
" kriinggg ... kringg ...". deringan alarm pada ponsel Fira membangunkan Fira dari tidur lelapnya . Waktu menunjukan pukul 04:50 pagi hari . Fira perlahan membuka matanya . Ia bangkit dan berjalan kekamar mandi untuk sekedar membasuh muka nya . Dan baru ia sadari setelah keluar dari kamar mandi bahwa sang kekasih tak tidur bersamanya tadi malam .
Fira berjalan pelan membuka pintu dan keluar dari kamar . Terlihat sag kekasih yang masih tertidur terlelap diatas sofa . Kak Faiz pun juga , namun para istri sudah sibuk berkutat dengan alat masak di dapur .
" Sudah bangun nak?" Tanya ibu Fian kepada calon menantunya ini.
" Udah Bu, apa mau masak banyak Bu ?" tanya Fira yang berjalan mendekati Ibu Fian . ada Riva dan istri kak Faiz juga disana .
" Tidak kok , hanya cukup buat makan kita dan buat bekal kita berwisata." ucap ibu Fian lagi .
" Ohh gitu ya Bu." jawab Fira sambil menganggukan kepalanya .
" Mana kak apa ada yang bisa ku bantu?" tanya Fira kepada calon kakak iparnya ini.
" itu kamu potongi wortel nya aja dek buat sayur capcay". jawab istri kak Faiz . Riva yang disana pun tak menjawab pertanyaan Fira juga tak bersuara sama sekali .
" Ya kak", ucap Fira lagi.
####
Masih didapur , waktu menunjukan pukul 06:15 WIB . Fian membuka matanya perlahan setelah mencium bau masakan yang sangat menyengat indera penciumannya . Fian bangkit dari tidur nya dan berjalan pelan kearah dapur , sedangkan para laki - laki lain nya sudah bercengkerama di teras depan ruma kak Faiz .
" Masak apa sayang harum banget", Tanya Faiz kepada Fira sambil memeluk sang kekasih dari arah belakang .
" Yang masak bukan hanya dia kali kak", ketus Riva kepada kakak laki - lakinya ini .
" Udah mulai tuh Bu", ucap istri kak Faiz kepada sang mertua setengah berbisik .
" Biarin aja kenapa sih dek kamu itu selalu mengganggu kesenangan kakak", cibir Fian kepada Riva
" Udah sayang , ini masak sayur capcay , sana kamu cuci muka dulu terus sarapan ", lerai Fira kepada sang kekasih yang menempelkan dagu di pundak nya .
" Iya sayang" jawab Fian singkat , ia mencium pipi Fira dan berjalan kearah kamar mandi untuk mencuci muka dan ikut sarapan sebelum mandi .
" Apak semua sudah selesai nak?" tanya ibu Fian kepada Fira
" Udah Bu", jawab Fira sambil memindahkan sayur capcay yang ia masak ke dalam wadah besar dan menaruhnya di meja makan
__ADS_1
" Panggil suami , kakak , serta ayah mu sana Va", ujar ibu Fian kepada Riva .
" Iya Bu", jawab Riva sambil melangkah meninggalkan dapur untuk memanggil anggota keluarga nya yang berada di teras depan rumah untuk sarapan .
" Ayo masuk sarapan dulu yah , kak , kamu juga sayang , masakan nya sudah matang", ujar Riva saat sudah sampai di teras depan rumah.
" Iya ayo", ajak ayah Fian kepada anak dan menantunya .
Mereka berjalan beriringan melangkahkan kaki menuju dapur untuk sarapan .
" Kok lama banget sayang?" tanya Fira yang baru melihat sang kekasih keluar dari kamar mandi .
" Mandi sekalian kok Yang , apa kamu udah kangen banget sama aku?" tanya Fian kepada Fira sambil menggoda
" Narsis banget kamu", gerutu Fira sambil memukul pelan pundak sang kekasih .
Fian duduk di samping Fira , dan anggota keluarga yang lain pun juga sudah siap untuk menyantap sarapan pagi ini .
Fira mengambilkan nasi untuk Fian .
" Apa saja sayang", jawab Fian yang menunggu sang kekasih mengambilkannya sarapan .
Fira mengambilkan sayur capcay yang ia buat tadi , serta lauk ayam goreng juga kerupuk dan memberikan nya pada Fian .
Fian mulai memakan sarapan yang telah Fira ambilkan.
begitu juga anggota keluarga lainnya mereka memulai sarapan nya dengan selera lauk masing - masing.
" Enak masakan mu sayang ", ujar Fian kepada sang kekasih saat Fian memakan sayur capcay buatan Fira pagi tadi .
" hmm..", deheman Riva mengurungkan niat Fira tuk menjawab ucapan sang kekasih .
Sarapan pun selesai dengan diam , setelah para lelaki sudah pada pergi para perempuan membereskan dapur dan meja makan .
###
Setelah sarapan selesai semua anggota keluarga sibuk bersiap akan pergi berwisata . Fira dan Fian memakai baru couplean yang Fian pesan online beberapa pekan lalu sebelum Fira datang . Seperti kata Fian tempo hari bahwa ia tak memperbolehkan Fira memakai kaos ketat karena kaos yang mereka gunakan sekarang tak ketat .
__ADS_1
semua sudah siap dan berkumpul di depan rumah kak Faiz hanya tinggal menunggu Fian dan Fira yang belum keluar dari kamar .
" Kamu cantik sayang", ucap Fian sambil mencium pipi kanan Fira .
" Kamu itu yang bisa aja", jawab Fira sambil mengusap pipi Fian dengan penuh cinta .
" aku mencintaimu sayang", ucap Fian lagi sambil berdiri mencium kening Fira .
" aku juga sayang ", jawab Fira yang tersenyum sangat manis .
" ayo sayang kamu sudah siap kan", tanya Fian menggandeng tangan Fira
" udah sayang , ayo", jawab Fira Yang menerima uluran tangan Fian .
Fian menggenggam tangan Fira dengan sangat erat, mereka berjalan beriringan keluar dari rumah yang sudah ditunggu oleh anggota keluarga lainnya di teras .
" Ayo kami sudah siap", ucap Fian kepada para anggota keluarganya .
semua anggota keluarga masuk kedalam mobil dan berangkat kewisata yang mereka akan tuju .
####
sesampainya di tempat wisata Fian turun lebih dahulu dan membukakan pintu untuk Fira . dan mempersilahkan sang kekasih untuk turun.
" Makasih sayang", ucap Fira tersenyum manis .
" iya sama - sama sayang", jawab Fian yang langsung menggenggam tangan Fira .
semua anggota keluarga Fian sudah berjalan pelan memasuki wisata yang mereka tuju itu . wisata bernuansa pemandangan alam yang sangat hijau nan asri .
" sejuk ya sayang", ucap Fira yang terus berjalan di samping sang kekasih
" Iya sayang sangat tenang ", jawab Fian
anggota keluarga yang lainnya berhenti di gazebo yang ada di dalam wisata tersebut .
Fian dan Fira memilih memisah mencari pemandangan yang indah untuk selfie dan menghabiskan waktu berduaan seharian karena nanti sore Fira sudah harus pulang dari sana dan besuk pun harus kembali kerumah sang kakek .
__ADS_1