DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
4. Sampai Tujuan


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam rombongan keluarga Fian pun sampai ke tempat yang mereka tuju yaitu kediaman sang Kakak . Fian memarkirkan mobil nya . anggota keluarganya pun turun satu persatu dan membawa barang mereka masing - masing . Fian membawa kan ransel milik sang kekasih membuat Riva jenggah .


"tau kan perjalanan nya jauh kak Fian pasti capek , apak tidak bisa kamu bawa sendiri ransel mu?" ketus Riva pada Fira .


" Aku tak meminta nya membawakan kakakmu sendiri yang mau hjadi jangan selalu menyalahkan aku". jawab Fira masih dengan nada santai .


" Ayo sayang , masuk". ajak Fian menggandeng tangan sang kekasih .


" Iya ayo ". jawab Fira dan berjalan mengekori Fian .


" Assalamu'alaikum " ucap mereka serentak ketika sudah di depan pintu masuk rumah itu .


" Waalaikumsalam " sahutan dari dalam rumah pun tak kalah serunya .


" Alhamdulilah kalian sudah sampai ". ucap kakak Fian menyalami satu persatu tamu nya ini .


namun jabatan tangan kakak Fian berhenti pada Fira uang memang ia rasa asing atau pernah lihat tapi lupa dimana .


" Pacar kak Fian mas ". ketus Riva yang tau akan kebingungan kakak lelaki pertamanya ini .


" Oh pantes aja kayak pernah tau tapi lupa dimana ". jawab sang kakak sambil tersenyum .


Ya , Fian tiga bersaudara sama seperti Fira . Fian anak kedua mempunyai kakak lelaki yang bernama kak Faiz dan adik perempuan bernama Riva . sedangkan Fira sendiri juga anak kedua dari tiga bersaudara kakak Fira perempuan bernama kak Nita dan adik Fira laki - laki bernama Riyan .


" Ayo masuk ". ajak kak Faiz kepada para tamu nya ini .


Mereka masuk satu persatu dan duduk di sofa yang ada di ruang tamu rumah itu .


" Itu kamar buat Fira dek . barang - barang Fira bawa masuk kesana langsung aja ". oceh kak Faiz menunjuk kamar dekat ruang tamu itu .

__ADS_1


" Riva kamu dan suami mu pakai kamar itu . biar ibu dan ayah pakai kamar Reno ." oceh kak Faiz lagi . Reno adalah anak pertama kak Faiz .


" Iya kak nanti gampang ". jawab Fian yang duduk menyandarkan kepala nya pada sang kekasih .


" Lebay banget sih kak ". ketus Riva pada sang kakak .


" Biarin ". ucap Fian sambil menjulurkan lidah nya ke arah Riva .


" Sudah lah sayang ". lerai Fira kepada Fian . Fian menganggukan kepalanya .


" Ayo aku antar masuk ke kamar mu sayang ". ajak Fian sambil menarik tangan Fira dan membawa kedua ransel mereka .


###


dikamar Fian nampak cemberut dan marah kepada sang kekasih .


" Apa kamu tidak lihat tatapan suami Riva kepadamu ? apa kamu sengaja tebar pesona ?" tanya balik Fian dengan nada agak ketus .


" Maksud nya gimana sih sayang aku nggak ngerti ". tanya Fira lagi sambil mendaratkan bokongnya di kasur empuk kamar milik calon kakak ipar nya . ia mengusap kepala sang kekasih yang sedang tidur an .


" Aku mau besok - besok kamu nggak pake baju ketat lagi sayang ". ucap Fian kepada sang kekasih dengan nada yang sudah agak pelan .


" iya sayang , aku ikut aja gimana mau mu , tapi aku masih bingung dengan maksud mu". ucap Fira jujur .


" Sayang aku dari tadi melihat suami Riva itu memperhatikan mu dengan tatapan ingin ." ucap Fian sambil bangkit dan setengah berbisik kepada sang kekasih .


" Ingin apa sayang ?" tanya Fira polos .


" Sayang kamu itu ." ucap Fian gemas sambil meremas gunung kembar sang kekasih dari belakang .

__ADS_1


" Ini sayang yang mungkin membuat nya menatapmu dengan tatapan menginginkan". bisik Fian lagi membuat bulu kuduk Fira berdiri .


" Itu cuma pikiran kamu aja sayang ". jawab Fira berusaha sesantai mungkin.


" Tapi bener sayang ". ucap Fian mendekatkan wajah nya kedepan wajah Fira . Fian mulai mencium bibir Fira pelan . Fira yang juga ingin pun membuka mulut nyahingga ciuman panas tak bisa dihindari . untung tadi pas masuk ke dalam kamar Fian sempat menutup dan mengunci kamar tersebut .


cukup lama mereka saling bertukar Saliva dengan tangan Fian yang tidak berhenti meremas payudara sang kekasih .


Fira yang ikut hanyut dalam permainan Fian mu mendesah dengan sempurna .


Fian melepas tautan bibir Mereke , kemudian membuka kaos yang di kenakan Fira dengan terburu . menyesap payudara Fira , tangan nya juga masih meremas nya . dia hisap payudara sang kekasih dengan sangat rakus .


" Ah sayang pelan ," racau Fira yang juga menikmati hisapan sang kekasih .


Hampir 30 menit Fian puas menyesapi gunung kembar sang kekasih . hingga ketukan pintu membuat nya menghentikan aksi nya . Fian merapikan penampilan nya . begitu juga Fira .


lalu berjalan membuka pintu kamar .


" Ada apa ?" tanya Fian karena sang adik yang mengganggu aksi nya siang ini .


" Sudah di tunggu di meja makan , ayo makan siang dulu jangan mesraan melulu kalian belum sah". ketua Riva yang langsung berlalu meninggalkan kakak nya . Fian menutup pintu kamar dan jalan menuju ranjang dimana Fira sedang tiduran sambil memainkan ponselnya .


" Ayo makan dulu sayang ". ajak Fian menarik tangan sang kekasih .


" ayo , aku juga sudah sangat lapar . apa lagi di hisapi melulu ". sindir Fira . Fian hanya terkekeh menanggapi ocehan sang kekasih dan malah mencium pipi kiri Fira .


" Udah nggak usah cemberut gitu sayang ". ucap Fian sambil membuka pintu kamar yang mereka tempati .


Mereka berjalan kearah meja makan dan ikut bergabung bersama anggota keluarga lainnya yang sudah pada siap tinggal menunggu Fira dan Fian saja .

__ADS_1


__ADS_2