DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
7 . Tragedi Kamar Reno


__ADS_3

Disaat anggota keluarga yang lain nya sedang sibuk berbincang dan menyaksikan televisi , berbeda dengan Fian yang asyik membuntuti sang kekasih kedalam kamar . Ya , keluarga Fian tak melarang mereka tidur bersama , karena mereka tau Fian sudah dewasa . Fian juga cukup bisa di percaya tak melakukan hubungan terlarang yang melebihi batas .


" Kenapa sayang?" tanya Fira bingung menatap sang kekasih yang terlihat sangat lelah .


" Nggak mau berpisah dari kamu yang". jawab Fian sambil memeluk Fira dengan erat .


" Sayang kan setelah selesai proyek mu kita akan pergi jalan - jalan lagi". ucap Fira menenangkan sang kekasih . " Kasihan kakek sama nenek kalau aku tinggal lama - lama". lanjut Fira .


" Tapi sayang ". rengek Fian


" Ssttt , sayang kok jadi manja banget gini sih". ucap Fira sambil menangkupkan kedua tangan nya pada pipi Fian .


" Cium yang". ucap Fian dengan nada manja .


" Sini". ucap Fira dan Fian pun mendekat.


Fira mencium pipi kiri Fian .


" Bukan itu tapi ini". ucap Fian lagi sambil menunjuk ke arah bibir .


Fira pun hanya mengikuti kemauan sang kekasih . Di cium nya bibir Fian pelan , tak di sangka saat Fira akan menjauhkan wajah nya , Fian malah menariknya dan ******* sambil membaringkan tubuh Fira . Fira hanya mengikuti nya . tanpa ada penolakan . Fian mengukung Fira di bawah tubuh nya , masih dengan tautan di bibir yang lama kelamaan semakin rakus dan menuntut .


" Sayang berat". ucap Fira dengan nada manja .


" sambil miring aja sayang". sambil terkekeh kecil , Fian memiringkan tubuh nya dan tubuh Fira sambil membuka kancing baju yang Fira kenakan .


" Mau apa sayang?" tanya Fira kepada sang kekasih walau ia juga tau apa yang akan di lakukan sang kekasih.

__ADS_1


" Mau ini sayang". jawab Fian meremas payudara Fira dengan gemas .


" Sakit sayang , ahhh". ucap Fira karena sang kekasih sudah membuka seluruh bajunya dan menghisap sangat rakus tapi nikmat bagi Fira . Tangan kiri Fian meremas payudara Fira dan tangan kanan nya bermain di area sensitif Fira .


" Sayang , ahh " ucap Fira dengan nada penuh hasrat ia menikmati permainan sang kekasih . untung Fian selalu memperlakukan nya dengan lembut tapi juga menuntut dan Fian juga tak pernah lupa menutup serta mengunci pintu kamar yang mereka tempati .


Fian membuka kancing celana Fira saat kedua gunung kembar Fira sudah penuh tanda merah yang ia buat . Fian menjilati seluruh tubuh Fira dan meninggal kan bekas juga di perut nya hingga Fira kegelian .


Fian berhasil melucuti celana yang Fira pakai . hingga hanya ****** ***** saja yang tersisa . Fian menjilati kaki Fira . sampai di paha Fian meninggalkan bekas nya . seakan fian ingin dunia tau kalau saat ini Fira adalah miliknya .


" Sayang geli, ahhh emmptt". racau Fira di sela - sela permainan sang kekasih .


" Nikmati saja sayang , aku akan membuat mu puas". jawab Fian dengan nada penuh hasrat .


" Udah sayang berhenti , ahh". racau Fira saat melakukan pelepasan yang langsung di hisap Fian . Fian Memang selalu ingin memberikan kepuasan serta kenyamanan untuk sang kekasih agar hubungan asmara Mereka ini langgeng sampai mereka menutup usia.


" Sangat nikmat sayang , terimakasih , maaf belum bisa memberikan kepuasan untuk mu", ucap Fira malu - malu dan membenamkan wajah nya di bawah ketiak Fian.


" Tak apa - apa sayang , aku tak menuntutnya jika kamu memang belum siap", jawab Fian membelai rambut halus berwarna pirang milik Fira .


Kamar Reno lah saksi bisu penautan cinta dua anak Adam dan hawa ini .


####


" Coba kamu panggilkan kakakmu Va , mana mungkin mereka tidur jam segini". ucap ibu Fian kepada Riva , karena waktu menunjukan pukul 20:00 . Ibu Fian merasa tak mungkin jika Fian dan Fira sudah tidur .


" Tok.. tok.. tok..!" suara ketukan pintu dari luar membuat sepasang kekasih ini menghentikan kenikmatan yang mereka rasakan . Fian merapikan bajunya dan berjalan kearah pintu kamar setelah melihat sang kekasih juga telah rapi dengan pakaian nya .

__ADS_1


" Ada apa?" tanya Fian yang melihat Riva berdiri di depan pintu kamar yang mereka tempati .


" Ibu mengira kalian udah pada tidur , suruh makan malem". jawab Riva dengan mode jutek nya.


" Iya bentar lagi aku kesana". ucap Fian sambil menutup kembali pintu kamar itu. Riva meninggalkan kamar itu dan berjalan menuju meja makan . Fian pun berjalan mendekati sang kekasih yang sudah merasakan nikmat karena beberapa kali pelepasan akibat permainan sang kekasih . Fian pun juga demikian ia mencapai ******* nya sampai dua kali karena memang tubuh sang kekasih yang menggoda dan membuat candu .


" Ayo sayang makan dulu". ucap Fian sambil menggandeng sang kekasih yang sedang bangun dari tidurnya.


" Ayo yang , aku udah laper juga". jawab Fira sambil bergelayut manja di lengan kanan sang kekasih .


" Ku kira kalian sudah tidur , ngapain aja dari tadi nggak keluar kamar?" oceh ibu Fian saat melihat Fian dan Fira sampai di meja makan .


" Hanya bermain kok Bu nggak ngapa - ngapain". jawab Fian sambil mempersilahkan sang kekasih duduk dan dia ikuti di sampingnya .


untung tadi Fian meninggalkan bekas percintaan nya di area yang tidak terlihat orang , kalo keluarga nya bisa lihat bisa bahaya , walau Fian sendiri tau keluarganya tak kan mempermasalahkan itu , tapi hanya takut Fira jadi bahan bully an aja .


" Silahkan dimakan". ucap kak Faiz .


" Iya mas terimakasih". Fira menjawab .


Fian mengambilkan nasi dan lauk yang ia rasa Fira suka karena mereka makan sepiring buat berdua. Suapan pertama Fian persilahkan untuk sang kekasih . suapan kedua Fian meminta sang kekasih untuk menyuapinya.


" Hmm , bucin sih bucin tapi tau diri juga lah". sindir Riva .


" Kalo iri bilang aja". ketus Fian menjawab sindiran sang adik .


" Udah - udah nggak usah debat , biarin ajalah Va jika kamu ingin juga minta pada suamimu . Dia kan juga di sampingmu". ucap kak Faiz melerai perdebatan adik - adik nya . makan malam pun berlangsung dengan diam hanya sesekali suara dari Reno anak kak Faiz dan Fian yang manja pada sang kekasih . ayah Fian pun tak banyak komentar ataupun kata , dia senang jika anak - anak ny juga senang.

__ADS_1


__ADS_2