
dalam perjalanan pulang semalam Fira dan Fian sudah membahas keberangkatan mereka dan anggota keluarga Fian ke rumah kak Faiz untuk menghadiri undangan pernikahan keponakan kak Faiz .
Fian dan Fira telah menyiapkan baju untuk acara ini dari jauh hari sebelum nya , Fian membeli kain batik warna biru dan ia jahitkan menjadi Hem berlengan panjang Fira sendiri atasan brokat warna abu muda dan di padukan rok batik yang akan couplean dengan sang kekasih .
perjalanan keluarga Fian ini di mulai pukul 04 dini hari , karena sesampainya di sana langsung ke acara pernikahan itu , Fira yang nekat tak ingin di jemput sang suami tadi pagi mengendarai mobil Fian dengan perasaan sedikit takut dengan gelap nya pagi , apa lagi dia hanya seorang diri karena Farid yang di ajak tak mau . Fira tak ingin sang kekasih kecapekan jika harus menjemput nya terlebih dahulu , makanya Fira ke rumah Fian sediri sekitar pukul 03:30 , sesampainya di sana semua persiapan yang akan mereka bawa sudah rapi terkemas dan di taruh depa pintu . namun Fian belum membuka matanya hingga Fira yang harus membangunkan nya terlebih dahulu
" mau mampir beli sesuatu sayang ?" tawar Fian kepada Fira saat ini mereka sudah menempuh kurang lebih setengah perjalanan dan matahari mulai menampakan cahaya nya dari arah timur walau belum ada setengahnya
" tidak kok sayang ", jawab Fira sambil melihat lihat ke kanan dan ke kiri memperhatikan situasi jalanan
" kalo nawarin itu jangan cuma dia , emang ini mobil cuma dia penumpangnya", ketus Riva adik Fian
" kalo kamu pengen mampir beli sesuatu bilang ngga usah nunggu di tawarin", jawab Fian tak kalah ketus nya
" emang nya kamu itu mau beli apa sih Va?" tanya ayah Fian yang juga ayah Riva
" nggak mau beli apa - apa sih yah , tapi ngerasa kita ini nggak di anggap aja", jawab Riva santai
__ADS_1
" alasan mu tidak masuk akal", ketus Fian lagi
" biarin dari pada kamu bucin kelas akut", jawab Riva
" udah udah kalian ini kenapa sih kok malah jadi debat gini", lerai ibu Fian sedangkan Fira yang mendengar hanya diam dan melirik kearah Fian sambil tersenyum kecil
Fira tau bahwa dirinya masih belum dianggap oleh Riva tapi dirinya tak ambil pusing untuk itu
###
sesampainya di gedung yang menjulang tinggi berlantai 7 itu , keluarga Fian turun dari mobil yang mereka naiki dan berjalan memasuki gedung menuju lantai 3 dimana pesat pernikahan di gelar , Fian tak bosan memandangi wajah sang kekasih yang sudah di rias sedikit mencolok baju brokat yang ketat sangat terlihat elegan , Fian berjalan sambil mengandeng tangan Fira beriringan masuk kedalam ruangan yang mereka tuju .
" biarin aja lah Va , kamu ini selalu saja begitu", ucap suami Riva yang sedikit malu dengan tingkah Riva walau hanya dengan keluarganya karena Riva sekarang sudah menjadi tanggung jawab nya , Riva yang tak mendapatkan pembelaan dari siapapun itu pun mendengkus kesal . hingga pintu lift terbuka sampai lah mereka di tempat tujuan , kak Faiz yang melihat rombongan keluarganya datang pun menyudahi obrolan dengan rekan nya yang juga hadir di sana.
" baru Dateng yah ?" tanya Faiz saat sudah berada di hadapan keluarganya
" iya ini nak , mana istri dan anak mu?" tanya ayah Fian
__ADS_1
" itu di sana baru ngobrol", jawab Faiz
" kalian sehat?" tanya ayah Fian lagi
" sehat yah , mari semua ikut aku", ucap Faiz yang berjalan menuju meja yang masih kosong untuk keluarganya
" silahkan duduk dan nikmati hidangan nya , aku panggilkan istri ku dulu", ucap Faiz lagi mempersilahkan
Anggota keluarga Fian pun duduk dengan nyaman di sana hingga Faiz datang bersama sang istri dan anak - anak nya. istri Faiz dan anak - anak nya ini langsung bersalaman dengan anggota keluarga yang ada di sana .
" baru sampe ya kalian?" tanya istri Faiz
" iyha ini kak", ucap Fian sambil mengambilkan kue yang ada di sana untuk sang kekasih , hal itu tak luput dari pandangan Riva
" apa nggak bisa ambil sendiri sampai harus di ambilkan?" cibir Riva yang mendapat pelototan tajam dari ayah nya yang tak ingin ada perdebatan di sana . Riva langsung terdiam melihat sorotan sang ayah , sedangkan Fira dan Fian hanya tertawa kecil.
" udah makan aja Va nggak usah banyak omong", ucap ibu Fian melerai perang dingin ini sedangkan Riva hanya mendehem ria menanggapi tawaran sang ibu
__ADS_1
pesta pun berjalan sangat meriah , saat para tamu di persilahkan untuk berfoto dengan pengantin Fira dan Fian sangat antusias langsung naik ke atas panggung untuk berfoto. banyak pasang mata yang melihat Fira dan Fian mereka sangat cocok dan serasi .
hingga sampai di pertengahan hari keluarga Fian ini masih di sana menikmati pesta yang hampir selesai , mereka sengaja menunggu berakhirnya pesta karena ingin sekalian mampir ke rumah Faiz jadi mereka harus menunggu Faiz yang masih sibuk di sana .