
1 bulan kemudian, pernikahan Olivia dan George tidak ada kemajuan agar mereka bisa menghubungi Alexander.
Ponsel Olivia dan George di sadap dan setiap gerak gerik mereka di awasi oleh anak buah Petter.
Berbeda dengan hubungan Jack dan Aghata yang semakin dekat. Perlahan Aghata tidak memikirkan George lagi. Kini pria yang ada dalam pikiran nya adalah Jack, yang menemani nya melewati masa-masa sulit. Sementara Jack tinggal bersama Aghata walaupun Aghata sudah tidak mual-mual lagi. Itu karena hubungan mereka semakin dekat.
Di sisi lain Alexander mengerjakan pekerjaan sesuai posisi nya sebagai seorang pengusaha sukses sekaligus mafia yang harus melakukan pekerjaan dua sekaligus.
1 bulan berlalu Alexander pun belum menemukan keberadaan Olivia. Tidak.......dia ingin sekali bertemu dengan Petter pembunuh orang tua nya. Walaupun berpisah dengan Olivia adalah hal yang baik agar Olivia tidak terluka. Tapi apa boleh buat cinta sudah tumbuh di antara kedua nya yang sulit untuk mereka hilangkan. Alexander ingin Petter merasakan kehilangan orang dia sayang seperti apa yang Alexander rasakan.
💦🤍💦🤍💦🤍
Uwek.....uwek......uwek......
Tok....tok....tok....
"Olivia apa kamu baik-baik saja??" Tanya George dari depan pintu kamar mandi.
Ceklek.....Olivia keluar dari kamar mandi.
"Kamu gak apa-apa?" Tanya George
"Aku hanya mual aja kok." Jawab Olivia
"Kita ke dokter ya? Aku khawatir kamu kenapa-napa" ucap George
"Aku gak apa-apa. Istirahat pasti udah sembuh kok. Aku izin gak masuk kantor hari ini ya" ucap Olivia
"Hmm baiklah. Aku akan menyuruh Mom awasin kamu" ucap George
"Mom emang sering awasin kita George" ucap Olivia
"Iya aku tahu, tapi aku mau Mom menjaga kamu di kamar ini. Takut nya kamu kenapa-napa. Aku suruh Mom juga antarin kamu sarapan di kamar ya" ucap George
"Hmm. Makasih" ucap Olivia
Ceklek.....George keluar dari kamar dan bergabung dengan Petter dan Alyne di meja makan.
"Olivia mana?" Tanya Alyne
"Olivia kurang sehat mom. Mom boleh antarin sarapan Olivia di kamar?" Jawab George
"Boleh kok. Emang Olivia sakit apa?" Tanya Alyne
"Dia bukan beralasan agar tidak ke kantor kan? Semalam dia baik-baik saja" Timpal Petter
"Olivia mual-mual Mom, Dad. Mungkin dia salah makan" ucap George
"Apaaaaa?? Mual??? Apa dia......" Alyne menggantung ucapan nya dan menatap Petter
"Hamil maksud kamu?" Tebak Petter
Alyne mengangguk senang.
"Ha hamil?" George kaget
"Iya nak. Aaaaahhhh benar Olivia pasti hamil. Kamu gak usah ke kantor ya antar Olivia ke rumah sakit untuk memperjelas apakah dia hamil atau tidak" ucap Alyne
"Iya-iya kamu gak usah ke kantor. Cepat selesaikan sarapan mu" ucap Petter
Gak mungkin Olivia hamil. Aku tidak pernah menyentuh nya. Batin George.
Ceklek......
Alyne dan Petter ikut masuk ke kamar Olivia.
"Kalian kenapa di sini? Aku gak apa-apa" tanya Olivia heran
"Sayang apa kamu kepala kamu pusing dan ingin muntah? Hmm?" Tanya Alyne
Olivia mengangguk.
__ADS_1
"Aku hanya butuh istirahat Mom" ucap Olivia
"Sayang kamu pasti hamil. Aaaaahhhh Mom dan Dady senang sekali" ucap Alyne
Deg......
Hamil????? Batin Olivia lalu menatap George
"Nak kamu ganti baju gih, George akan temenin kamu ke dokter kandungan." Ucap Petter
"Ak...."
