Dijual Suamiku

Dijual Suamiku
Kebenaran Terungkap


__ADS_3

"Hallo...." ucap Alexander


"Mana Olivia? Jangan berani kamu menyakiti nya" ucap Petter


"Hahaha Petter.....Petter....kalau kamu mau putri mu, imbalan nya adalah Nyawamu" ucap Alexander


"Alexander kematian orang tua mu adalah kesalahan mereka. Lupakan masa lalu dan jalani kehidupan sekarang ini." Ucap Petter


"Aku akan membuat kamu merasakan seperti apa yang aku rasakan Petter. Anak dan cucu mu dalam genggaman ku sekarang. Salah dalam bertindak nyawa Olivia dan bayi nya dalam bahaya" ucap Alexander lalu memutuskan sambungan telepon.


Krkkkkkk gelas jatuh dari tangan Olivia.


Alexander berbalik dan melihat Olivia berdiri dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya.


"Aku bisa jelasin sem......"


"Siapa kamu sebenar nya?? Apa karena Dady tidak menyukai mu membuat kamu ingin membunuh nya? Alexander ak.....aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar" potong Olivia


Alexander melangkah mendekati Olivia tapi Olivia melangkah mundur.


"Kamu jahat....mana mungkin kamu membunuh Dady. Bahkan kamu tidak menghormati nya. Aku dan bayi ini kamu jadikan sandera untuk mendapatkan nyawa Dady? Iya?? Alexander aku mengandung anak kamu. Sadarlah....." ucap Olivia


"Hei hei hei....Olivia deng....."


"Aku tidak tuli Alexander. Aku dengar semua yang keluar dari mulut mu" potong Olivia lagi


"Shi*.....Olivia......" teriak Alexander


"Dady yang kamu hormati dan sayangi itu telah membunuh orang tua ku" ucap Alexander


"A a apaaa??? Kamu ngomong apa?? Gak gak itu tidak mungkin" ucap Olivia


"Kamu hanya mendengar apa yang aku katakan tapi tidak dengan ucapakan Dady mu. Dady kamu sudah mengaku membunuh orang tua ku, dan orang yang aku cari selama ini adalah Dady kamu. Petter Tanlar yang kamu kenal tapi aku mengenal nya dengan nama Petter Parker Rasmussen penjual narko*a nomor satu." Ucap Alexander


Kaki Olivia tidak mampu menopang tubuh nya berdiri lagi membuat nya hampir jatuh tapi dengan cepat Alexander menahan nya.



"Kamu sedang berbohong kan??? Dady tidak membunuh orang tua mu dan penjual narkoba kan?? Aku mohon katakan itu tidak benar Alexander....aku mohon...." ucap Olivia


"Itulah kebenaran nya Olivia. Aku telah mencintai putri pembunuh orang tua ku, kamu tahu bagaimana perasaan ku setiap kali bertemu dengan nya? Dan tahu kalau kamu adalah putri nya??" Ucap Alexander


"Ap apa kamu sudah tahu alasan nya membunuh orang tua mu?" Tanya Olivia


"Hmm, karena orang tua ku memiliki video nya saat dia membunuh suruhan nya. Dia harus nya mengambil rekaman video itu dari orang tua ku tanpa membuh mereka, tapi yang dilakukan Petter adalah melenyapkan orang tua ku bersama rekaman itu" jelas Alexander


"Maafkan aku......hiks....hiks.....maafkan aku......" ucap Olivia


"Kamu gak salah Liv, yang salah adalah Dady kamu." Ucap Alexander


"Kita temui Dady, Dady harus mempertanggung jawabkan apa yang dia lakukan" ucap Olivia


"Tap....."


Olivia mengambil ponsel Alexander dan menelpon nomor baru di panggilan keluar.


Tut.....tut.....


"Alexander, di mana kamu? Ha?? Kam...."


"Ini aku Olivia" potong Olivia


"Sayang kamu gak apa-apa kan?? Alexander tidak melukai kamu kan sayang? Hmm?" Tanya Petter

__ADS_1


"Tunggu aku di rumah. Aku pulang sekarang" ucap Olivia lalu memutuskan sambungan telepon.


