DINIKAHI MANTAN KEKASIH

DINIKAHI MANTAN KEKASIH
34 . Tempat Kerja


__ADS_3

pagi ini Fira sudah bersiap ingin berangkat ke tempat kerja Fian , Fian yang sudah mengabarkan ingin menjemput dan mengajak Fira ke tempat dimana ia mengais rezeki untuk menghidupi nya kelak.


" Farid nggak ikut sayang?" tanya Fian yang hendak melangkah kan kaki keluar dari rumah ayah tiri Fira tiba - tiba teringat bhw ada anak sambung nya di dalam


" tadi aku udah coba ajak sayang tapi dia nggak mau katanya mau ikut Riyan ke tempat teman sekolah nya", terang Fira sambil menggandeng tangan Fian , seakan Fira tak ingin jauh atau pun sekedar lepas dari Fian


" oh , ya udah ayo berangkat", ajak Fian yang tak berpamitan sama calon mertuanya karena ibu dan ayah tiri Fira sudah ke ladang sejak tadi


Sambil menaiki mobil berwarna hitam pekat sepasang kekasih ini sedang bersenda gurau menikmati perjalanan mereka pagi ini


" kamu pengen beli sesuatu sayang?" tawar Fian


" seperti nya tidak sayang , pengen nya kamu aja", jawab Fira membuat sang kekasih mencolek dagu Fira menggoda


" udah pinter goda ya sekarang", ucap Fian yang masih fokus pada setir mobil dan jalanan yang ada di depan mereka


" iyha , cuma sama kamu kok sayang", jawab Fira


perjalanan pun tak terasa sudah sampai di titik tujuan , Fian turun dari mobil nya dan membukakan pintu mobil itu untuk sang kekasih , hal itu tak luput dari pandangan Erick yang berada di depan tempat kerja Fian


" ayo turun sayang", ajak Fian , Fira pun turun sambil di rangkul mesra oleh sang kekasih mereka berjalan beriringan masuk kedalam toko bahan interior terbesar di kota itu dan Fian lah pemilik nya


Fian sudah mengumumkan kepada seluruh pegawai bahwa akan ada rapat pagi ini , hingga merek sudah siap di ruangan rapat dan hanya tinggal menunggu kedatangan Fian


" selamat pagi semua", sapa Fian saat sudah berada di ruangan rapat bersama Fira , Fira sedikit gugup karena banyak pasang mata yang menatap nya terutama kaum Adam

__ADS_1


" tujuan saya mengumpulkan kalian pagi ini disini adalah untuk memperkenalkan kepada kalian calon istri saya , namanya Firananda Saputri atau sering di panggil Fira saya harap kalian bisa menghormati Fira sama seperti kalian menghormati saya , sekian dari saya silahkan kembali bekerja selamat pagi", ucap Fian panjang lebar , ini lah sebenarnya tujuan Fian membawa Fira ke sana untuk di perkenalkan ke seluruh anak buah nya agar tau siapa Fira


" ayo keruang kerja ku sayang", ajak Fian menarik tangan Fira untuk mengikuti nya


" cantik ya calon istri pak bos",


" bodi nya mantap juga tu", banyak terdengar bisikan dari karyawan Fian karena Fira memakai dress warna biru navy sebatas lutut dan ia padukan menggunakan jaket jeans warna abu - abu , penampilan yang sangat elegan membuat mata tak jenuh memandang apalagi lekuk tubuh Fira yang sangat menggoda iman


" mau makan apa sayang?" tanya Fian saat sudah di ruang an nya


" mau makan kamu boleh?" tanya Fira sambil duduk di sofa yang ada di sana , Fian berdiri dari kursi kebesaran nya dan mengunci pintu ruangan itu membuat detak jantung Fira tak beraturan , apa yang akan Fian lakukan padanya? pikir Fira


Fian berjalan mendekati Fira dan menidurkan badan nya di sofa yang Fira duduki dan menjadikan paha mulus Fira sebagai bantal


