Dijual Suamiku

Dijual Suamiku
Marah dan Bahagia


__ADS_3

Setelah mengantar Alexander, Jack segera ke rumah Aghata.


Aghata langsung memeluk Jack setelah dia datang.



"Kamu kenapa memakai pakaian rapi seperti ini?" Tanya Jack


"Aku mau pergi ke rumah kamu" jawab Aghata


Jack menguraikan pelukan nya.


"Apa kamu tahu rumah ku?" Goda Jack


Aghata menggelengkan kepala nya.


"Hahahha kamu ya....." Ucap Jack gemes


Aghata tersenyum malu, perlahan Jack memegang wajah Aghata lalu mencium nya. Aghata pun membalas ciuman dari Jack hingga mereka berakhir di atas ranjang.


"Aku mencintai mu Aghata" ucap Jack



"Aku juga mencintai mu Jack. Terimakasih sudah berada di samping ku selama ini" ucap Aghata.


Kring.....kring.....kring.....ponsel Jack berdering.


"Hallo" ucap Jack


"Jack, aku melihat Petter di Filipina" ucap Brigit


Jack turun dari ranjang memakai celana nya lalu keluar dari kamar.


"Apa kamu yakin?" Tanya Jack


"Iya aku yakin. Wajah nya mirip sekali dengan foto yang kamu kirimkan. Aku juga melihat tatto elang dibawah telinga nya. Aku dan anak buah ku sedang mengawasi nya dari kemarin dan aku sudah memastikan dia benar-benar Petter pria tua yang kalian cari" Jawab Brigta


"Okay, aku lapor sama Bos dulu. terus awasi dia. Nanti aku hubungi kembali" ucap Jack


"Okay" ucap Brigit lalu memutuskan sambungan telepon.


Jack kembali ke kamar dan memakai pakaian lengkap nya.


"Kamu mau ke mana?" Tanya Aghata


"Maaf aku ada urusan mendadak. Ak...."


"Kamu kan baru pulang kenapa pergi lagi?" Potong Aghata


"Aghata, ini benar-benar mendadak dan sangat penting. Aku janji akan cepat pulang. Okay?" Jelas Jack


"Baiklah. Hati-hati" ucap Aghata


"Gitu dong. Aku pergi dulu. Muaaaaccchhh" Jack mengecup kening Aghata lalu pergi menemui Alexander di Markas.


Alexander jarang sekali ke Vila karena dia pasti akan teringat Olivia dan memilih menghabiskan waktu di markas.


15 menit kemudian Jack sudah sampai di markas dan langsung menemui Alexander di ruangan nya.


Tok..tok....tok....tok...


Ceklek.....Jack masuk ke dalam ruangan.


"Ada apa? Bukankah kamu menemui Aghata?" Tanya Alexander

__ADS_1


"Aku baru saja menemui nya Bos. Ada hal penting yang harus aku katakan" jawab Jack


"Soal apa?" Tanya Alexander


"Brigit salah satu anak buah Bos di Filipina melihat Petter di Filipina bos" jawab Jack


Alexander berdiri dari tempat duduk nya dan mendekati Jack.


"Apa yang dilihat nya benar-benar Petter?" Tanya Alexander


"Benar bos. Brigit sudah memastikan orang itu Petter sama dengan foto yang aku kirimkan. Dan juga Brigit melihat tatto elang di bawah telinga nya" jelas Jack


"Hahahhhaha bagus. Akhirnya aku menemukan mu Petter Parker Rasmussen. Pasti Olivia ada di Filipina juga" ucap Alexander


"Apa kita akan pergi sekarang ke Filipina?" Tanya Jack


"Ya harus. Sebelum Petter tahu aku menemukan tempat persembunyian nya. Suruh Brigit mengawasi Petter dan memastikan mana dia tinggal tapi jangan sampai ketahuan. Petter pasti sangat hati-hati lalu siapkan Jet pribadi" ucap Alexander


"Baik bos" ucap Jack


💦🤍💦🤍💦🤍


Alyne dan Petter bergantian memeluk Olivia.


