DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
4 . Pergi Ke Luar Kota


__ADS_3

setelah kepulangan sang kawan . Fira dan Fian makan malam bersama ayah dan ibu Fian . setelah selesai Fira membereskan semuanya dan pamit akan pulang . Fian mengantarkan Fira pulang kerumah ibu nya sekitar pukul 21:14 malam . sesampainya di rumah Fira mereka di sambut oleh ibu Fira yang memang sudah menunggu kedatangan mereka .


"Alhamdulillah , ternyata kamu pulang nak ". ucap ibu Fira .


"iya Bu , besok sama lusa kayaknya yang tidak pulang karena aku akan memintanya menemani keluargaku untuk berkunjung kerumah kakaku di luar kota." ucap Fian sambil menjabat tangan ibu Fira .


"kenapa ?" tanya ibu Fira yang penasaran .


"Karena hanya Fira yang bisa mengendarai mobil Bu , adikku tidak bisa , karena aku tidak ikut pulang lagi aku akan tinggal disana untuk beberapa hari karena ada proyek disana". terang Fian kepada ibu Fira . sedangkan Fira hanya diam menjadi pendengar saja .


"jam berapa kalian akan berangkat?" tanya ibu Fira .


"sekitar jam 7 pagi dari rumah ku Bu". jawab Fian .


obrolan ini mereka lakukan di depan rumah Fira . Mereka tadi belum sempat masuk sudah di hadang sang ibu di depan rumah dan malah keasyikan ngobrol sambil berdiri .


"ya sudah kalau begitu , mari masuk dulu nak". ucap ibu Fira mempersilahkan.


"tidak usah Bu , aku langsung pulang saja , besuk pagi kesini lagi , biar Fira juga istrirahat dulu ". pamit Fian .


"kalo begitu hati - hati ya ". ucap ibu Fira yang lalu melenggang masuk kedalam rumah mereka .


"hati - hati sayang , mimpi indah tidur nya ". ucap Fira sambil menyalami punggung tangan sang kekasih .


"iya sayang , langsung istirahat ya , besuk kita akan melakukan perjalanan jauh ". jawab Fian sambil mencium kening Fira .


"assalamu'alaikum ". ucap Fian dan melangkah pergi sambil melambaikan tangan nya kepada Fira sang kekasih .


"waalaikumsalam ". jawab fira yang juga melambaikan tangan nya .


######

__ADS_1


pagi pun tiba , setelah sholat subuh Fira tak kembali tidur ia mandi , masak dan siap - siap karena akan melakukan perjalanan keluar kota bersama keluarga sang kekasih . jam masih menunjukan pukul 06:25 , Fira sudah rapi dan siap akan berangkat . dia meminum teh bersama sang ibu dan adik nya Riyan yang juga sudah bersiap akan pergi ke sekolah di ruang tamu sambil bercakap - cakap .


"ini buat jajan kamu selama seminggu dek , nggak usah minta ibu dan jangan boros ". cerocos Fira sambil mengeluarkan uang seratus ribuan sebanyak tiga lembar dan memberikan nya pada sang adik Riyan .


"nggak usah mbak yang ibu kasih kemarin masih kok". tolak Riyan .


Riyan memang anak yang penurut dan hemat . walau teman sebayanya rata - rata boros , tapi tidak bagi Riyan dia tau akan ekonomi keluarga yang sederhana .


"nggak papa ambil aja buat besuk lagi". ucap Fira .


"ya udah makasih mbak" jawab riyan sambil menerima uang yang di berikan sang kakak .


di sela - sela perbincangan Mereke terdengar suara mobil datang . yang juga sudah mereka bisa tebak kalau itu pasti Fian .


"tok .. tok .. tok .. " suara ketukan pintu dari luar membuat ibu fira berdiri membukakan pintu .


"assalamu'alaikum Bu, Fira sudah bangun ?" tanya Fian sambil menyalami punggung tangan ibu Fira .


"waalaikumsalam , sudah siap nak , mari masuk". ajak ibu Fira .


"udah mau berangkat sayang?" tanya Fira sambil menyalami tangan Fian layak nya suami istri .


"Iya sayang , kamu udah siap kan ?" tanya balik Fian .


"udah kok sayang , sebentar aku ambil ransel kedalam kamar dulu." ucap Fira yang langsung berdiri lalu berjalan ke arah kamar nya untuk mengambil ransel nya .


"ayo sayang". ajak Fira .


Fian berdiri menyalami tangan ibu Fira dan di ikuti Fira .


"kami pergi dulu Bu , assalamu'alaikum Bu". ucap Fian

__ADS_1


"waalaikumsalam nak , hati - hati" jawab sang ibu .


"iya Bu , kamu belum mau berangkat dek?". ucap Fira menjawab sang ibu sekaligus bertanya kepada sang adik .


" ini juga mau berangkat kok kak". jawab riyang yang juga ikut berdiri dari duduk nya .


###


dirumah Fian semua anggota keluarga yang mau ikut sudah bersiap . sesampainya Fira dan Fian didepan rumah orang tua fia mereka langsung menata barang bawaan nya di bagasi mobil .


"sudah semua Bu?" tanya Fian pada sang ibu .


"sudah nak , ayo berangkat". jawab ibu fian .


ada tatapan tak sudah dari adik Fian kepada Fira yang memang dari pertama mereka menjalin kasih dulu tak setuju dengan hubungan sang kakak . padahal Fira adalah teman Fira saat SMP .tapi mereka tak berteman begitu dekat .


Fira tak ambil pusing untuk itu . dia berfikir lambat Laun adik Fian yang bernama Riva itu juga akan menyukainya nanti .


"kamu duduk di depan dengan ku sayang ". ucap Fian saat Fira membuka pintu belakang mobil dan hendak masuk .


"apa nggak ibu aja sayang yang duduk di depan ?" tanya Fira .


"tidak sayang ibu di tengah sama ayah ". jawab Fian dan menutup kembali pintu yang sudah Fira buka tadi dan membuka pintu depan mobil.


"silahkan masuk sayang". ucap fian mempersilahkan sang kekasih .


" Udah gede manja banget jadi orang". sindir Riva Adik Fian yang baru datang dan mau masuk ke mobil bersama suaminya .


" Bukan Fira yang meminta dek , kakak yang mau". ucap Fian membela sang kekasih .


" Kakak aja yang mau di butakan cinta". ucap Riva ketus .

__ADS_1


"udah diem sayang kamu itu ". ucap suami Riva melerai perdebatan kakak beradik ini sedangkan Fira tak mau ambil pusing .


setelah semua sudah siap masuk kedalam mobil , mobil pun melaju yang di kendarai Fian dengan kecepatan sedang , siap membelah jalanan kota menuju kediaman kakak Fian yang berbeda kota dengan nya .


__ADS_2