
George sudah siap-siap mau ke rumah Aghata tapi saat dia mau masuk ke dalam mobil Anak buah Petter sebut saja Grey menghampiri George.
"Grey anak buah tuan Petter" Grey mengulurkan tangan nya.
Ngapain lagi anak buah nya menemui ku? Batin George
"Ada apa?" George tidak membalas uluran tangan Grey
Grey tersenyum sinis.
"Dasar pengkhianat" ucap Grey
George kaget dengan ucapan Grey.
"Apa maksud kamu?" Tanya George
"Putuskan siapa yang kamu percaya untuk menghendel perusahaan. Kamu akan ikut saya menemui Tuan Petter" ucap Grey
"Ak....."
"Tolak lah jika ingin melihat wanita ini mati." Grey melemparkan foto Aghata.
"2 jam lagi kita akan bertemu di depan perusahaan mu" ucap Grey
Baru selangkah, Grey balik dan mengambil ponsel George dengan paksa.
"Jangan berani macam-macam. Aku mengambil foto itu di rumah nya jika kamu gegabah aku akan melenyapkan nya dan juga.......bayi nya. kamu awasi dia" ucap Grey lalu pergi meninggalkan George
"****.......dia sudah tahu semua nya. Tidak..aku tidak mau kehilangan Aghata dan bayi ku" ucap George. Dia pun bergegas ke kantor dan menyelesaikan urusan nya diikuti seseorang yang disuruh Grey.
💦🤍💦🤍💦🤍
14 jam kemudian George sudah berada di Singapura. Petter menunggu di depan rumah nya.
"Selamat datang George" ucap Petter
"Kenapa saya harus datang ke sini Om?" Tanya George
"Kamu akan menikah dengan Olivia" jawab Petter
"Apa?? Me menikah??" Tanya George memastikan jika pendengaran nya salah.
"Ya menikah. Kamu istrahatlah dulu. Besok kita bicara lagi. Rain antar George ke kamar nya" ucap Petter
Ceklek.......Rain menutup pintu dari luar.
"Alexander tidak tahu kan kalau George pergi?" Tanya Petter
"Tidak tuan." Jawab Rain
"Bagus. Kamu juga istirahatlah" ucap Petter
"Baik tuan. Saya permisi" ucap Rain
"Apa Olivia mau menikah dengan nya?" Tanya Alyne
"Harus mau. Dia harus secepat nya melupakan mafia itu. Kamu juga beri pengertian pada nya." Jawab Petter
"Gimana mau beri pengertian Olivia saja dari tadi tidak keluar kamar dan menolak bekerja" ucap Alyne
"Yang penting dia masih mau makan. Sampai kapan dia akan seperti itu? Kalau gak tahan pasti akan keluar kamar juga" ucap Petter
__ADS_1
"Hmm semoga saja dia tidak melakukan hal bodoh" ucap Alyne
"Makanya kamu harus cek setiap jam. Jika kamu masuk ke dalam kamar nya pasang CCTV agar kamu bisa mengawasi nya melalui CCTV. Kita tidak tahu jika Olivia bisa saja bertindak bodoh" ucap Petter
"Hmmm" Alyne mengangguk.
Pukul 07.00......
Tok...tok.....ceklek.....Alyne masuk ke dalam kamar Olivia.
Olivia masih tidur dengan mata bengkak.
"Dia sering nangis membuat mata nya bengkak. Kasihan kamu nak, tapi Dady dan Mom lakukan ini demi keselamatan kamu" ucap Alyne
Alyne memasang CCTV terlebih dahulu lalu membangunkan Olivia.
"Liv.....bangun nak. Dady mau bicara dengan mu" ucap Alyne
"Aku gak mau bicara dengan Dady" ucap Olivia
"Sayang ini penting. Kamu gak boleh terus-terusan seperti ini" ucap Alyne
"Aku mau sendiri mom." Ucap Olivia
Ceklek.....Alyne menutup pintu kamar Olivia dari luar dan menggelengkan kepala nya pada Petter.
