Dijual Suamiku

Dijual Suamiku
Surprise #2


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 12.30 Mom Alyne sudah berada di Bandara menjemput Petter


Sementara Olivia dan Alexander ke ruangan VVIP untuk menemui Mom Alyne.


"Kok Mon gak ada? Tadi katanya ketemu nya di sini" ucap Olivia


Alexander memanggil karyawan untuk menanyakan Mom Alyne.


"Mbak di mana Mom saya?" Tanya Alyne


"Dari tadi Ibu Nona sudah keluar. Satu jam yang lalu udah keluar Nona" jawab Karyawan


"Trus barang yang dibeli nya?" Tanya Olivia


"Tadi Ibu Nona hanya membeli tas saja" jawab Karyawan


"Beli? Apa kamu membiarkan Tante Alyne membayar nya?" Tanya Alexander


"Mohon maaf tuan. Dia tidak mau jika tidak membayar nya. Maafkan saya" jawab karyawan


"Sudahlah. Mom pasti gak enak juga. Kamu kembali bekerja ya" ucap Olivia


"Ya udah. Kamu telepon Mom kamu gih" ucap Alexander


Baru saja Olivia mengambil ponsel nya, ponsel nya berdering panggilan dari Mom Alyne.


"Nah ini Mom telepon" ucap Olivia lalu menggeser tombol hijau


"Hallo Mom" ucap Olivia


"Liv, kamu masih bersama Alexander kan?" Tanya Mom Alyne


"Iya mom. Mom di mana? Kami di ruangan VVIP sekarang" tanya Olivia


"Kalian ke XXX saja ya. Mom tunggu di sini" jawab Mom Alyne lalu memutuskan sambungan telepon


Tut.....tut...tut....


"Kenapa? Mom kamu di mana?" Tanya Alexander


"Mom tunggu kita di XXX sekarang Mom ada di sana" jawab Olivia


"Oh ya udah kita ke sana aja" ucap Alexander

__ADS_1


"Yuk....." ucap Olivia


12 menit kemudian Olivia dan Alexander sudah berada di tempat yang disebutkan Mom Alyne.


Olivia dan Alexander turun lalu Mom Alyne menghampiri mereka.


"Yuk masuk" ucap Mom Alyne


"Surpriseeeeeee" ucap seseorang muncul dari belakang Mom Alyne


"Dadyyyyyy" ucap Olivia


Olivia berlari kepelukan Dady nya.


"Kenapa gak bilang kalau Dady datang hari ini?" Tanya Olivia


"Surprise dong sayang" jawab Dady Petter sesekali mencium pucuk kepala Olivia.


"Mom juga kenapa gak bilang ke aku? Kalian benar-benar yah" ucap Olivia


Alexander terpaku melihat kebahagiaan mereka.


"Jika dia tidak membunuh orang tua ku, apakah kebahagiaan yang mereka rasakan harusnya aku merasakan nya juga? Dia telah merenggut kebahagiaan ku" batin Alexander.


"Ohya Dad. Aku mau kenalin pacar aku" ucap Olivia malu-malu.


Senyum di wajah Petter seketika memudar mendengar ucapan Olivia. Petter melihat Alexander dan mereka pun saling menatap.


"Apa kalian saling mengenal?" Tanya Mom Alyne


"Perkenalkan, saya Alexander pacar Olivia" ucap Alexander mendekati Petter lalu mengulurkan tangan nya.


"Oh ya, saya Petter Dady Olivia" ucap Petter


"Apa mereka saling mengenal?" Batin Mom Alyne


"Gimana kalau kita makan siang? Aku udah lapar nih" ucap Olivia


"Oh boleh-boleh. Dady juga belum makan dari pagi" ucap Petter


"Ya udah yuk" ucap Mom Alyne


Mom Alyne menggandeng Petter sementara Olivia menggandeng Alexander.

__ADS_1


"Apa ada masalah?" Tanya Olivia karena ekspresi Alexander tidak seperti biasa nya.


"Oh gak kok" jawab Alexander


"Apa kamu ada kerjaan? Gak apa-apa kok Dady akan lama di sini jadi, kamu bisa ketemuan lagi" ucap Olivia


"Gak kok sayang." Ucap Alexander


"Aku ingin mendengar sesuatu dari mulut nya. Apakah dia yang membunuh orang tua ku atau tidak" batin Alexander


❤🤍❤🤍❤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga



__ADS_1


__ADS_2