
waktu pulang kerja pun tiba bersamaan dengan terbukanya mata Fira . perempuan bertubuh montok ini sangat kelelahan hingga sangat pulas saat memejamkan mata nya di ruangan Fian .
"kau udah bangun sayang?" tanya Fian saat keluar dari kamar mandi yang ada di ruangan nya
" baru aja nih sayang, sekarang jam berapa?" tanya Fira sambil mengucek matanya
" jam 6 sore yang", jawab Fian santai tapi berbeda dengan Fira yang sangat terkejut
" apa jam 6 sore kenapa kamu tak membangun kan aku sayang?" tanya Fira
" aku melihatmu tidur sangat nyenyak sayang jadi aku tak tega jika membangun kan mu , kamu kenapa sayang seperti sangat lelah apa ada masalah ?" tanya Fian berjalan mendekati Fira
" hanya kelelahan biasa saja kok sayang", jawab Fira
" kamu sampai tak makan siang karena tidur nyenyak mu sayang", terang Fian
" aku pengen makan empek - empek yang", mohon Fira dengan raut muka memelas
" tapi kamu belum makan nasi", jawab Fian
" please sayang aku sangat ingin", pinta Fira lagi
" apa hanya dengan dua kali suntikan kamu sudah ngidam sayang?" tanya Fian menggoda sang kekasih
__ADS_1
" enggak tau sayang tapi aku pengen sambil minum jus mangga sepertinya sangat lezat sayang", pinta Fira lagi sambil membayangkan betapa enak nya makanan yang ia inginkan
" ya udah sayang sana cuci muka dulu terus kita cari apa yang kamu pengen dan langsung pulang", perintah Fian dan langsung di angguki Fira sambil bangkit dari duduk nya berjalan pelan ke arah kamar mandi , saat Fira di dalam kamar mandi , Fian segera membersihkan berkas yang berserakan di atas meja kerja nya tak butuh waktu lama sekitar 20 menit Fira keluar dari kamar mandi bersamaan dengan selesai nya Fian bersih - bersih .
" berangkat sekarang sayang?" tanya Fian dan segera di angguki Fira yang sudah memoles sedikit bedak di pipi yang selalu Fira bawa di dalam tas .
" kayak nya kamu beneran nyidam deh sayang soal nya baru mau cari aja semangat banget gitu " goda Fian sambil mencolek hidung Fira , Fira tak menjawab ocehan Fian ia hanya berjalan mengikuti jejak sang kekasih
###
" jus mangga nya nggak usah manis - manis ya sayang ", pinta Fira setelah duduk dan Fian akan berjalan untuk mengantri pesanan . perjalanan dari toko interior Fian sampai ke kedai empek - empek yang Fira ingin kan memakan waktu sekitar 30 menit hingga mereka sampai di sana pukul 7 malam , Fian yang mengantri pun sudah datang membawa makanan yang Fira ingin kan
" silahkan sayang ku di makan", tawar Fian mempersilahkan
" iya sayang terima kasih", jawab Fira sambil tersenyum manis menerima makanan yang sudah ia inginkan
" habis nya enak sayang", jawab Fira Sambil terkekeh kecil karena godaan Fian
" kamu tunggu di sini sebentar ya sayang, aku mau ambil pesanan", pamit Fian saat makanan yang ia makan sudah habis tak tersisa begitu juga punya Fira yang sudah lenyap seketika
" emang kau pesen apaan yang?" tanya Fira penasaran
" aku pesen makanan yang sama sayang untuk di bungkus buat oleh - oleh Farid", jawab Fian yang sudah berlalu meninggalkan Fira yang masih duduk di kursi yang tadi mereka tempati , Fira mengulum senyumnya selain calon suami nya ini orang mapan , tampang ia juga pengertian bahkan Fira yang punya anak aja nggak kepikiran sampai ke sana saking lama nya Fira dan Farid berpisah.
__ADS_1
" ayo sayang kita pulang", ajak Fian menggandeng tangan Fira dan berjalan beriringan dengan Fira keluar dari kedai itu
sekitar 45 menit lama nya perjalanan Fira dan Fian sampai ke rumah ayah tiri Fira , saat mereka masuk di ruang tamu sudah ada anggota keluarga Fira yang sedang meminum teh .
" assalamu'alaikum" ucap Fira sambil mendorong pintu agar terbuka dan ia bisa masuk ke dalam rumah
" waalaikumsalam", jawab semua anggota keluarga yang ada di sana
" mama bawa oleh oleh apa?" cecar Farid saat Fira baru saja akan duduk
" ini empek - empek , tadi ayah Fian yang membelikan nya dek", jelas Fira sambil menyodorkan kantong plastik yang Fira bawa
" makasih ayah", ucap Farid yang menerima kantong plastik dari Fira dan berjalan ke dapur untuk membuka nya yang di ikuti Riyan di belakang nya
" duduk dulu sayang", tawar Fira kepada Fian yang masih setia berdiri memandang kepergian Farid
" nggak usah sayang aku langsung pulang aja , soal nya ada acara karang taruna di desa ku", pamit Fian sambil menyalami ibu dan ayah tiri Fira
" Farid Ayah pulang dulu ya nak", pamit Fian kepada calon anak sambung yang sudah sangat Fian sayangi
" iya ayah hati - hati", jawab Farid sambil menyalami punggung tangan Fian dan melambaikan tangan nya saat Fian sudah ada di luar rumah
" kunci mobil nya di meja sayang , aku pulang dulu", pamit Fian kepada Fira saat sudah berada di atas motor yang akan membawa nya pulang
__ADS_1
" iya sayang terima kasih untuk hari ini , aku mencintaimu", ucap Fira sambil melambaikan tangan nya kepada Fian
" aku juga sayang", ucap Fian dan mulai menjalankan motor nya , Fira masih setia berdiri di luar rumah memandangi kepergian sang kekasih dan bersyukur karena sudah di pertemukan kembali pada Fian