
Alexander mengembalikan ponsel Jack.
"Apa kamu sudah menyiapkan jet pribadi? Kita pulang ke Jerman sekarang" tanya Alexander
"Saya akan segera menyiapkan nya bos" jawab Jack
"Baiklah, aku tunggu telepon mu" ucap Alexander lalu masuk kembali ke dalam kamarnya.
Kring.....kring.....kring.....
Ponsel Mom Alyne berdering. Setelah membaca nama suaminya Mom Alyne langsung menggeser tombol warna hijau.
"Hallo" ucap Alyne
"Aku akan ke Jerman besok" ucap Petter
"Baguslah. Olivia tahu?" Tanya Alyne
"Tidak. Aku mau jangan beri tahu dia biarkan aku memberikan surprise pada nya. Okay" jawab Petter
"Ohhhh okay. Itu ide bagus" ucap Alyne
"Ya sudah aku tutup telepon nya. Sampai ketemu besok" ucap Petter
"Yaaa byeee" ucap Alyne lalu memutuskan sambungan telepon:
Alyne pasti senang Dady nya akan ke Jerman. Batin Alyne
❤❤❤❤❤❤
Malam harinya Alexander sudah sampai di Jerman dia datang ke Vila untuk membersihkan diri lalu setelah itu menelpon Olivia.
Tut....tut....tut.....
"Hallo" ucap Olivia
"Sayang apa kamu bisa datang ke Vila?" Tanya Alexander
"Hmm? Ngapain?" Tanya Olivia
"Aku meninggalkan berkas di kamar ku dan aku sangat membutuhkan nya. Aku mau kamu mengambilnya lalu memberikan nya pada James. Aku tidak mau orang lain melihat berkas itu" jawab Alexander berbohong
"Mmm okay, aku ke Vila sekarang. Aku tutup telepon nya" ucap Olivia lalu memutuskan sambungan telepon.
Olivia mengganti pakaian nya lalu keluar dari kamar menemui Mom Alyne yang duduk di ruang Tv.
"Mom aku keluar sebentar ya gak lama kok" ucap Olivia
"Mau kemana? Apa Thomas ngajak ketemuan?" Tanya Mom Alyne
"Gak lah Mom. Aku pergi dulu ya. Byeeee" jawab Olivia lalu buru-buru pergi sebelum Mom nya bertanya lebih detail lagi.
10 menit kemudian Olivia sudah berada di Vila.
"Pak James tunggu di sini ya aku akan menelpon Alexander jika berkasnya sudah ku temukan" ucap Olivia lalu ia turun dari mobil dan pergi menuju kamar Alexander.
__ADS_1
Ceklek...
Olivia masuk ke dalam kamar Alexander dan...Alexander berdiri dekat jendela sambil merentangkan tangan nya dengam senyum di wajahnya.
"Surprise......"
Olivia berlari dan memeluk Alexander.
"Kamu kenapa gak bilang kalau kamu udah ada di Jerman?" Tanya Olivia dengan masih memeluk erat Alexander
"Aku mau memberikan mu surprise sayang. Kalau aku bilang berarti gak surprise loh" jawab Alexander lalu menguraikan pelukan nya.
"Apa kamu merindukan ku?" Tanya Alexander sambil mengusap wajah Olivia
Olivia mengangguk, Alexander pun mendaratkan kecupan di bibir Olivia.
"Aku juga merindukan mu" ucap Alexander
Mereka kembali berciuman tapi ciuman itu semakin lama semakin dalam. Rasa rindu yang begitu menggebu-gebu membuat ciuman mereka begitu panas.
Kini mereka sudah berada di atas di ranjang Alexander melepaskan pagutan nya.
"Lebih baik kita hentikan dari pada kita akan melewati batas" ucap Alexander sambil mengatur nafas nya.
Kenapa aku ingin melakukan lebih dengan Alexander? Kenapa sentuhan nya tidak bisa ku tolak? Aku selalu terbuai dengan sentuhan nya. Apalagi dia sangat hebat berciuman. Batin Olivia.
"Kamu gak mau kan kita melakukan hal yang lebih lagi?" Ucap Alexander lagi
"Berapa wanita yang kamu cium seperti ini?" Tanya Olivia
"Hmm? Kenapa kamu bertanya seperti itu?" Tanya balik Alexander
"Hahahhaha astagaaaa sayang. Apa yang bicarakan ini. Kamu tahu kan aku sangat pintar sehingga hanya dengan menonton saja aku bisa belajar banyak" ucap Alexander
"Nonton?? Apa kamu...." Olivia menggantung ucapan nya.
"Ya sayang aku sering menonton yaaa kamu tahulah. Apa kamu mau aku praktein?" Goda Alexander perlahan mendekati bibir Olivia
Plaaaakkkk
"dasar mesum" ucap Olivia
"Kamu yang mulai sayang. Aku tidak seperti apa yang kamu pikirkan. Aku memang pandai dalam segala hal termasuk dalam hal ciuman. Apalagi kalau soal ranjang" ucap Alexander
Plaaaakkkk Olivia memukul dada bidang Alexander lagi.
"Kamu yaaaaa" ucap Olivia
"Apa kamu akan tidur di sini?" Tanya Alexander
"Mmm tidak. Nanti Mom sendirian di Apartemen" jawab Olivia
"Hmm lebih baik kamu memang tidak boleh tidur di sini kalau kamu tidur di sini aku pasti memakan mu sayang" ucap Alexander
"Mesumm lagi. Aku pergi yaaa aku janji sama Mom hanya pergi sebentar saja" ucap Olivia
__ADS_1
Olivia turun dari ranjang dan diikuti Alexander.
"Hati-hati ya sampai ketemu besok" ucap Alexander.
Alexander menggenggam tangan Olivia untuk memgantar nya di depan.
James yang melihat bos nya langsung menunduk hormat lalu hendak membukakan pintu untuk Olivia tapi Alexander memberikan kode agar dia yang membuka nya.
James pun masuk ke dalam mobil duduk dibalik kemudi.
"Hati-hati ya sayang. Muaaaaacccchhhh" Alexander mengecup kening Olivia.
Sedangkan Olivia mengecup bibir Alexander dengan cepat.
"Sepertinya kamu sudah berani mencium ku di depan para Bodyguard sayang" bisik Alexander
"Hehheeh byeee sampai ketemu besok" ucap Olivia
Alexander membukakan pintu untuk Olivia.
Ceklek.....Alexander menutup pintu mobil dari luar.
"Hati-hati ya James" ucap Alexander
"Siap Bos" ucap James dengan cepat
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1