
Olivia dan Mom Alyne sudah sampai di restoran. Mereka langsung menuju tempat duduk yang beritahukan oleh pelayan.
"Itu mereka" ucap Petter
"Kamu udah dari tadi di sini?" Tanya Mom Alyne
"Gak kok" jawab Petter
"Dady masih ngobrol sama seseorang tapi malah ngajak kita makan di sini sih? Kita kan jadi ganggu" tanya Olivia
"Oh tidak nak. Dia tamu Dady dan Dady mengajak dia makan malam bersama kita" jawab Petter
"Perkenalkan saya George" ucap George memperkenalkan diri.
"Alyne" ucap Alyne
"Olivia" ucap Olivia juga
"Ayo duduk. Makan malam akan segera sampai" ucap Petter
"Dady udah pesan?" Tanya Olivia
"Iya. Mereka udah tahu kalau kalian sudah sampai mereka akan langsung mengantar pesanan nya" jawab Petter
"Oh baguslah" ucap Olivia
Kalau aku tahu Dady ngajak tamu nya aku ajak Alexander juga. Tapi tak apalah aku juga udah sms Alexander untuk datang ke sini. Batin Olivia
Mom Alyne melihat George yang menatap Olivia dengan tatapan tidak dapat diartikan.
"Ngapain dia menatap Olivia? Dasar....." Batin Mom Alyne
"Kamu kenapa ajak orang lain? Kalau tahu begini aku izinkan Olivia mengajak Alexander" bisik Alyne pada Petter
"Kebetulan aja ada yang kami bicarakan. Yaaa lebih baik aku ajak dia makan bersama kita kan? Gak salah nya juga." Bisik Petter pada Alyne
Makanan sudah datang, mereka langsung menyantap makan malam nya.
"Olivia, kamu kerja di mana?" Tanya George
"Mmm di Perusahaan The Brainy Don. Tapi sekarang udah gak" jawab Olivia
"The Brainy Don??? Wah kebetulan aku ada janji sama direktur perusahaan nya malam ini" ucap George
"Ohya?? Jam berapa?" Tanya Olivia
Direktur perusahaan yang dimaksud pria ini bukan Alexander kan? Batin Olivia
"Jam 9 malam. Sebentar lagi jam 9 aku minta maaf tidak bisa menghabiskan makanan ku." Jawab George
__ADS_1
Apa Alexander sudah tahu kalau George informan yang telah memberi tahuku tentang dia? Batin Petter
Tap tap tap Alexander memasuki restoran.
Kebetulan Olivia mengajak bertemu di restoran dekat dengan tempat pertemuan ku bersama George. Batin Alexander
Olivia melihat sosok Alexander dan langsung melambaikan tangan nya.
George, Petter dan Alyne melihat ke arah lambaian tangan Olivia.
Alexander......batin Petter dan George
Langkah Alexander terhenti saat melihat George. Jack sebelum nya sudah mengirim foto George pada Alexander.
"Sayang........." ucap Olivia lalu menghampiri Alexander dan memeluk nya.
Petter dan George saling menatap.
"Ayo gabung sama kita. Kebetulan tamu nya Dady akan pergi dia punya janji sekarang" ucap Olivia
"Sayang, kamu lanjutin makan malam nya yah. Aku juga ada janji sekitar sini. Aku hanya mampir untuk menyapa Om dan tante" bisik Alexander
"Tan, Om silahkan lanjutkan makan malam nya. Saya kebetulan punya janji juga sekitar sini. Maaf saya belum bisa bergabung" ucap Alexander
"Oh gak apa-apa kok" ucap Alyne
"Saya pergi dulu. Om, tante, Olivia" ucap George lalu keluar dari restoran terlebih dahulu
Alexander dan George berada di depan restoran.
"Aku tidak menyangka bertemu dengan mu di sini" ucap George
"Apa saja yang dijanjikan Petter pada mu setelah memberitahunya tentang ku?" Tanya Alexander
"Maaf aku tidak bisa mengatakan nya pada mu. Dan juga kamu mengajak bertemu bicara soal bisnis bukan? Kita bisa bicara di....."
"Aku peringatkan pada mu. Jangan berani mencampuri urusan ku George. Jangan buat aku melakukan sesuatu pada mu. Walaupun Petter ada dibelakang mu aku tidak peduli" potong Alexander
"Apa kamu berani menyakiti Ayah dari pacar mu sendiri? Oh ya ya ya seorang mafia tidak punya belas kasihan" ucap George
"Lakukan apa maumu di sini tapi jangan berani mengusik ku. Kamu akan tahu akibat nya. Dan aku ajak kamu bertemu bukan untuk bisnis apalagi mengajak perusahaan mu bekerja sama dengan perusahaan ku. Hahaha tidak mungkin aku bekerja sama dengan perusahaan kecil milik mu" ucap Alexander lalu pergi meninggalkan George.
Tunggu saja Alexander. Sebentar lagi kamu akan merasakan kesedihan saat Olivia akan meninggalkan mu. Batin Geoerge. Dia pun pergi meninggalkan restoran.
Petter, Alyne, dan Olivia keluar dari restoran. Alexander yang melihat mereka langsung menghampiri.
"Kamu udah selesai juga?" Tanya Mom Alyne
"Sudah tan. Hanya sebentar juga kok tadi" jawab Alexander
__ADS_1
Kenapa George tidak bilang pada ku jika dia membuat janji dengan Alexander di restoran ini? Dasar bodoh. Batin Alexander
"Ohya Olivia nginap di rumah kamu ya, soal nya......." Alyne menggantung ucapan nya lalu mendekati Alexander dan berbisik " Kamu tahu kan apa yang akan dilakukan Om sama tante. Hehehe, kamu juga bisa melanjutkan apa yang tertunda tadi pagi di kamar Olivia. Fighting...."
Alexander tersenyum mendengar bisikan dari tante Alyne.
"Siap tan" ucap Alexander
"Kenapa kamu membiarkan Olivia nginap? Ap....."
"Udah udah. Kamu gak perlu tahu lebih baik kita pulang sekarang" potong Alyne lalu menarik Petter
"Kamu mau jalan dulu atau langsung ke Vila?" Tanya Alexander
"Mmm kita jalan sebentar aja ya. Udah lama gak jalan-jalan" jawab Olivia
"Okay. Yuk" ucap Alexander. Mereka berdua saling bergandengan dan berjalan menikmati angin malam.
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1