Dikau Imamku

Dikau Imamku
Bab 49


__ADS_3

Ini bab yang berbeda dari sebelumnya bisa dikatakan seperti itu...


ada yang kangen pelakor wkwkwk.. siap-siap di part berikutnya...


****


Firman mengernyit melihat boss nya masuk kerja. Bukannya kemarin bos nya itu baru menikah kenapa sekarang sudah disini dan bekerja. Apa mereka tidak bulan madu? atau jangan-jangan bos nya itu belum belah duren. Wajahnya juga biasa saja tanpa ada raut keceriaan. Seharusnya pria itu libur bukan bekerja. Uangnya Dikau sudah banyak. Jadi kenapa harus masih sibuk mencari uang. Firman menatap aneh bos nya itu.


"Ada apa dengan tatapan mu itu?" Tanya Dikau kesal melihat tatapan Firman yang seakan sedang menggosipkan nya di dalam pikiran nya.


"Kau sedang membicarakan ku bukan!!" Hardik Dikau tidak suka. Ia sudah curiga terhadap Sekertaris-nya itu.


Firman menyengir ketika tahu bahwa bos nya itu peka sekali. Bahkan wajahnya memerah marah menatapnya.

__ADS_1


"Bos kok udah masuk?" Tanya Firman merasa janggal dengan pengantin baru yang satu ini. Mana ada pengantin baru langsung bekerja kalau bukan Dikau Prasetya bos nya.


"Memang kenapa?" Tanya Dikau kesal. Pasti Sekertaris-nya itu memikirkan hal yang aneh-aneh tentang dirinya.


"Inikan kantor milik saya!! Terserah saya!!" Ujar Dikau galak sambil melotot pada Firman.


"Jangan-jangan bos belum malam pertama ya." Sialan! ucapan Firman membuatnya kesal. Kenapa sekertaris nya itu bisa tahu? Apa wajahnya terlihat jelas jika ia belum melakukannya. Malu lah dia kalau Firman tahu jika ia belum melakukan apapun pada Ashimah semalam.


"Atau jangan-jangan bos...." tebak Firman menggoda bos nya.


"Bos loyo ya... hahahahahahaha..." ejek Firman tentu aja hal itu membuat Dikau tersinggung. Enak saja kelakiannya dibilang loyo. Tidak tahu saja Firman jika ia bisa bertahan sampai pagi hingga pagi lagi. Ah iya jadi ingin melakukan itu secepatnya dengan Ashimah. Ia harus mencari cara agar Ashimah mau.


"Sialan kau meragukan keperkasaanku, mau gajinya di potong." Firman langsung cemberut mendengar itu. Bosnya itu selalu saja mengancamnya dengan gaji.

__ADS_1


"Maaf bos cuma bercanda..." ujar Firman meminta maaf pada Dikau. Padahal ia hanya bercanda jangan-jangan bos nya itu memang belum belah duren. Seharusnya kan pengantin baru itu bahagia dan bagi-bagi rezeki bukan marah-marah begini.


"Kembali kerja!!"


"Selesaikan laporan nya nanti siang harus sudah berada di meja saya." Firman semakin tersenyum kecut. Dikau benar-benar seperti iblis saat ini.


"Sekali lagi menghina gaji mu tak potong 6 bulan." Ancam Dikau pada Firman biar rasakan rasanya menggoda dirinya. Tidak tahu ia sedang sensi malah dibuat tambah kesal.


Kemudian Dikau masuk ke dalam ruangannya. Ia malas berdebat dengan Firman yang ada dia akan malah makin gila. Sialan! seharus nya tadi ia di rumah saja. Tapi istri nya kuliah. Masa ia di rumah sendirian. Andai saja Ashimah tak ada jadwal kuliah pasti dia tidak akan seperti ini. Melas sekali dirinya. Ia juga ingin bulan madu seperti pasangan lainnya. Tapi mau bagaimana lagi. Ia harus menahan diri karena Ashimah masih sibuk dengan kuliahnya.


"Aci kau membuatku gila!" keluh Dikau sambil mengacak-acak rambutnya. Ia benar-benar frustasi.


*****

__ADS_1


jangan lupa follow Instagram author @wgulla_ ♥️♥️♥️♥️


__ADS_2