
"Aghata pasti milih kamu George, karena kamu adalah ayah kandung dari bayi yang ada di rahim Aghata. Sekali lagi maafkan aku" ucap Jack.
Jack melangkah pergi tapi baru dua langkah dia berhenti dan berbalik.
"Aghata maafkan aku. Kita sekarang sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Dan.....jika kalian menikah aku minta tidak perlu mengundang ku. Terimakasih Aghata sudah membuat kenangan indah bersama ku. Sekali lagi maafkan aku. Aku doakan kalian hidup bahagia" ucap Jack lalu ia pergi meninggalkan Aghata dan George
"Aghata kamu dengar sendiri kan apa yang dikatakan Jack? Aku punya anak dari mu yang tidak bisa kamu pungkiri walaupun kamu memilih Jack. Sekarang kita mulai dari awal lagi, hmm?" Ucap George sambil menggenggam tangan Aghata
"Aku....aku.....beri aku waktu" ucap Aghata
"Hmmm." George mengangguk lalu membawa Aghata ke kamar nya.
Kring.....kring.....kring.....ponsel Jack berdering.
"Hallo Bill" ucap Jack
"Jack, aku melihat Rain di Jerman" ucap Bill
"Apa??? Ngapain dia ke sini? Terus awasi dia dan telepon James sekarang. Jangan pernah mengalihkan pandangan nya dari Bos dan istri nya. Kita tidak tahu apa yang dilakukan Rain di Jerman" ucap Jack
"Okay. Kamu di mana sekarang?" Tanya Bill
"Aku dalam perjalanan, kita ketemu di Vila. 10 menit lagi aku sampai" jawab Jack
"Okay aku tunggu" ucap Bill lalu memutuskan sambungan telepon.
Apa Rain ke sini atas perintah Petter? Batin Jack.
10 menit kemudian Jack sudah sampai di Vila. Dia langsung melihat keberadaan Alyne setelah Alyne aman dia menemui Bill.
"Bill, kamu sudah menelpon James?" Tanya Jack
"Sudah. Hari ini bos tidak keluar kamar dan James stay di depan kamar bos." Jawab Bill
"Ohya siapa yang mengawasi Rain?" Tanya Jack
"Aric dan yang lain nya. Kita tunggu saja kabar dari nya." jawab Bill
Kring....kring....ponsel Bill berdering.
"Nah ini dia telepon" ucap Bill lalu menggeser tombol hijau
"Hallo Aric" ucap Bill
"Rain sekarang berada di kediaman Marvel" ucap Aric
"Marvel?? Apa dia bersama orang lain?" Tanya Jack
"Gak ada Jack. Kamu tenang aja aku udah memasukan perekam suara di kantong nya. Rekaman nya nanti aku akan segera kirimkan pada mu" jawab Aric
"Bagus. Aku tunggu" ucap Jack lalu mengembalikan ponsel pada Bill.
"Ada urusan apa dia menemui Marvel?? Sekarang kan Petter ada di penjara" ucap Jack
"Apa Petter menyebut nama Marvel saat diinterogasi?" Tebak Bill
"Bisa jadi. Tapi seorang penjahat seperti Petter pasti tidak mungkin menyebut nama orang lain" ucap Jack
💦🤍💦🤍💦🤍
"Waw....aku tidak menyangka siapa yang datang. Ada apa? Kenapa tidak memberi tahuku?" Tanya Marvel
"Tuan Petter sekarang di penjara" ucap Rain
__ADS_1
"Apa??? Di penjara?? Kenapa bisa dia di penjara?" Tanya Marvel
"Karena mafia itu. Shi*......" jawab Rain
"Alexander?? Kenapa Alexander memasukan dia di penjara bukan membunuh nya?" Tanya Marvel
"Karena putri nya kekasih Alexander. Dan kamu tahu yang melaporkan Tuan Petter ke penjara adalah putri nya sendiri karena dia sudah tahu bahwa Tuan Petter adalah pembunuh orang tua Alexander sekaligus penjual narkoba" jelas Rain
"Wawwwwwww sungguh malang nasib nya. Dilaporkan oleh putri nya sendiri. Selama ini Tuan Petter tidak pernah terlacak keberadaan nya dan sekarang malah di penjara karena dilaporkan putri nya? Waw...." ucap Marvel