"Udah cepat sayang. Mom dan Dady gak sabar dengar kata apa dokter." Potong Alyne
Kini Olivia dan George berada di dalam mobil.
"Nak cepat telepon Mom kalau sudah tahu hasil nya" ucap Alyne
"Iya mom" ucap George.
💦🤍💦🤍💦🤍
"Selamat ya pak, istri anda hamil" ucap Dokter
Olivia beneran hamil?? Apa itu anak.....batin George
"Makasih ya dok" ucap Olivia
"Ibu harus sering-sering mengontrol kondisi kandungan ya bu" ucap Dokter
"Baik dok" ucap Olivia
Ceklek....Dokter menutup pintu dari luar.
"Olivia apa ini anak......" George menggantung ucapan nya.
Olivia mengangguk.
"Hmm. Selamat" ucap George
Kenapa aku kecewa mendengar penjelasan Olivia? Tidak.....aku hanya kaget saja. Sekarang pun Aghata hamil walau pun aku tidak tahu bagaimana kondisi nya sekarang. Tapi aku percaya sama Jack. Dia bisa menjaga Aghata dan anak ku. Ya.....aku harus menjaga anak Alexander seperti menjaga anak ku sendiri. Batin George
"Kita pulang sekarang ya, pasti Mom dan Dady senang mendengar kabar ini" ucap George
"Hmmm" Olivia mengangguk.
"Ohya dengan kehamilan kamu sekarang pasti Dady dan Mom akan menuruti keinginan kamu. Dengan begitu kamu bisa menghubungi Alexander dan aku bisa menghubungi Aghata" ucap George
"Hmmm semoga saja" ucap Olivia
💦🤍💦🤍💦🤍
Jack seharian belum pulang ke rumah Aghata karena dia menemani Alexander dan membuat Aghata khawatir lalu menelpon Jack.
Kring.....kring...ponsel Jack berdering tapi dia tidak berani menjawab telepon Aghata di depan Alexander apalagi posisi nya Jack sedang menyetir.
"Pacar kamu?" Tebak Alexander
"Ti tidak bos. Aghata" jawab Jack
"Jawab saja" ucap Alexander
"Gak apa-apa bos?" Tanya Jack
"Yaa selama kamu bisa menyetir dengan baik" jawab Alexander
"Baik bos" ucap Jack lalu menjawab telepon Aghata.
"Hallo...." ucap Jack
"Kamu di mana?? Kenapa belum pulang dan sulit sekali menghubungi mu?" Tanya Aghata
__ADS_1
"Maaf aku lagi sibuk. Aku sekarang dalam perjalanan pulang kok. Tunggu aja ya" jawab Jack
"Ya udah. Hati-hati" ucap Aghata lalu memutuskan sambungan telepon
"Jangan sampai kamu menyukai nya Jack. Tapi kalau kalian berdua saling menyukai ya gak apa-apa" ucap Alexander
"Sungguh gak apa-apa bos?" Tanya Jack
"Kenapa? Apa kalian sudah saling menyukai?" Tanya balik Alexander
"Sepertinya sudah bos" jawab Jack
"Apa kalian pernah berciuman?" Tanya Alexander
"Mmm mmmm....."
"Jawab aja pernah. Kenapa masih berpikir? Dasar...." ucap Alexander
"Hehehe maaf bos" ucap Jack
Jack terbayang saat dia dan Aghata pernah berciuman walau pun dia langsung menyadarkan diri karena sudah mencium Aghata.
"Lagian Goerge menghilang entah ke mana. Kamu berhak mendapatkan Aghata" ucap Alexander
"Bagaimana kalau George kembali bos?" Tanya Jack
"Mmm tergantung Aghata mau kembali bersama nya atau bertahan dengan mu. Makanya kamu cepat melamar Aghata" jawab Alexander
"Semoga bos. Doakan saja" ucap Jack
"Ohya kamu sudah tahu kemana George pergi? Kenapa dia juga menghilang satu hari setelah kepergian Olivia?" Tanya Alexander
"Aku akan mencari tahu bos soal itu" jawab Jack
"Hmm secepat nya." Ucap Alexander
Apa Petter menikahkan George dengan Olivia?? Tidak....itu tidak mungkin. Batin Alexander
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1