DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
13 . LDR ( Pacaran Jarak Jauh)


__ADS_3

Di pagi yang cerah hembusan angin yang masih segar nan sejuk tepat dimana Fira berada di kediaman kakek dan neneknya . Fira membuka mata di pagi hari ini dengan senyum , walau ia tengah jauh dari sang kekasih namun Fian tak pernah lupa ataupun telat memberinya kabar walau hanya sekedar lewat pesan singkat .


"kringg .. kringg .. kringg", suara deringan ponsel milik Fira membuatnya bergeser mencari benda pipih tersebut


" morning kiss", ucap Fian saat telfon mereka sudah tersambung dan Fian memanyunkan bibirnya ke layar ponselnya


" kamu itu yang ", ucap Fira malu - malu karena sang kekasih terus saja menggodanya ,


" kamu kok udah bangun aja Yang?" tanya Fira lagi pada Fian


" Iya sayang sengaja biar bisa video call kamu dulu , biar semangat kerja nya", jawab Fian sambil menyesap teh hangat dari sebrang sana , Karena Fian melakukan panggilan video jadi mereka bisa melihat jelas aktivitas masing - masing


" alah gombal Mulu", ucap Fira malu lalu menutup wajahnya dengan bantal


" Enggak gombal kok sayang tapi beneran , Jangan di tutup gitu sayang masa aku disuruh dilihat bantal", gerutu Fian


" hehe , iya", jawab Fira menyengir kuda


" kamu lebih cantik kalau sedang bangun tidur sayang", ucap Fian


" Sayang udah gombalnya nanti diabetes", cebik Fira karena sang kekasih tak berhenti menggodanya


" jadi nggak sabar tiap bangun tidur yang aku lihat pertama kali kamu", ucap Fian lagi


" Hehe , maaf ya sayang", ucap Fira tak enak hati pasal nya sudah lama mereka menjalin kasih kembali tapi Fira tak kunjung mau melepas masa janda nya , mungkin karena trauma yang ia alami atau entah karena alasan apa


" Iya sayang yang penting kamu setia terus sama aku", jawab Fian

__ADS_1


" pasti kok sayang", ucap Fira lagi


cukup lama mereka melakukan panggilan video itu berlangsung hingga berakhir saat matahari sudah mulai menampakan sinar nya dari arah timur . Karena Fira dan Fian tadi melakukan panggilan video nya pukul 4 dini hari hingga belum ada matahari dan aktivitas untuk keduanya.


###


malam pun tiba , Fira menonton televisi bersama sang kakek dan nenek sambil meminum kopi dan beberapa gorengan .


Fira memang penikmat kopi tapi tak terlalu sering , hanya jika ingin saja . Menonton televisi sambil berkirim pesan dengan kekasih yang jauh di sana . Fira merasa sangat beruntung karena setelah berpisah dari suami yang kasar dia memiliki kekasih yang lembut , baik hati , juga sangat pengertian dan sabar menghadapi sifat nya yang egois . Hingga larut malam Fira masih setia di depan televisi sedangkan sang kakek dan nenek sudah masuk kedalam kamar untuk tidur . Fian memang belum menelepon Fira malam ini karena dia sedang di ajak sang kakak yaitu kak Faiz untuk mencari bahan bangunan proyek yang ia kerjakan . waktu menunjukan pukul 11 malam , Fira masih asyik menonton siaran televisi . Hingga ponselnya berbunyi .


"kringg.. kringg.. kringg.." bunyi telepon Fira


tanpa melihat siapa sang penelpon Fira menggeser tombol hijau dan membuka percakapan


" halo sayang kok malem - malem gini telpon nya?" tanya Fira


" Sayang , kok malah diem sih?" tanya Fira lagi yang masih belum sadar siapa sebenarnya si penelpon


" halo ", ucap seseorang dari sebrang sana yang Fira tau betul kalau itu bukan suara sang kekasih .


Fira terdiam dan menatap layar ponselnya , tertera nama Bagas sopir bus yang Fira tumpangi sepulang dari rumah ibunya kemarin.


" maaf ya aku kira yang telfon kekasihku", ucap Fira tak enak hati kepada Bagas karena dirinya telah salah sangka dan tak melihat dulu penelfon nya


" emang nggak lihat dulu nama kontaknya dilayar?" tanya Bagas kemudian


" enggak tadi keburu angkat aja karena aku sambil menonton televisi", jawab Fira sesantai mungkin

__ADS_1


" ohh , iya nggak papa , kok belum tidur jam segini apa karena masih menunggu kekasihmu menghubungimu ?" tanya Bagas lagi


" tidak , lagi menonton acara televisi kesukaan ku", jawab Fira


" ohh , ya , ya udah maaf kalo ganggu", jawab Bagas lalu mematikan sambungan telefon nya tanpa menunggu Fira menjawab , memang setelah meminta nomor ponsel Fira , Bagas beberapa kali mengirimkan pesan singkat kepada Fira untuk sekedar menyimpan nomor ponsel milik Bagas .


###


"maaf sayang tadi malem sepulang dari berbelanja aku langsung tidur karena capek jadi tak sempat Videocall kamu dulu", isi pesan singkat yang Fian kirim kepada Fira di pagi hari berikutnya


" iya tidak apa - apa kok sayang", balas Fira


" sayang lagi apa ? aku belum bisa telfon sekarang karena mau berangkat pagi biar cepet selesai dan cepet juga bertemu kamu ", pesan Fian lagi


" sayang itu gombal melulu deh . iya sayang nggak apa - apa , yang penting hati - hati ya , aku setia kok menunggu mu , semangat sayang", balas Fira dengan membubuhkan emoticon sedang mencium


" udah kangen banget yang , bosen LDR an , pengen tidur sambil di peluk kamu", balas Fian lagi


" iya besok kalo udah selesai kan kita mu liburan sayang kamu puas - puasin tidur di pelukan ku", balas Fira


" pasti lah sayang tak kan ku biarkan kamu lepas sayang", balas Fian kemudian


" ikut aja sayang yang penting kita sama - sama enak", isi pesan Fira


" hehehe iya sayang , eeemmmuuaachhh , semoga harimu menyenangkan sayang aku kerja dulu", balas Fian lagi


" iya sayang semangat ada aku yang menunggu kehadiranmu", pesan Fira lagi , hingga hanya sampai disitu saja perpesanan sepasang kekasih ini . Mereka kemudian melakukan aktivitas nya masing - masing , walau jauh Dimata tak menyurutkan rasa sayang dari mereka berdua . Mereka memang lebay tapi itu lah cinta tak memandang apapun yang penting mereka bahagia .

__ADS_1


__ADS_2