
"Petter kenapa kamu malah ngelamun sih" bisik Alyne pada Petter
Tidak mungkin kamu menolak nya Petter. Batin Alexander
"Mmm bukankah itu terlalu cepat? Yaaaa Dady tahu tapi Dady merasa terlalu cepat untuk sampai ke jenjang pernikahan. Bagaimana kalau kalian tunangan saja dulu? Jika merasa cocok dan sudah siap menjalani kehidupan rumah tangga, baru silahkan lanjutkan ke jenjang pernikahan." Ucap Petter
Tunangan? Dengan begitu kamu akan mengambil kesempatan memisahkan ku dengan Olivia. Kamu mudah ditebak Petter. Batin Alexander
"Petter, umur mereka sudah tidak muda lagi. Sekarang kesempatan yang bagus agar mereka secepat nya memberikan kita cucu. Kamu gimana sih" ucap Alyne kesal
"Saya serahkan keputusan nya sama Olivia. Mungkin saya harus beri waktu untuk Olivia bicara dengan Om dan tante. Saya permisi dulu" ucap Alexander
Olivia mengantar Alexander sampai di dalam mobil.
"Apa Dady masih tidak suka dengan kamu?" Tanya Olivia
"Kamu bicara aja dulu dengan mereka, jika sudah ada keputusan hubungi aku. Okay" ucap Alexander
"Hmm. Hati-hati di jalan" ucap Olivia
CUP.....Alexander mengecup kening Olivia. Olivia turun dari mobil lalu masuk ke dalam Apartemen.
❤❤❤❤❤❤
George berlari menghampiri Jack.
"Bagaimana keadaan Aghata?" Tanya George
"Dokter masih memeriksa nya" jawab Jack
Ceklekk....dokter keluar dari ruangan.
"Bagaimana keadaan Aghata dok?" Tanya George
"Anda tidak perlu khawatir, untung saja dia cepat di larikan ke rumah sakit sebelum dia kehilangan banyak darah. Dia hanya butuh istirahat, sekarang dia belum sadar kalau sudah sadar anda bisa menjenguk nya" jelas Dokter
"Terimakasih dok" ucap George
"Saya permisi dulu" ucap Dokter lalu meninggalkan George dan Jack
"Jack, saya sangat berterimakasih anda sudah menyelamatkan Aghata. Jika tidak......saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada nya" ucap George
"Sama-sama. Kamu boleh bicara santai dengan ku" ucap Jack
"Hmm. Ohya apa kamu sudah bicara dengan Alexander?" Tanya George
"Sudah, setelah bicara dengan Bos Alexander aku ke rumah Aghata" jawab Jack
"Trus? Apa Alexander setuju kamu menjaga Aghata? Jack, kamu sudah lihat sendiri kan bagaimana nekat nya Aghata. Aku tidak mau hal ini terulang lagi. Tapi, aku akui Aghata seperti itu karena aku." Ucap George
__ADS_1
"Hmm aku mau menjaga Aghata. Kamu juga jangan menyalahkan diri kamu sendiri. Toh kamu melakukan nya karena terpaksa dan untuk melindungi nya. Kamu lebih baik pergilah, jangan sampai anak buah Petter melihat mu menemui Aghata. Aku pasti akan mengabari mu jika Aghata sudah sadar" ucap Jack
"Hmmm. Makasih Jack, makasih." ucap George
"ohya George, tapi aku ada syarat nya" ucap Jack
"Syarat? Apa syarat nya?" Tanya George
"Kamu harus beri tahu aku soal rencana Petter atau pun kamu pada Alexander." Jawab Jack
"Hmm. Baiklah aku setuju. Sekarang aku harus pergi sebelum anak buah Petter tahu aku di sini" ucap George
"Hmm" Jack mengangguk
Jack duduk di kursi depan ruangan Aghata.
"Apa keputusan ku benar menjaga Aghata? Ah tapi ada manfaat nya kok, dengan begitu aku tahu pergerakan Petter." Ucap Jack
🤍🤍🤍🤍🤍🤍
"Apa Dady masih tidak suka dengan Alexander?" Tanya Olivia
"Bukan begitu nak. Kamu belum mengenal nya nak, apa kamu tahu bibit bobot keluarga nya? Dady ingin kamu memikirkan lagi hubungan kalian. Kan Dady tidak menyuruh mu untuk putus dengan nya kan? Tunangan aja dulu" jelas Petter
"Oliv kan udah bilang kalau Alexander kehilangan orang tua nya saat masih remaja setelah itu dia di adopsi dan jadilah dia yang sekarang ini. Maksud bibit bobot itu di mana? Alexander orang nya baik kok dan yang terpenting dia bisa menjaga Olivia" timpal Alyne
Plaaaakkk Alyne memukul punggung Petter.
"Kamu nanyain apa sih" ucap Alyne kesal
"Aku tidak hamil Dad. Aku dan Alexander tidak melakukan hal yang lebih dan itu membuat aku semakin mencintai nya dan menyadari dia benar-benar tulus mencintai ku. Bukan seperti pria lain apalagi mantan ku yang menginginkan se* sebelum menikah" jelas Olivia lalu pergi meninggalkan Mom dan Dady nya.
Cekleeeekkkk Olivia menutup pintu kamar nya dengan kasar.
"Kamu kenapa juga bertanya seperti itu?? Sekarang kamu tahu kan Alexander benar-benar serius dan tulus pada Olivia" ucap Alyne lalu meninggalkan Petter juga.
Olivia menjatuhkan tubuh nya di atas ranjang.
"Aku bahkan yang mau memberikan nya pada Alexander tapi malah dia yang menolak nya. Apa aku harus bilang itu ke Dady agar Dady percaya kalau Alexander pria yang baik-baik?" Ucap Alexander
Sementara Alexander menghubungi Jack.
Tut....tut....tut....
"Hallo bos" ucap Jack
"Apa kamu sudah dapat informasi soal rencana Petter dan George?" Tanya Alexander
"Belum bos. Tapi aku sudah punya kesepakatan dengan George. Aku akan menjaga Aghata asalkan dia harus beritahu aku rencana Petter maupun rencan nya kepada Bos. Dan dia sepakat bos" jelas Jack
__ADS_1
"Bagus. Sekarang kamu di mana?" Tanya Alexander
"Aku di rumah sakit bos" jawab Jack
"Rumah sakit? Apa kamu sakit? Kenapa kamu tidak memberitahu ku?" Tanya Alexander
"Tidak bos. Bukan aku yang sakit, tapi Aghata. Aku menemukan dia di rumah nya bunuh diri bos. Untung nya aku cepat melarikan dia ke rumah sakit" jawab Jack
"Okay, kamu sendiri yang setuju dengan permintaan George untuk menjaga pacar nya. Jadi, kamu tahu kan kapan pun aku membutuhkan mu kamu tidak punya alasan untuk menolak nya apalagi kalau alasan nya adalah wanita itu" ucap Alexander
"Baik bos saya mengerti" ucap Jack
"Hmm" Alexander memutuskan sambungan telepon nya.
padahal kan baik juga untuk nya, dengan begitu aku bisa tahu apa yang mereka rencanakan untuk nya. dasaaaar....batin Jack kesal
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1