
setelah beberapa hari berlibur hari ini Fira dan Fian memutuskan untuk pulang karena Fira juga memikirkan kakek dan nenek nya di rumah begitu juga Fian yang masih banyak pekerjaan yang ia tinggalkan untuk perjalanan liburan nya ini. cukup lama mereka berlibur Sampai satu Minggu . Mereka benar - benar menghabiskan waktu nya untuk bersenang - senang , mulai dari foto prewedding , berkeliling di kaki gunung , menaiki Jeep off-road , Arum jeram , dan berbagai wahana yang ada di wisata itu .
" sudah semua kan sayang?" tanya Fian kepada Fira yang membereskan semua barang bawaan mereka
" udah kok sayang , ayo kita turun", ucap Fira menggandeng tangan Fian . kamar Fira dan Fian berada di lantai 7 di hotel tersebut dan sekarang mereka mulai berjalan pelan kelantai dasar .
" gimana sayang?" tanya Fian saat berada dalam lift dan hanya berdua saja
" apa nya sayang?" tanya balik Fira yang bingung akan pertanyaan kekasihnya ini
" liburan nya, seneng kan?" tanya Fian lagi
" seneng banget sayang , lain waktu lagi juga gak nolak", jawab Fira sambil terkekeh kecil
" ya besok kali udah sah sayang sekalian honeymoon", ucap Fian sambil menggosok pelan rambut pirang milik Fira . Karena memang rencana Fian sepulang dari sini akan menemui kakek Fira dan memintanya untuk di jadikan istri.
" hehehe iya ya sayang", ucap Fira sambil mengangguk kan kepalanya pelan
####
" kalo di depan ada mini market berhantu ya sayang , aku pengen beli minuman dingin , gerah nih cuacanya panas banget", oceh Fira saat mobil Fian sudah menembus jalanan raya .
" iya nanti sayang", jawab Fian . Fian memang selalu memberi Fira uang setiap bulan nya , Fira sebenarnya selalu menolak nya karena merasa Fira belum menjadi tanggung jawab nya , tapi bukan Fian namanya kalo tak punya akal untuk mengabulkan keinginan nya hingga setiap bulan rekening Fira terisi uang dari Fian . Fian memarkirkan mobilnya di depan mini market , dia ikut turun sang kekasih karena takut ang kekasih di goda atau hanya sekedar di pandang oleh orang lain . Karena bodi Fira yang memang bisa membuat siapa saj khilaf jika memandangi nya .
" sayang mau apa?" tawar Fira saat sudah di dalam mini market tersebut dan berdiri didepan lemari pendingin
" apa aja sayang asal tak mengandung alkohol", jawab Fian yang sibuk memilih makanan ringan
__ADS_1
" sama aja ya yang?" ucap Fira dan di angguki oleh Fian .
setelah merasa cukup membeli dan membayar mereka masuk lagi kedalam mobil untuk melanjutkan perjalanan yang belum ada setengah nya ini . mereka melakukan perjalanan sekitar pukul 3 petang tapi sang mentari memang sedang memancarkan sinar nya dengan sangat terik . hingga di jam segini mentari masih setia bersinar . Fira dan Fian memang sengaja memilih untuk berangkat sore hari karena malam nanti mereka akan berhenti di pusat kota untuk melihat - lihat suasana di sana .
" ini sayang", ucap Fira menyodorkan botol minum untuk Fian yang menyuruh Fira untuk membukakan nya . Fian menerimanya dan meminum hingga hanya tinggal setengah saja . Fira menutupnya kembali .
" makasih sayang", ucap Fian setelah meminum nya .
" iya sayang sama - sama", jawab Fira
" sayang aku tu sering bayangin deh pesta pernikahan yang mewah aku mengundang semua teman - teman ku , ada hiburan semacam dangdut kayaknya berkesan banget yang, tapi aku tak mau itu karena akan membuat kakek ku kefikiran soal biaya", oceh Fira kemudian
" kenapa harus kakek mu yang pusing memikirkan nya sayang , nanti saat kita menikah aku yang menanggung semua biaya pernikahan kita", jelas Fian yang masih sambil fokus pada jalanan di depan nya tapi sesekali menoleh kearah Fira
" tapi aku juga malu sayang untuk itu , karena ini pernikahan kedua ku , apa kata mereka nanti?" tanya Fira dengan nada putus asa
" ya besok kita pikir ulang sayang gimana baiknya", ucap Fira kemudian .
