
Olivia dan Alyne berada di Mall sedang melihat-lihat pakaian bayi.
"Ohya nak, kamu udah kontrol kandungan kamu?" Tanya Alyne
"Belum mom. Nanti aku ajak Alexander" jawab Olivia
"Hmm, kalau dia sibuk Mom akan nemenin kamu tapi lebih baik dia meluangkan waktu untuk menemani mu" ucap Alyne
"Iya Mom. Pasti Alexander akan meluangkan waktu nya" ucap Olivia
Sementara James berdiri di belakang Olivia dan Alyne untuk menjaga mereka.
Kring.....kring.....kring.....ponsel Elma berdering.
"Hallo....." Ucap Elma dengan suara serak bangun tidur
"Kamu di mana?? Kamu gak tahu hari ini hari pertama kamu kerja??" Tanya Thomas
"Oh Shi*......Sorry sorry. Aku semalam banyak minum kepala ku sakit. Aku akan segera ke kantor" jawab Elma
"Dasar......cepat aku tunggu" ucap Thomas lalu memutuskan sambungan telepon.
30 menit kemudian Elma sudah berada di ruangan Thomas.
"Kamu semalam minum bersama Jack kan?" Tanya Thomas
"Hmmm. Nih dia ninggalin nomor ponsel nya" jawab Elma lalu meletakkan kertas di atas meja.
"Kamu bisa juga mendapatkan nomor ponsel nya. Kalian berdua bercint*a semalam?" Tebak Thomas
"Gaklah. Kami terlalu banyak minum dan akhirnya gak sadar. Tapi untungnya dia meninggalkan nomor ponsel nya" ucap Elma
"Tapi kamu sudah menelpon nya?" Tanya Thomas
"Belum" jawab Elma
"Tunggu apalagi? Cepat telepon dia. Ohya ingat jangan sampai dia tahu kamu adalah sepupu ku" ucap Thomas
"Iya-iya" ucap Elma lalu keluar dari ruangan Thomas.
Tut......tut......tut.....
"Halo....." ucap Jack
"Hai...aku Elma" ucap Elma
"Oh ya ya. Kamu gak apa-apa kan?" Tanya Jack
"Hmmm." Jawab Elma
"Kamu masih di bar? Atau?" Tanya Jack
"Aku sekarang di kantor kok. Dan aku terlambat di hari pertama ku kerja" jawab Elma
__ADS_1
"Kamu kerja di mana?" Tanya Jack
"Di Ardengales John" Jawab Elma
Itu kan perusahaan nya Thomas. Batin Jack
"Ohya kita boleh ketemuan?" Tanya Elma
"Oh boleh kok" jawab Jack
"Mmm nanti aku chat tempat nya ya" ucap Elma
"Hmmm. Aku tunggu" ucap Jack
"Okay, kalau begitu aku tutup telepon nya" ucap Elma lalu memutuskan sambungan telepon.
Hmmmm aku mungkin harus membuka hati ku pada wanita lain agar bisa melupakan Aghata. Batin Jack
Tap....tap....tap....tap....Langkah kaki Alexander keluar dari ruangan nya.
"Bos...." sapa Jack menunduk hormat pada Alexander.
"Ohya George tadi menelpon mengundang ku di pernikahan nya dengan Aghata. Kamu sudah tahu?" Tanya Alexander
"Belum bos. Tapi aku tahu kok mereka akan menikah dan.......aku tidak mau mereka mengundang ku" jawab Jack
"Hmmm gak apa-apa. Aku ngerti perasaan mu. Ya udah, ikut aku sekarang" ucap Alexander.
💦🤍💦🤍💦🤍
"Hmm." Rain mengangguk
"Apa kamu ingin mati?? Kita ke bar aja cari kenikmatan daripada cari mati" ucap Marvel
"Aku hanya ingin melihat keadaan mereka saja. Enak bangat mereka menikmati hidup saat tuan Petter di penjara" ucap Rain
"Rain ayolah.....kalau anak buah Alexander melihat mu mereka pasti akan langsung membunuh mu. Kita ke bar aja, aku jamin stress mu akan langsung hilang kalau melihat tubuh polo* wanita di sana. Ayo....." Marvel menarik Rain dan memaksa nya masuk ke dalam mobil.
Sementara Petter sedang duduk termenung di balik jerusi besi mengingat Olivia dan Alyne.
"Apa yang sedang kalian lakukan sekarang Alyne, Olivia....apa kalian sangat membenci ku hingga tidak pernah membesuk ku? Apa Alexander sudah membawa kalian ke Jerman? Maafkan aku Liv, Alyne.....aku sangat merindukan kalian berdua" ucap Petter
Malam hari nya setelah makan malam, Jack meminta izin untuk keluar pada Alexander.
"Kamu mau ketemu pacar kamu ya Jack?" Tebak Olivia
"Oh gak kok." Ucap Jack
"Hmm. Tapi ingat kamu pagi-pagi sudah ada di sini" ucap Alexander
"Baik bos. Aku pergi dulu. Liv, aku pergi dulu" ucap Jack
"Hmmm" Olivia mengangguk
__ADS_1
"Liv???? Berani sekali kamu menyebut nama istri ku. Apa kalian begitu dekat? Ha?" Tanya Alexander
"Ma maaf bos." Ucap Jack
"Gak apa-apa sayang. Lagian Jack udah kamu anggap keluarga kamu sendiri berarti keluarga aku juga." Ucap Olivia
"Iya tapi aku gak mau dia manggil kamu seperti itu. Yang lain aja manggil kamu bu bos" ucap Alexander
"Maaf bos. Aku tidak akan memanggil nama istri bos lagi seperti itu" ucap Jack
"Hmmm. Pergilah" ucap Alexander
Jack pun pergi meninggalkan Alexander dan Olivia.
"Sayang kamu ya.... kasihan Jack" ucap Olivia
"Ooooo kamu belain Jack? Kamu harus aku hukum nih" ucap Alexander lalu menggendong Olivia
"Sayang turunin aku. Malu di lihat anak buah kamu" ucap Olivia
"Gak itu hukuman buat kamu" ucap Alexander lalu berjalan ke kamar
Olivia pasrah digendong dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang Alexander.
❤🤍❤🤍❤🤍
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
__ADS_1