" kamu selalu saja menggoda ku sayang ", ucap Fian sambil meraba dengan sangat lembut gunung kembar yang ada tepat di depan mata nya , bulu kuduk Fira berdiri seketika tubuh nya meremang merespon dengan baik sentuhan yang Fian lakukan


" nggak ada orang sayang pintu nya sudah aku kunci", jawab Fian sambil mengeluarkan satu benda kenyal milik Fira dari atas dress yang ia pakai membuat Fira tak bisa menolak nya


Fian menghisap benda itu dengan sangat nikmat karena sudah beberapa hari benda itu tak ia hisap


" ahh sayang jangan terlalu kuat", racau Fira karena sang kekasih memperdalam hisapan nya , dengan posisi yang sangat nyaman Fian tanpa ampun bermain sesuka hati nya membuat Fira menahan hasrat juga merasakan kenikmatan yang luar biasa


cukup lama Fian menghisapi gunung kembar Fira secara bergantian kini ia mulai ingin menjelajahi tubuh Fira yang lain .


ia menidurkan Fira di sofa itu dan ia kunci pergerakan Fira , menyibak dress yang Fira pakai dan menciumi seluruh badan Fira tanpa ampun tak peduli Fira yang meminta nya berhenti karena ini di tempat kerja tapi tak menyurut kan niat Fian untuk menuntaskan hasrat nya

__ADS_1


Fian memasukan miliknya perlahan menekan - nekan kuat di bawah sana tak sampai lama Fian beralih posisi hingga fira yang berada di atas nya , dan permainan itu Fian lakukan sesuka hati nya membolak balik kan tubuh Fira mencoba semua posisi dan akhirnya mencapai ******* nya . tubuh Fira terkulai lemas terbaring di sofa .


Fian yang merasa kasihan kepada sng kekasih pun berinisiatif membuat kan teh hangat gar tubuh Fira kembali fit


" halo , antarkan satu gelas teh hangat ke ruangan saya", ucap Fian dari sambungan telefon nya


" lelah sayang ?" tanya Fian karena Fira sudah mulai memejamkan kedua matanya


" banget sayang , pegel juga", rengek Fira manja tapi justru hal itu yang Fian suka


" sini aku pijit sayang", tawar Fian


" nggak ah sayang kamu mijit nya pilih bagian yang lunak saja", kesal Fira memanyunkan bibir nya , Fian yang mendengar hanya terkekeh kecil kemudian mendekatkan wajah nya ke wajah Fira mencium bibir Fira sekilas hingga ketukan pintu membuat Fian mau tak baru harus bangkit dari duduk nya


" permisi pak ini teh yang tadi anda minta", ucap seorang office boy yang Fian pekerjakan di sana


" terima kasih , kamu boleh pergi " jawab Fian Sambil menerima teh dari tangan sang office boy dan berjalan masuk ke dalam ruangan untuk memberikan teh nya ini kepada Fira


" ini teh hangat sayang , Ayo bangun di minum dulu", tawar Fian yang tak di indahkan oleh Fira ia tetap enggan baring dan masih memejamkan matanya


" sayang bangun dulu biar badan kamu enakan lagi", ucap Fian lagi membuat Fira bangkit dari tiduran nya dan menyesap Tah hangat yang Fian bawa


" mau makan apa sayang?" tanya Fian lagi


" lagi males ngapa - ngapain sayang cuma pengen gini", jawab Fira menidurkan kembali tubuhnya ke sofa

__ADS_1


Fian yang tau bahwa tubuh sang kekasih sangat lelah pun membiarkan Fira tidur di sana tak lupa Fian mengunci pintu ruangan nya takut ada orang yang tiba - tiba masuk dan melihat tubuh sexy Fira ketika tidur


Fian mendudukkan pantatnya di kursi kebesarannya menghidupkan kembali CCTV yang tadi sempat ia matikan dan membayangkan permainan nya tadi yang membuat Fira lemah tak berdaya seperti sekarang , ia sendiri juga tak habis pikir kenapa tiap dekat dengan Fira ia tak bisa menahan keinginan nya untuk menyentuhnya


__ADS_2