"Dasar keras kepala" ucap Petter
"Om bukan kah menikah terlalu cepat untuk Olivia? Biarkan dia tenang dulu" ucap George
"Aku setuju dengan George. Baru satu hari dia berpisah dengan Alexander tidak mungkin dia mau menikah Petter. Cobalah kasih ruang dan waktu untuk Olivia" timpal Alyne
"Okay. Tapi George kamu harus bisa membuat Olivia mau menikah. Jika tidak mantan pacar dan perusahaan kamu jaminan nya" ucap Petter lalu meninggalkan Alyne dan George.
"Iya tante." Ucap George
Aku harus buat Olivia menikah, aku tidak mau kehilangan Aghata. Bahkan Petter tidak mengizinkan aku memakai ponsel. Sial....batin George
💦🤍💦🤍💦🤍
Saat Alyne dan Petter sedang keluar George menemui Olivia.
Tok.....tok.....tok....Ceklek..
"Mom, ak....." Olivia kaget melihat George
"Kamu kenapa ada di sini?" Tanya Olivia
"Aku bisa jelasin semua nya ke kamu. Boleh kah kita bicara? Om dan Tante sedang tidak ada" jawab George
"Apa yang ingin kamu jelasin?" Tanya Olivia
"Ini soal Alexander." Jawab George
"Alexander??" Olivia mendorong George keluar dari kamar nya.
"Kita bicara di kamar Dady, Mom memasang CCTV di kamar ku" ucap Olivia
Olivia terbangun saat Alyne masuk ke dalam kamar nya sehingga Olivia melihat Alyne memasang CCTV di kamar nya.
Ceklek.....Olivia menutup pintu dari dalam.
__ADS_1
"Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Olivia
George menceritakan kesepakatan Jack dengan nya dan alasan kedatangan nya di Singapura.
"Apa Alexander baik-baik saja?" Tanya Olivia
"Aku tidak tahu. Dia menanyakan soal keberadaan mu tapi Om tidak memberitahu ku." Jawab George
"Hiks.....hiks.....hiks....aku harus bagaimana? Kita harus bagaimana? Bagaimana aku menghubungi Alexander? Kamu pun tidak diberikan ponsel sama Dady" ucap Olivia
"Olivia aku mau kita buat rencana" ucap George
"Rencana apa maksud kamu?" Tanya Olivia
"Menikah lah dengan ku" jawab George
"Apa?? Apa kamu sudah gila?? Aku tidak mau mengkhianati Alexander." Ucap Olivia
"Olivia dengarkan dulu. Kamu turuti keinginan Om Petter, setelah semua nya seperti dahulu kita akan menghubungi Alexander. Jika kamu seperti ini terus, bagaimana kamu bisa menghubungi nya? Om tidak akan memberikan kamu celah untuk menghubungi Alexander jika seperti ini terus" jelas George
"Apa kamu tidak berbohong?" Tanya Olivia
"Untuk aku berbohong? Hmm??? Aku ingin secepat nya menemui Aghata. Dia sedang hamil Olivia. Aku juga tidak menginginkan pernikahan ini. Tapi apa boleh buat? Kalau aku salah langkah nyawa Aghata dalam bahaya" jelas George
"Apa rencana ini akan berhasil?" Tanya Olivia ragu
"Ya, jika kita menjalankan nya dengan serius. Aku tidak akan menyentuh mu Olivia. Aku janji. Kita bersikap seperti suami istri hanya di depan Orang tua mu saja. Dan iya, untuk sementara ini kamu harus menolak terlebih dahulu. Jika Om menyuruh kita bicara kamu harus dengan terpaksa mengiyakan nya. Jangan buat Om Petter curiga. Okay?" Jelas George
"Hmmm aku mengerti" ucap Olivia
"Bagus. Aku yakin Om Petter pasti akan menyuruh ku bicara dengan mu. Kita tunggu saja" ucap George
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1