"Apa yang Olivia katakan Dad?" Tanya George


"Dia akan ke rumah sekarang. Telepon Alyne" jawab Petter


"Baik Dad" ucap George


Apa yang sebenarnya direncanakan Alexander? Batin George


💦🤍💦🤍💦🤍


Kini George, Alyne dan Petter menunggu kedatangan Olivia di ruang tamu.


"Olivia tidak kenapa-napa kan?" Tanya Alyne


"Iya, kamu gak usah khawatir" jawab Petter


Kenapa Alexander membiarkan Olivia pulang?? Apa yang direncakan mafia itu? Batin Petter


Ceklek.......Olivia dan Alexander masuk ke dalam rumah.


Alyna langsung memeluk Olivia dan memeriksa keadaan nya.


"Kamu gak apa-apa kan sayang? Hmm?" Tanya Alyne


"Aku baik-baik saja mom." Jawab Olivia


"Syukurlah" ucap Alyne lalu menguraikan pelukan nya.


"Sekarang aku tahu alasan yang sebenar nya kenapa Dady tidak menyukai Alexander" ucap Olivia


Apa Alexander......batin Petter takut kalau Alexander mengatakan yang sebenar nya masalah di antara mereka.


"Maksud kamu apa?" Tanya Alyne


"Ap...apa yang katakan Olivia? Kamu kenapa bicara seperti itu? Alexander apa yang kau katakan pada Olivia? Ha??" Tanya Alyne


"Mom tanyakan sendiri pada Dady. Dan Dady jangan hanya diam saja seperti seorang pengecut. Katakan apa yang aku katakan adalah fakta" ucap Olivia


"Olivia......jaga ucapan kamu sama Dady" teriak Alyne


"Alyne cukup." Teriak Petter


"Maafkan aku. Semua memang kesalahan ku. Tapi aku mohon pada mu Alexander, jangan sakiti Olivia." Ucap Petter


"Apa yang katakan Petter? Apa benar kamu membunuh orang tua Alexander?" Tanya Alyne


"Maafkan aku" jawab Petter


Plaaaaaakkkkkk Alyne menampar Petter.


"Kam....kamu membunuh?? Ap....apa yang telah merasuki mu?ha??? Apa kamu sudah gila???" Tanya Alyne


Olivia mendekati Alyne dan memeluk nya.


"Dady harus bertanggung jawab dengan apa yang telah Dady lakukan. Temui kami setelah Dady membayar kejatahan Dady sendiri" ucap Olivia lalu membawa Alyne ke kamar.


Tok....tok....Polisi datang lalu menangkap Petter. Sebelumnya Olivia sudah melaporkan nya dalam perjalanan dari Hotel ke rumah nya.


"Maafkan aku...maafkan aku....maafkan aku. Hanya itu yang bisa aku katakan pada mu" ucap Petter


Alexander tidak peduli dengan permintaan maaf Petter.

__ADS_1


"Bawa dia keluar dari sini" ucap Alexander.


Setelah kepergian Petter di kantor polisi kini tinggal Alexander dan George.


"Apa Jack tidak ikut dengan mu?" Tanya George


"Kamu harus secepat nya mengurus perceraian kalian" ucap Alexander tanpa menjawab pertanyaan George.


"Ap....apa? itu Pa pasti. Tapi sekarang bukan waktu yang tepat. Ak......"


"Aku akan menyuruh Jack menemui mu di pengadilan sekarang" potong Alexander


"Oh Jack ikut dengan mu?? Hmm aku mau ambil berkas yang diperlu dulu" ucap George


Alexander menelpon Jack.


Tut....tut....tut....


"Hallo bos." Ucap Jack


"Kamu ke pengadilan sekarang, George akan mengurus perceraian nya dengan Olivia" ucap Alexander


"Ce cerai? Apa mereka sudah menikah?" Tanya Jack


"Kamu gak usah kepo dengan hal itu. Sekarang yang harus kamu pikirkan adalah bagaimana kamu menjelaskan hubungan kamu dengan Aghata pada George" ucap Alexander lalu memutuskan sambungan telepon.


Oh....benar kata bos. Apa yang harus aku katakan pada nya? Batin Jack


"Bos bilang apa?? Pacar nya sudah menikah?" Tanya Brigit


"Jangan banyak tanya, sekarang antar aku ke pengadilan" jawab Jack


"iya-iya" ucap Brigit


❤🤍❤🤍❤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga

__ADS_1




__ADS_2