Dijual Suamiku

Dijual Suamiku
Bahagia dan Kecewa


__ADS_3

Jack sarapan pagi di Vila bersama Alexander, Olivia dan Mom Alyne. Sedangkan Rich dijagain oleh Sandra.


"Bos, saya mau berikan ini" ucap Jack lalu memberikan undangan pada Alexander


"Undangan pernikahan? Pernikahan kamu?" Tanya Alexander lalu membaca nama yang tertera dalam undangan tersebut.


"Hmm iya bos" jawab Jack


"Waahh Jack akhirnya kamu mendapatkan wanita pendamping hidup mu. Selamat ya" ucap Olivia


"Selamat ya Jack. Tante turut bahagia" ucap Mom Alyne


"Makasih" ucap Jack


"Kamu benar-benar yakin padanya?" Tanya Alexander


"Sayang.....kamu kok nanyanya gitu" tegur Olivia


"Aku hanya mau memastikan saja." Ucap Alexander


"Iya bos. Saya yakin sama Elma" jawab Jack


"Trus orang tua nya gimana?" Tanya Alexander


"Orang tua nya tidak bisa datang. Setelah menikah kami akan berkunjung menemui orang tua nya di London" jawab Jack


"Hmmm. Aku percaya pada mu. Kalau kamu butuh sesuatu bilang aja." Ucap Alexander


"Baik bos. Terimakasih" ucap Jack


❤🤍❤🤍❤🤍


Thomas memeluk Elma dengan erat.


"Selamat ya. Aku bahagia melihat kamu bahagia" ucap Thomas


Elma menguraikan pelukan.


"Hmmm. Kamu harus segera menyusul ku" ucap Elma


"Iyaaa. Alarice masih belum mengatakan cinta pada ku" ucap Thomas ekpresinya langsung berubah sedih.


"Kalau dia tidak serius dengan mu lebih baik akhiri saja. Kamu sama dengan buang-buang waktu kalau begitu." Ucap Elma


"Aku mencintai nya Elma. Dan aku gak mau maksa dia mencintai ku. Aku harus beri dia waktu dan aku harus terus berusaha dan sabar agar dia membalas perasaan ku" ucap Thomas


"Hmmm aku berharap dia cepat membalas perasaan mu" ucap Elma


"Hmm semoga saja" ucap Thomas.


🤍❤❤🤍🤍❤


Hari pernikahan Jack dan Elma tiba. Thomas sudah siap mendampingi Elma di pernikahan nya.



Alexander dan Olivia juga hadir.



Begitu juga dengan George dan Aghata.

__ADS_1



Sementara kedua mempelai begitu mesra setelah acara pernikahan selesai.



💖💖💖💖💖💖


Acara pernikahan telah selesai, para tamu undangan telah pulang. Thomas yang tidak melihat Alarice langsung keluar mencari Alarice.


"Kamu mau pulang? Ayo aku antar" ucap Thomas



"Thomas.......aku mau pamit padamu" ucap Alarice tiba-tiba.


"Pa...pamit? Hmmm ayo aku antar" ucap Thomas


"Aku mau pamit bukan ke apartemen ku. Tapi......" Alarice menggantung ucapan nya.


"Tapi apa? Kamu mau ke mana?" Tanya Thomas


"Aku mau kembali ke London" jawab Alarice


"Ap apaaaaa??? Ke London?? Tiba-tiba seperti ini?? Kenapa? Apa ada masalah?" Tanya Thomas


"Sebenarnya aku ingin kasih tahu ke kamu dari 3 hari lalu. Maaf, aku baru kasih tahu kamu sekarang. Besok aku akan kembali ke London" jawab Alarice


"Kapan kamu kembali ke Jerman?" Tanya Thomas


"Entahlah." Jawab Alarice


"Shi*.......Alarice kenapa baru kasih tahu aku sekarang??? Apa kamu ada masalah? Hmm?" Tanya Thomas


"Lalu hubungan kita gimana?" Tanya Thomas


"Jujur aku gak bisa menjalani hubungan jarak jauh" jawab Alarice


"Apa kamu minta putus sekarang? Alarice......apa aku hanya pengisi waktu mu saja di sini?hmmm??" Tanya Thomas


"Terimakasih sudah membuat hari-hari ku di Jerman dengan bahagia dan.....Maaf kalau aku melukai mu" ucap Alarice


"Yaaa kamu jelas melukai ku Alarice. Dengan semua moment yang kita lakukan bersama apa tidak ada sedikit pun kamu mencintai ku? Hm??" Tanya Thomas


"Aku gak bisa jawab itu Thomas." Jawab Alarice


Thomas menarik Alarice ke pelukan nya.



"Hari ini adalah hari bahagia buat ku karena Elma telah menikah. Tapi kamu......kamu mengubah hari bahagia ini dengan kekecewaan Alarice. Kam.....kamu benar-benar jahat" ucap Thomas


Alarice memeluk Thomas.


"Maafkan aku. Aku berharap kamu bisa dapatin wanita yang lebih baik dari ku" ucap Alarice


Alarice menguraikan pelukan nya lalu pergi meninggalkan Thomas.


"Inikah rasanya ditinggalkan oleh orang yang kita cintai? Apakah ini karma buat ku? Hmm sekarang aku ngerti bahwa aku memang tidak pantas untuk Olivia karena telah berkhianat pada nya. Tapi Olivia mendapatkan pria yang tepat, Alexander adalah pria sejati yang tidak pernah menyakiti Olivia. Sedangkan aku??? Shi*...........kapan aku mendapatkan wanita yang baik? Shi*......" ucap Thomas


💔💔💔💔💔💔

__ADS_1


Keesokan hari nya, Thomas menemui Alarice di Apartemen nya sebelum Alarice pergi ke London.


"Thomas......." ucap Alarice kaget


Thomas mendekati Alarice, Alarice perlahan mundur.


"Aku akan mengantar mu ke Bandara" ucap Thomas


"Hmmm. Makasih" ucap Alarice


"Apa kamu sungguh tidak punya perasaan padaku walaupun sedikit saja Alarice?" Tanya Thomas


Alarice tidak menjawab pertanyaan Thomas.


"Aku harus bagaimana lagi membuktikan kalau perasaan ku benar-benar tulus pada mu? Hmm? Katakan, aku akan lakukan pun agar kamu percaya pada ku. Ak......" Thomas tidak melanjutkan ucapan nya karena Alarice langsung mencium nya.



"Tunggu kabar dari ku. Aku akan kabari kamu kalau aku sudah sampai. Lebih baik aku pergi sendiri dan kamu tidak perlu mengantar ku" ucap Alarice lalu dia berlari keluar dari Apartemen masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan Thomas.


Thomas hanya terpaku melihat kepergian Alarice.


"Apakah itu ciuman terakhir untuk ku Alarice?? Kamu jahat. Kamu benar-benar jahat. Shi*" ucap Thomas.


💔🤍💔🤍💔🤍💔


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Sebatas Formalitas


__ADS_1



__ADS_2