DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
8 . Bermalam


__ADS_3

Setelah makan malam , Fira membantu calon kakak ipar nya yaitu istri kak Faiz membersihkan meja makan . Semua perkakas sudah rapi dan bersih di cuci Fira pun berjalan kearah ruang tamu dimana sang kekasih dan anggota keluarga lainnya berada .


" Terima kasih dek , Jadi repot - repot". Ucap istri kak Faiz karena Fira tadi membantunya merapikan dapur setelah makan malam .


" Iya mbak sama - sama". jawab Fira sambil tersenyum manis.


" Sini sayang". ucap Fian yang sedang tiduran di sofa dan melambaikan tangan nya kepada sang kekasih ketika sang kekasih sampai keruang tamu .


" Kenapa Sayang?" tanya Fira kemudian saat ia sudah berada di samping Fian .


" Nggak papa kok , cuma mau gini aja". jawab Fian sambil menidurkan dirinya dengan kepala yang berada di pangkuan sang kekasih .


" Mulai manja nya". Cibir Fira sambil memanyunkan bibirnya .


" Jangan menggodaku seperti itu sayang". ucap Fian lagi sambil mengusap pelan bibir sexy Fira . Anggota keluarga yang mendengarkan percakapan sepasang kekasih ini hanya menggelengkan kepala saja . Mereka tidak habis pikir setelah bertemu Fira kembali keadaan Fian membaik . Semua menanggapi dengan senyum karena memang Riva tidak ada disana saat ini . Riva sedang makan malam dengan sang suami di luar rumah hingga tak ada yang mencibir pasangan kekasih ini . Jika Riva ada sudah pasti akan ada perdebatan kecil antara kakak dan adik yaitu Riva dan Fian . Hingga larut malam keluarga Fian menghabiskan waktu di ruang tamu , sambil berbincang - bincang kecil , menonton televisi dan meminum teh hangat di malam hari .


Fira yang merasa badan nya lelah dan sudah mengantuk pun pamit kepada anggota keluarga yang ada di sana .


" Saya masuk dulu Yah , Bu , Kak , udah ngantuk". pamit Fira lembut .


" Iya nak istirahat yang cukup karena besok mungkin akan jadi hari yang melelahkan untuk mu". jawab ibu Fian menanggapi pamitan calon menantunya ini .


" Kamu belum mau tidur yang?" tanya Fira kepada Fian sang kekasih .


" Aku tidur disini aja Yang , kalo tidur sekamar sama kamu takut khilaf". jawab Fian sambil terkekeh kecil .


" aww sakit sayang". ucap Fian lagi menghentikan tawanya , karena mendapat cubitan kecil dari Fira .


" Kamu itu mesum Mulu". ujar Fira yang malu karena calon suaminya ini berbicara di depan semua anggota keluarganya .

__ADS_1


"Ya udah aku masuk dulu sayang , selamat malam". pamit Fira kepada Fian .


" Iya sayang , selamat malam mimpi indah ya". ucap Fian sambil mencium pipi Fira sekilas . Fira langsung berdiri lalu berjalan kearah kamar . Fira menutup pintu sangat pelan dan menguncinya dari dalam .


Fira berjalan pelan kearah ranjang , lalu membaringkan tubuhnya di ranjang empuk kamar Reno . Reno sendiri saat ini tidur bersama sang ibu di kamar orang tua nya , karena Kak Faiz sendiri tidur di sofa menemani Fian . Fira terlihat gelisah , ia membolak balikan posisi tidurnya . Mencari posisi yang nyaman untuk memejamkan mata tapi tetap saja percuma karena tak didapatkan nya .


Fira memutuskan tuk membuka ponsel nya , dia meng-upload foto saat dirinya bersama sang kekasih . Tak disangka sang kekasih juga melakukan hal yang sama di waktu yang sama .


Fian yang tau Fira belum tidur melakukan panggilan suara , padahal jarak mereka hanya terhalang pintu saja , tapi untuk masuk kekamar bersama Fira , Fian tak berani . Bukan takut di marahi anggota keluarganya , tapi Fian takut khilaf karena bodi goals yang dimiliki sang kekasih sangat menggoda . Apalagi Fian sudah merasakan sendiri dan mencandui semua anggota tubuh yang Fira miliki.


" Cepet tidur sayang , besok bangun pagi". ujar Fian saat telepon sudah tersambung.


" Nggak bisa tidur yang". rengek Fira kepada Fian .


Fian yang menanggapi hanya terkekeh mendengar rengekan sang kekasih .


" Iya sebentar". jawab Fira berjalan kearah pintu dan mematikan sambungan telepon mereka .


" Kenapa?" tanya Fira gugup


" Nggak boleh masuk ni ? katanya nggak bisa tidur ?" tanya balik Fian .


" Iya , terus mau ngapain?" tanya Fira lagi .


" Nggak papa kok sayang". ucap Fian kemudian sambil menarik tangan Fira untuk berjalan kearah ranjang yang ada di kamar itu .


Fian hanya ingin menemani sang kekasih tidur saja , tak lebih . Pintu kamar pun Fian biarkan terbuka , agar anggota keluarganya juga mengerti .


" Sini". ucap Fian saat melihat Fira malah mematung melihat Fian yang membaringkan tubuhnya di ranjang .

__ADS_1


" Nggak bakal terjadi apa - apa sayang , tenang aja". ucap Fian lagi yang seakan tau kekhawatiran sang kekasih .


Fira pun naik keatas ranjang dan membaringkan tubuh nya di samping sang kekasih . Benar saja tak sampai memakan waktu lama Fira sudah berhasil terlelap dalam mimpinya . Fian mengulas senyum memandang wajah chubby sang kekasih . Ternyata aroma tubuh Fian mampu membuat Fira tenang dan nyaman hingga ia bisa langsung tertidur lelap .


###


Fian berjalan pelan keluar dari kamar . Saat merasa Fira sudah terlelap ia menggantikan posisi tangan yang semula Fira jadikan bantal dengan bantal sungguhan . Fian kembali kesofa , sudah terdengar dengkuran halus disana ternyata anggota keluarga nya juga sudah pada memejamkan mata . Terlihat Riva keluar dari kamar mandi .


" Udah dari tadi pulang nya dek?" tanya Fian


" Belum lama mas , baru aja kok". jawab Riva


" Lha suamimu mana?" tanya Fian lagi yang tak melihat suami Riva


" Langsung masuk kekamar kak ", jawab Riva lagi .


" Kakak sendiri kok belum tidur?" tanya Riva yang bingung karena semua isi rumah sudah pada tidur hanya kakak nya ini yang belum memejamkan mata .


" Belum dek tadi kakak menemani Fira tidur dulu , dia nggak bisa tidur". terang dia kepada Riva


" Kenapa nggak tidur bareng kak?" Tanya riva lagi dengan santai nya .


" Enggak dek takut khilaf kan bahaya". jawab Fian dengan sedikit terkekeh


" Dasar kakak aja yang mesum". ucap Riva lagi menanggapi


" Ya udah kak aku mau tidur". ucap Riva lagi sambil berjalan kearah kamar di mana suaminya berada . Fian Hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa menjawab dengan kata .


Fian lalu membaringkan tubuh nya di sofa dan memejamkan mata nya . Perlahan Fian masuk kedalam mimpi .

__ADS_1


__ADS_2