
Petter mendekati Alexander dan menodongkan pistol padanya.
"Apa kamu sengaja mendekati putriku?? Ha??" Tanya Petter
"Apa kamu benar-benar pelaku pembunuh orang tua ku?" Tanya balik Alexander
Petter mengambil foto di atas meja lalu memperhatikan dengan teliti.
"Aku tunggu jawaban mu saat kamu ke Jerman" ucap Alexander lalu ia keluar dari markas diikuti Jack
Petter memberikan kode pada anak buah nya untuk tidak menembak Alexander.
Petter mengambil ponsel nya dan menelpon istrinya Alyne.
Tut....tut....tut....
"Hallo" ucap Alyne
"Alyne pacar Olivia bukankah namanya Thomas? Yang pernah kamu ceritain ke aku?" Tanya Petter
"Apa kamu menelpon hanya menanyakan itu? Kapan kamu ke Jerman?" Tanya balik Alyne
"Alyne jawab saja pertanyaan ku. Aku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku setelah itu aku langsung ke Jerman menemui kalian" jawab Petter
"Iya namanya Thomas. Tapi sekarang mereka udah putus" ucap Alyne
"Putus? Apa sekarang Olivia punya pacar lagi?" Tanya Petter
"Gak ada. Dia juga belum cerita ke aku. Sebenarnya kenapa kamu bertanya seperti itu?" Jawab Alyne
"Oh gak ada apa-apa kok. Aku hanya pengen tahu aja. Ya udah sekarang beristirahatlah. Aku akan mengabarimu jika akan ke Jerman" ucap Petter lalu memutuskan sambungan telepon.
"Aneeehhh" ucap Alyne saat sambungan telepon terputus.
Sementara dalam perjalanan ke Hotel Alexander hanya diam sedangkan Jack tidak berani mengganggu Alexander.
"Apa Bos akan memilih Orang tua nya atau Olivia? Pasti keputusan ini sangat sulit bagi bos." Batin Jack
Alexander menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang lalu mengambil ponsel nya.
"Ternyata ada pesan dari James" ucap Alexander lalu membuka pesan dari James.
"Thomas?? Kenapa Olivia tidak memberitahu ku kalau dia bertemu dengan Thomas?"
"Apa yang harus aku lakukan?" Ucap Alexander
Alexander pun memejamkan matanya. Pukul 03.00 Alexander bangun karena bermimpi peristiwa pembunuhan orang tua nya.
"Elang.....yah benar ada tato elang di bawah telinganya. Tunggu......kenapa selama ini aku tidak mempimpikan soal tato elang itu? Apa karena aku sudah bertemu dengan pelaku sebenar nya?" Ucap Alexander sambil memegang pelipis nya.
❤❤❤❤❤❤
Pagi hari Olivia sedang sarapan bersama Mom Alyne.
"Liv, apa kamu sedang menunggu pesan dari seseorang?" Tanya Mom Alyne yang membuat Olivia langsung memasukan roti ke dalam mulut nya.
__ADS_1
Olivie menggelengkan kepala nya.
"Trus kenapa kamu dari tadi selalu mengecek ponsel mu? Hmm??" Tanya Mom Alyne
"Gak Mom...." jawab Olivia
"Apa benar Olivia punya pacar seperti yang dikatakan Petter semalam? Tapi Petter tahu dari mana?" Batin Alyne
"Aku udah selesai sarapan Mom. Aku ke kamar dulu" ucap Olivia lalu meninggalkan Mom Alyne yang sedang melamun memikirkan perkataan suami nya.
Ceklekkkk......Olivia menutup pintu dari luar. Dia menjatuhkan bokong nya di atas ranjang lalu mengambil bantal dan di letakkan di atas pahanya.
"Kenapa Alexander sampai sekarang belum menghubungi ku? Apa dia benar-benar sesibuk itu? Semalam aja ngobrol nya hanya sebentar. Atau dia lupa kalau udah punya pacar? Dasaaaar....." ucap Olivia dan meletakkan ponsel nya di samping nya.
"Tunggu.....astagaaaaaa......Pak James.......Apa dia mengirim foto ku dan Mom bersama Thomas semalam???? Oh My God.....kenapa aku baru kepikiran sekarang sih." Olivia mengambil ponsel nya lalu menelpon Alexander.
Tut.....tut.....tut.......tut......nomor yang anda tuju.....
"Loh kok gak diangkat sih. Astgaaaaa harusnya aku beri tahu padanya kalau aku mau ketemu Thomas. Stupid stupid stupid." Ucap Olivia mengutuk dirinya sendiri.
Di sisi lain Jack sudah berada di depan kamar Alexander.
Kring....kring....kring......Jack mengambil ponsel nya di saku.
"Olivia....kenapa dia menelpon ku? Apa karena Alexander tidak menjawab telepon nya?" Ucap Jack
Ceklek...pintu terbuka Jack kaget karena Alexander berdiri di depan nya.
"Apa ada masalah?" Tanya Alexander
"Dijawab saja." ucap Alexander
Jack menggeser tombol hijau tak lupa mengaktifkan pengeras suara.
"Hallo" ucap Jack
"Jack apa kamu tidak bersama dengan Alexander?" Tanya Olivia
Jack menatap Alexander dan Alexander menggelengkan kepala nya.
"Oh tidak. Emang ada apa?" Tanya Jack
"Dia tidak menjawab telepon ku. Dia pasti marah padaku Jack semalam aku bertemu dengan Thomas dan tidak memberi tahunya" jawab Olivia
Alexander langsung mengambil ponsel nya dan menonaktifkan pengeras suara nya.
Bikin kaget aja. Batin Jack
"Bagus kamu sadar dengan kesalahan mu" ucap Alexander
"A a Alexander......maafkan aku....aku hanya tidak mau mengganggu pekerjaan mu" ucap Olivia
"Apa mama kamu yang ingin bertemu dengan Thomas?" Tanya Alexander
"Iya. Aku udah ngelarang Mom tapi Mom tetap bersikeras pengen ketemu. Apalagi setelah tahu kalau dia selingkuhin aku. Jadi, aku nurut aja" jawab Olivia
__ADS_1
"Trus gimana ketemu nya?" Tanya Alexander
"Mmmm Mom menampar Thomas karena dia mau balik lagi padaku. Dia memohon untuk diberi kesempatan sama Mom" jawab Olivia
"Hmm dia pantas mendapat tamparan itu dari Mom kamu. Oh ya apa kamu sudah bicara soal hubungan kita?" Tanya Alexander
"Belum. Aku rencana nya saat kamu kembali. Supaya aku bisa mengenalkan mu secara langsung sama Mom" jawab Olivia
"Apalagi Dady ku kan mau ke Jerman juga jadi aku akan mengenalkan mu pada nya" tambah Olivia
"Hmmm" ucap Alexander memikirkan kenyataan kalau Ayahnya Olivia pelaku pembunuh orang tua nya.
"Apa kamu marah?" Tanya Olivia karena respon Alexander seperti itu
"Gak kok. Udah dulu ya aku harus bekerja" ucap Alexander berbohong
"Hmmm byeeeee" ucap Olivia
Alexander memutuskan sambungan telepon.
"Dia pasti marah. Biasanya dia akan mengatakan merindukan ku. Tapi sekarang gak" ucap Olivia
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1