"Mom sangat sangat sangat senang sekali nak. Akhirnya kamu memberikan kami cucu" ucap Alyne


"Terimakasih nak kamu bersedia mengandung anak George. Dady percaya kalau George bisa membuat hati mu luluh" ucap Petter


"Iya Dad, Mom" ucap Olivia


"Ya sudah mulai sekarang kamu gak usah masuk kantor dan harus fokus dengan kandungan mu. Ya kan Petter?" Ucap Alyne


"Iya. Biar George yang membantu Dady mengurus perusahaan." Ucap Petter


"Iya Liv, biar aku yang bantu Dady mengurus perusahaan" timpal George


"Siap...." ucap Alyne


Ceklek.....Alyne mengantar Olivia ke kamar nya.


"Makasih nak kamu sudah membuka hati kamu untuk George dan melupakan Alexander." Ucap Alyne


"Iya Mom." Ucap Olivia


"Kamu istirahat ya, jika butuh sesutu panggil Mom." Ucap Alyne


"Iya Mom" ucap Olivia


Alyne pun keluar dari kamar Olivia.


Aku harus mencari cara agar bisa mengambil ponsel Mom dan menghubungi Alexander. Aku sangat merindukan mu Alexander, aku tidak sabar memberitahu kabar kehamilan ku pada mu. Batin Olivia.


💦🤍💦🤍💦🤍


Perjalanan yang memakan kurang lebih 14 jam dari Jerman ke Filipina akhirnya Alexander dan Jack sampai juga di Filipina.


Tak lupa Jack memberi kabar pada Aghata jika dia sudah sampai di Filipina. Setelah mengirim pesan pada Aghata, Jack menelpon Brigit agar mengantar mereka ke tempat tinggal Petter.


10 menit kemudian, Alexander dan Jack sudah berada di dalam mobil Brigit. Jack duduk di depan di samping Brigit sementara Alexander duduk dibelakang.


"Senang bertemu dengan bos setelah beberapa bulan tidak datang ke sini" ucap Brigit


"Hmmm. Aku memang udah jarang ke sini. Tapi tidak ada masalah kan?" Tanya Alexander


"Tidak ada bos. Selama kami menyebut nama bos para bajin*an tidak akan melawan kami" jawab Brigit

__ADS_1


"Bagus" ucap Alexander


"10 menit lagi kita sampai bos di rumah Petter" ucap Brigit


"Apa ada teman mu yang mengawasi rumah nya?" Tanya Alexander


"Ada bos. Kami mengawasi rumah nya sudah 2 hari ini" Jawab Brigit


"Kalian tidak melihat wanita ini?" Tanya Alexander memperlihatkan foto Olivia.



"Oh wanita yang cantik itu, iya bos saya pernah melihat nya keluar dari rumah Petter. Itu pasti anak nya, waaaahhh dia bisa ya punya anak secantik itu" jawab Brigit


Plaaaaakkkk Jack memukul kepala Brigit.


"Aaawwww kenapa kamu memukul ku??? Aku tidak berbohong. Mataku tidak pernah salah lihat sama wanita secantik itu. Bahkan di foto saja dia cantik apalagi aslinya. Aku ingin sekali berkenalan dengan nya tapi aku menahan nya. hehehehe" ucap Brigit


Plaaaaakkkkk Jack memukul kepala Brigit lagi.


"Menyetirlah dengan benar" ucap Jack


"Wanita yang kamu kagumi itu pacar Bos. Dasar bodoh" bisik Jack membuat Brigit ketakutan dan tidak berani melihat Alexander dibalik kaca spion.


"kamu kenapa tidak memberitahu ku?" bisik Brigit


"aku sudah memukul mu tapi mulut kamu aja yang terus bicara omong kosong" bisik Jack


aaaaaahhhh Tuhan selamatkan aku dari kematian. Batin Brigit.


Marah dan bahagia yang dirasakan Alexander. Marah ketika wanita nya dipuji pria lain dan bahagia sebentar lagi dia akan bertemu dengan Olivia.


Aku tidak sabar bertemu dengan mu sayang, wanita ku Olivia Tanlar. batin Alexander


❤🤍❤🤍❤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul:




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga


__ADS_1



__ADS_2