DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
31 . Sampai Tujuan


__ADS_3

pagi itu keluarga F bangun ketika waktu menunjukan pukul 09 pagi , keluarga F adalah Fian Fira dan Farid tak di sangka nama mereka hampir sama , Fian dan Fira yang merasa capek karena permainan Fian semalam pun jadi Bagun kesiangan niat Fian datang ke tempat kerja nya hanya tinggal rencana saja karena ini sudah sangat terlambat walau Fian adalah pemiliknya tapi Fian tetap disiplin .


" sudah sangat siang sayang mungkin Farid telah menunggu kita dari tadi untuk pulang", oceh Fira yang sudah siap akan pulang ke rumah sang ibu , namun tak di sangka setelah melaksanakan sholat subuh Farid kembali menidurkan diri nya karena merasa sangat nyaman di kamar itu


" sayang apa kamu belum bangun", ucap Fira sambil menggedor pintu kamar yang Farid tempati


" iya ma , ini udah bangun kok", ucap Farid sambil berjalan malas ke arah pintu dan membuka nya


" kamu baru bangun dek?" tanya Fira yang melihat wajah bangun tidur dari sang anak


" iya ma , hehe ", jawab Farid membuat Fira dan Fian saling tatap dan menggelengkan kepala nya secara bersamaan


" ya udah cepetan bersiap kita akan ke rumah om Riyan , ini sudah kesiangan nggak usah mandi nanti mandi di sana cuci muka aja", perintah Fira sambil berjalan masuk ke kamar yang Farid tempati dan di ikuti Fian


" iya ma", jawab Farid patuh , Fira dan Fian menunggu Farid di sofa yang ada di kamar itu


" kenapa dia bisa bangun kesiangan ya sayang?" tanya Fira tiba - tiba


" mungkin karena nyaman di kamar ini", jawab Fian santai sambil berkirim pesan dengan erick , Fian berpamitan jika belum bisa datang ke sana membuat Erick paham jika saat ini Fian sedang bersama Fira karena hal itu sering Fian lakukan


" ayo ma", ajak Farid saat sudah siap


" ayo ", ucap Fira berdiri dari duduk nya dan menggenggam tangan Fian berjalan beriringan untuk turun kelantai dasar Dimana mobil Fian berada


###


" sudah besar dan tampan sekali anak kamu Fir", puji ibu Fian saat sudah sampai di rumah orang tua Fian


" iya Bu ", jawab Fira setelah sampai di rumah itu tadi Fira mengenalkan Farid kepada calon mertuanya hingga sampai saat ini mereka masih betah bercakap - cakap di sofa ruang tamu Yanga ada di rumah itu


" ini sayang kunci mobil nya , aku mau ke luar dulu ada urusan kalo kamu pulang nanti hati - hati jangan lupa kabari aku", ucap Fian mencium kening Fira di depan ayah ibu dan calon anak sambungnya


" Iya sayang , jangan yang aneh - aneh ya kalo lagi sama temen", nasehat Fira yang tau kalau teman Fian suka minum minuman keras


" pasti sayang , Farid ayah pergi dulu ya kalo mau jajan minta uang sama mama besok ayah yang ganti kalo mama nggak mau kasih lapor aja ke ayah biar ayah marahi", ucap Fian kepada Farid membuat Fira memanyunkan bibirnya

__ADS_1


" iya ayah gampang",jawab Farid sambil terkekeh melihat ekspresi sang mama , Fian berjalan pelan keluar dari ruma nya menuju parkiran di mana ada dua mobil dan tiga motor yang terparkir di sana , Fian menaiki mobil yang satu dan keluar dari pekarangan rumah orang tua nya untuk bertemu rekan bisnis nya setelah kepergian Fian Fira dan Farid pun berpamitan dengan ibu dan ayah Fian karena Farid sudah tak sabar ingin bertemu Riyan .