"Tunggu......apa Tuan Petter mengakui itu di kantor polisi?" Tanya Marvel
"Hmmm" Rain mengangguk
"Oh My God. Yaaaahhh sejahat-jahat nya Tuan Petter dia adalah seorang ayah juga" ucap Marvel
"Harus nya dia bisa mengelak karena tidak ada bukti dia pembunuh dan penjual narkoba. Tapi dia tetap mengakui nya. Gara-gara putri nya aku kehilangan pekerjaan ku, dia harus tahu akibat nya" ucap Rain
"Hei apa kamu akan menyakiti Putri nya?? Apa kamu tidak takut jika Alexander akan membunuh mu? Atau Tuan Petter tahu kamu menyakiti putri nya?? Pikirkanlah. Aku punya banyak pekerjaan untuk mu" ucap Marvel
"Benar juga. Ohya?? Pekerjaan apa? Sengaja aku datang ke sini menemui mu untuk meminta pekerjaan. Kamu tahu bahwa aku sudah diasingkan karena Tuan Petter masuk penjara. Shi*....." ucap Rain
"Kita bicarakan saja nanti soal pekerjaan. Oh ya, berarti yang menikah dengan Alexander adalah putri nya Tuan Petter??? Wahhhhh ternyata dia punya putri yang sangat cantik" ucap Marvel
"Hmm, Alexander pasti merasa menang. Dia bisa memiliki putri nya sementara tuan Petter di penjara" ucap Rain
"Ya ya ya, keberuntungan berpihak pada nya" ucap Marvel.
💦🤍💦🤍💦🤍
"Sayang, kita pulang sekarang ya?" Ucap Olivia
"Kok pulang? Kan kita masih honeymoon" ucap Alexander
"Kan ada Sandra yang menemani nya" ucap Alexander
"Iya sih, tapi...." Olivia menggantung ucapan nya
"Yaudah sekarang siap-siap ya, kita pulang sekarang" ucap Alexander
"Sungguh?" Tanya Olivia
"Iya sayang." Jawab Alexander.
3 jam kemudian Alexander dan Olivia sudah sampai di Vila.
Jack menghampiri Alexander.
"Bos sudah pulang. Kok cepat sekali?" Tanya Jack
"Hmmm. Mom baik- baik saja kan?" Tanya Alexander
"Baik kok bos." Jawab Jack
"Ayo kita masuk" ucap Alexander pada Olivia
"Bos, ada yang ingin aku bicarakan. Penting" ucap Jack
"Hmm, aku antar Olivia dulu. Tunggu aku di ruangan ku" ucap Alexander
"Baik bos" ucap Jack.
Ceklek.......Alexander masuk ke dalam ruangan nya.
__ADS_1
"Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Alexander
"Rain datang ke Jerman menemui Marvel." Jawab Jack
"Ngapain dia datang ke sini?" Tanya Alexander
"Ini bos rekaman pembicaraan Marvel dan Rain." Ucap Jack
"Apa ada yang mengawasi nya?" Tanya Alexander setelah mendengar rekaman itu.
"Iya bos. Aku menyuruh Aric untuk terus mengabari jika ada Rain melakukan sesuatu" jawab Jack
"Bagus.....ohya bagaimana dengan masalah mu?" Tanya Alexander
"Mmmm aku sudah mengakhiri hubungan ku dengan Aghata bos. Lagian aku memang tidak pantas untuk Aghata" jawab Jack
"Kamu kenapa menyerah begitu saja? Bukankah Aghata mencintai mu juga?" Tanya Alexander
"Aku sadar bos, Aghata pasti akan bahagia dengan George. Mereka sudah lama saling kenal terlebih Aghata hamil anak nya George. Dan......mungkin Aghata tidak akan suka dengan pekerjaan ku jika dia tahu yang sebenarnya" jelas Jack
"Benar juga. Tapi kamu sudah mengambil keputusan yang tepat. Semoga kamu bisa bertemu dengan wanita yang bisa menerima kamu apa ada nya" ucap Alexander
"Iya bos" ucap Jack
"Langsung kabari aku jika ada kabar dari Aric" ucap Alexander
"Baik bos" ucap Jack.
Alexander keluar dari ruangan nya.
Apa ada wanita yang menerima seorang tangan kanan dari seorang mafia? Batin Jack
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1