pacar ku atau kita akan tetap berhubungan walaupun kamu pacaran dengan Jack." Ucap Walter
"Walter jangan buat aku mengundurkan diri dari perusahaan ini karena perasaan mu pada ku. Aku kerja di sini karena meyakinkan Jack bahwa aku adalah wanita yang baik untuk nya jadi pleaseeee mengertilah" ucap Elma
Elma berdiri dan Walter menarik nya hingga Elma jatuh di pangkuan Walter.
Ceklek.......sekretaris Walter, Della masuk dan melihat adegan tidak seharus nya dilihat.
"Ups....maaf-maaf....." ucap Della lalu menutup pintu nya dari luar.
"Walter....kamu apa-apaan sih." Elma kesal lalu berlari meninggalkan ruangan Walter.
Selama Elma menuju meja nya semua orang menatap nya dengan bisikan-bisikan tentu nya soal berita yang disampaikan Della.
Tut.....tut......
"Ada apa??" Tanya Thomas
"Shi*.....sekarang aku jadi pembicaraan karyawan di kantor" jawab Elma
"Emang ada apa? Apa kamu melakukan kesalahan?" Tanya Thomas
"Aku tadi dari ruangan Walter dan....Walter menyukai ku trus memaksaku untuk menjadi pacar nya. Yang lebih parah dia menarik ku hingga aku jatuh dipangkuan nya dan Sekretaris nya melihat nya. Aku sekarang jadi bahan pembicaraan mereka. Shi*....memalukan...." jelas Elma
"Udah kamu manfaatin Walter saja. Gampang kan?? Tapi jangan sampai ketahuan sama Jack" ucap Thomas
"Apa kamu gila??? Aku gak mau. Dia pria mesum. Aku gak mau pacaran dengan pria mesum seperti dia" tolak Elma
"Beneran karena dia mesum kamu gak mau?? Atau jangan-jangan kamu sudah jatuh cinta beneran sama Jack sehingga kamu tidak mau berselingkuh?" tanya Thomas
"Emang siapa yang gak akan jatuh cinta sama Jack?? Ha??" Tanya balik Elma
"Eh kamu jangan sampai jatuh cinta beneran dong Elma. Kamu yang akan sakit hati nanti nya. Kamu harus berusaha untuk mendapatkan informasi soal Olivia bukan malah membuang-buang waktu" jawab Thomas
__ADS_1
"Aaaahhh udah. Aku tutup telepon nya" ucap Elma lalu memutuskan sambungan telepon.
Aaaaahhh shi*.....baru berapa hari kerja udah digosipin ditambah Thomas lebih menyebalkan. Sial......batin Elma
Sementara Walter menelpon Alexander.
Tut....tut....tut.....
"Hallo" ucap Alexander
"Hallo bos. Aku sudah melakukan tugas yang diberikan bos semalam" ucap Walter
Semalam Alexander mengirim pesan pada Walter menyuruh nya untuk mendekati Elma. Alexander mau menguji apakah Elma bekerja sama dengan Thomas atau tidak. Jika iya, dia pasti akan berselingkuh dengan Walter.
"Trus??" Tanya Alexander
"Dia menolak bos. Dia setia sama Jack" jawab Walter
"Terus dekati dia dan kabari aku" ucap Alexander lalu memutuskan sambungan telepon.
Kita lihat sampai di mana kamu berpura-pura Elma. Aku yakin sebentar lagi kamu akan memakan umpan nya. Batin Alexander.
"Bos seperti nya menyayangi Jack sampai dia mau menguji pacar nya Jack. Yaaaaahhh walau pun aku memang punya perasaan pada Elma" ucap Walter
β€π€β€π€β€π€
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1