###


" kamu apa kabar sayang cucu nenek Tampan banget sekarang", ucap ibu Fira menciumi pipi Farid sebelum Fira dan Farid tadi keluar dari hotel Fira sudah mengirim pesan kepada Riyan untuk memberitahu ibunya bahwa Fira dan Farid akan datang agar ibu nya tak pergi ke ladang


" alhamdulilah baik nek", jawab Farid sangat sopan


" kamu pake mobil Fian nak?" tanya ibu fira yang paham dengan mobil itu karena Fian sering memakai nya jika ke rumah itu


" iya Bu , mas Fian yang menjemput kita tadi juga sudah sempet mampir ke rumah nya karena mas Fian lagi ada acara jadi nggak bisa ikut kesini ", terang Fira lagi , ibu Fira hanya menganggukkan kepala nya saja tanda mengerti


Farid yang sudah sangat rindu dengan Riyan saat ini mereka tengah bercengkrama di kamar Riyan kamar yang akan Farid tiduri untuk beberapa hari ke depan


" kapan kamu dan Fian akan menikah nak?" tanya ibu Fira tiba - tiba bukan tanpa alasan ibu Fira menanyakan itu karena ibu Fira takut jika Fian berpaling meninggalkan Fira karena terlalu lama menunggu Fira


" secepatnya Bu , sepulang dari sini mas Fian yang akan mengantarkan kami sekaligus ingin meminta ku kepada kakek", jelas Fira yang sudah di beri tahu Fian akan rencana nya


" ya syukur lah kalau begitu karena kalian sudah sangat lama berpacaran ibu takut Fian berpaling dari mu", ucap ibu Fira


" enggak akan kok Bu , mas Fian cinta nya sama aku", jelas Fira


" doakan saja yang terbaik untuk anak ibu ini dan semoga tidak ada kegagalan rumah tangga lagi juga ini pernikahan terakhir ku Bu ", doa Fira yang di Amini oleh sang ibu


" ma minta uang , aku sama om Riyan mau jalan - jalan keluar sebentar", pinta Farid yang baru keluar dari kamar Riyan bersama Riyan di samping nya


" emang mau kemana ?" tanya Fira penasaran


" belum tau ini ma mau kemana cuma pengen keluar aja", jawab Farid jujur


" sebentar mama ambilkan", ucap Fira yang berjalan menuju kamarnya untuk mengambil uang yang Farid minta , Fira memberikan uang seratus ribuan satu lembar untuk Farid


" jangan pulang sore - sore dek", ucap Fira dan di angguki Farid juga Riyan serentak


###

__ADS_1


" aku mau kesitu yang , mau di bawain apa?" isi pesan Fian yang Fira baca


" pengen bakso sayang", balas Fira


hampir setengah jam dari pesan yang Fian kirimkan tadi Fian sudah tiba di rumah ayah tiri Fira membawa kantong plastik berisi bakso pesanan Fira tadi


" assalamu'alaikum", ucap Fian sambil mengetuk pintu rumah ayah Fira


" waalaikumsalam", jawab ibu Fira sambil membukakan pintu


" masuk nak", tawar ibu Fira saat melihat calon menantunya yang datang


" iya Bu , Fira kemana Bu?" tanya Fian sambil mendudukkan pantatnya di sofa yang ada di ruang tamu rumah tersebut


" ada di kamar tu , Fira ini ada Fian ", panggil ibu Fira dari arah ruang tamu


" iya Bu" jawab Fira dari dalam kamar sambil berjalan keluar , Fira duduk di samping Fian


" ini yang baksonya", ucap Fian menyodorkan kantong plastik yang ia bawa tadi


" makasih sayang, Bu tolong sekalian ambilin mangkok", pinta Fira yang malas bangkit dari duduk nya


" kamu kan bisa ambil sendiri sayang", perintah Fian


" mager sayang", ucap Fira sambil tersenyum kecil


" Farid mana Yang?" tanya Fian kemudian


" itu ada di kamar Riyan", jawab Fira sambil menerima mangkok yang ibu nya ambilkan


" makasih Bu ", ucap Fira " Farid nak ini ada ayah datang", panggil Fira yang masih sambil duduk tak ingin beranjak ke kamar sag adik


" iya ma", jawab Farid yang keluar dari kamar Riyan bersama Riyan


" ini makan sayang", tawar Fian saat Farid dan Riyan duduk bersamaan

__ADS_1


" iya makasih yah", jawab Farid


Fira membukakan bungkusan bakso buat Farid dan Riyan juga buat sang ibu dan ayah tirinya yang ikut gabung duduk di sana


__ADS_2