###
mereka sampai di pusat kota ketika matahari sudah tak bersinar lagi, karena tadi mereka terjebak macet karyawan PT yang pulang dari kerja . hampir 1 jam kemacetan yang mereka lalui hingga sekarang mereka sudah sampai di pusat kota . Fian memilih tempat duduk dan mengajak sang pujaan hati untuk duduk disana . melihat ramainya orang lalu lalang , melihat sinar bintang bulan dan masih banyak lagi
" mau beli sesuatu yang?" tanya Fian saat Fira menyandarkan kepala nya di bahu Fian .
" kayaknya makan di lesehan enak yang", jawab Fira yang memang belum makan dari siang
" ya udah ayo jalan cari lesehan terdekat", ajak Fian
__ADS_1
terdapat banyak dan berbagai jenis makanan terjual disana , hingga Fian dan Fira memilih masuk ke dalam warung lesehan yang juga ada disana . Fira duduk dan Fian yang memesan .
" tunggu sebentar ya sayang", ucap Fian kepada Fira , Fira hanya menganggukkan kepala saja
" sayang kamu aku tinggal disini sebentar nggak papa kan aku mau ke kamar mandi dulu", ucap Fian lagi yang sudah menahan ingin buang air kecil dari tadi.
" nggak papa sayang kayak ada apa aja", jawab Fira menggelengkan kepalanya dengan tingkah sang kekasih yang sangat takut meninggalkan nya . makanan yang Fian pesan sudah tiba , tapi Fian tak kunjung menampakan batang hidungnya . hingga Fira harus menunggu Fian untuk makan .
" maaf sayang lama", ucap Fian saat sudah sampai di hadapan Fira
" nggak papa sayang", jawab Fira
" kok nggak di makan duluan aja Yang?" tanya Fian lagi
" iya sayang nunggu in kamu dulu kok", jawab Fira lagi sambil menyesap minuman hangat nya
Mereka memakan dengan nikmat sambil sesekali bersenda gurau tak lupa juga mereka berselfi dan mempostingnya di medial sosial , benar - benar pasangan serasi .
###
" sayang ini masih di jalan kalo di gerebek masa gimana?" tanya Fira takut , karena sang kekasih meminggirkan mobilnya dan mengangkat tubuh Fira menaruhnya dalan pangkuan .
" enggak sayang , ini jalanan nya sepi kok", jawab Fian dengan satai , tadi setelah makan selesai mereka langsung melanjutkan perjalanan dan sampai setengah perjalanan Fian malah berhenti untuk melancarkan aksi nakalnya .
" ahh sayang , nanti di rumah juga bisa sayang, ahh" racau Fira saat Fian sudah berhasil menaikan kaos yang Fira pakai . Fian mendudukkan Fira dalam pangkuannya hingga tubuh Fira bersandar pada stir mobil . Fian mulai menyesapi benda kenyal kesukaan nya , entah kenapa Fian sangat ingin terus bermain dengan benda itu , hingga tak sabar menunggu sampai dirumah . Fian terus menjelajahi dua gundukan di dada sang kekasih , ******* bibir , dan memberi banyak di leher Fira , tanpa menghiraukan racauan Fira yang memintanya untuk berhenti . tak berlangsung lama adegan dewasa yang Fian lakukan di dalam mobil itu . setelah Fian puas Fian menurunkan Fira dari pangkuannya . dan kembali melanjutkan perjalanan nya .
" kamu itu kenapa sih sayang kayak anak kecil aja di mana pun tempatnya jika ingin tak bisa di tahan apalagi di tolak", gerutu Fira saat mobil sudah mulai berjalan kembali
__ADS_1
" aku juga bingung sayang setiap berdekatan dengan mu hasrat ku langsung muncul , gairah ku memuncak sampai ubun - ubun", jawab Fian yang dia sendiri bingung dengan kelakuan nya. ia tak pernah sebergairah ini sebelum nya .