
pagi pun mulai datang , Fira menggerakkan tubuhnya yang terasa pegal karena semalaman ia tak di perbolehkan bergerak oleh Fian , karena sepanjang malam Fian terus menghisap benda kenyal Fira hingga benda itu sendiri terasa perih saat pagi sebangun tidur .
" morning kiss" ucap Fian sambil mencium pipi Fira , Fira mengulum senyum
" pagi juga sayang", jawab Fira
" aku sudah nggak sabar deh sayang setiap bangun tidur kamu lah yang pertama aku lihat", ucap Fian sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ramping Fira dengan tubuh mereka yang masih tertutup selimut tebal , karena udara di sana sangat dingin
" kamu itu sayang, gombal aja , lihat ini sayang perih", rengek Fira sambil menunjuk ****** nya yang sedikit lecet oleh perbuatan Fian semalam
" nggak papa sayang , aku seneng", celetuk Fian mengusap ****** Fira pelan ,
" kamu seneng lah aku sakit", cibir Fira sambil memanyunkan bibirnya yang langsung di cium oleh Fian dengan sangat gemas
" udah sayang ayo bangun terus mandi", ucap Fira lagi
" mandi bareng ya sayang", pinta Fian memohon
" sayang itu", cebik Fira
tanpa aba - aba Fian langsung mengendong sang kekasih yang masih telanjang setengah badan membuat dua benda kenyal Fira terlihat jelas sangat padat berisi juga menggoda
" sayang ahhh", ucap Fira karena sesampai nya di dalam kamar mandi Fian mendudukkan Fira di bathtub dan melucuti sisa pakaian yang masih menempel di tubuh Fira , Fian juga melucuti pakaian nya sendiri hingga mereka benar - benar tanpa sehelai benang pun yang menutupi .
Fian ikut Fira yang sudah ada di dalam bathtub , tubuh fura meremang seketika bulu kuduk nya berdiri hasrat nya mulai menjalari tubuhnya . perlahan Fian menggosok punggung mulus Fira , walau kulit Fira tak terlalu putih tapi kulit nya halus dan mulus tanpa ada satu bekas luka pun.
" sayang jangan tinggalkan aku untuk lagi", ucap Fian sambil memeluk Fira dari belakang setelah selesai menggosok punggung Fira
" iya sayang", jawab Fira memejamkan matanya karena Fian menempelkan tubuhnya di tubuh Fira dari belakang.
Fian membalikkan tubuh Fira hingga mereka saling berhadapan dan wajah mereka bertemu pandang . Fian memandang wajah natural sang kekasih , wajah Fira imut dengan pipi chubby gigi di pasangi kawat , Fian sangat mengagumi sang kekasih nya ini .
" aku menyayangi mu sayang", ucap Fian sambil mengusap lembut dua benda kesayangannya
" aku juga sayang ", jawab Fira yang melingkarkan tangannya di pundak Fian . hingga cukup lama mereka berendam di bathtub pagi itu . hingga mereka pun keluar dari kamar mandi saat sudah merasa lapar dan puas mandi bersama .
" mau sarapan apa sayang?" tanya Fian kepada Fira saat mereka sudah sama - sama rapi dengan pakaian nya masing - masing
__ADS_1
" apa aja sayang , tapi kayaknya enak deh yang kalo makan nasi goreng pake telur terus ada irisan ayan kecil - kecil", jawab Fira sambil membayangkan sarapan dengan nasi goreng dan minum teh hangat di pagi yang cerah ini
" ya udah ayo keluar nanti kamu bilang aja sesuai keinginan mu", ucap Fian lagi sambil menggenggam tangan sang kekasih , Fira pun bergelayut manja di lengan Fian , Fian tak keberatan untuk itu justru Fian sangat bahagia menikmati kemanjaan sang kekasih
###
" enak nggak sayang?" tanya Fian ketika mereka sedang menikmati sarapan nya di restoran yang ada di hotel itu .
" hemmm , lumayan", jawab Fira sambil terus mengunyah nasi goreng yang ia pesan tadi
" tapi kamu lahap gitu yang makannya", goda Fian
" Karena laper sayang", ucap Fira menanggapi , Fian menggelengkan kepala nya melihat kelakuan sang kekasih .
" yang kenyang sayang karena sepertinya hari ini akan menjadi hari yang melelahkan untuk kita", ucap Fian sambil memasukan nasi kedalam mulutnya
" iya sayang", jawab Fira sambil tersenyum
setelah selesai sarapan , mereka berjalan keluar hotel untuk mencari pemandangan indah untuk mereka berfoto - foto . Fian sudah memesan kameramen untuk melakukan foto prewedding dan juga sudah menyiapkan busana nya untuk itu . dirasa sudah menemukan tempat yang pas Fian dan Fira mengganti kostum mereka dan mulai berpose - pose sesuai keinginan mereka . Mereka terlihat sangat cocok nan serasi , Fian berkulit putih bersih , hidung mancung sangat pas di padukan Fira yang berkulit sawo matang nan mulus . semua mata yang melihat mereka akan merasa iri akan keserasian dan kemesraan mereka.
###
" sangat sayang , tapi aku bahagia untuk itu", jawab Fira
" terimakasih telah datang kembali ke hidup ku , mewarnai hari - hari ku dan menambah semangat ku untuk terus melanjutkan perjalanan hidup", ucap Fian sambil membelai puncak kepala sang kekasih yang tak bosan - bosan ia pandang
" iya sayang maafkan kesalahan ku di masa lalu , aku berjanji tak kan mengulanginya di kemudian hari", jawab Fira yang juga memandang wajah tampan sang kekasih .
Cukup lama mereka saling pandang , mengagumi satu sama lain hingga ketukan pintu menghentikan pertukaran pandangan ini .
" tok .. tok .. tok ..", suara pintu terus terusan.
" iya sebentar", ucap Fian sambil berjalan kearah pintu , tadi Fira sudah bangkit dan hendak membuka pintu tapi di halangi Fian dan Fian yang membukanya.
" ini pak pesanan anda ", ucap seorang kurir yang mengantarkan pesanan Fian
" iya terimakasih", jawab Fian sambil menerima barang yang ia pesan . Fian menutup pintu setelah sang kurir pergi
__ADS_1
" siapa sayang?" tanya Fira yang duduk di meja rias yang ada di dalam kamar hotel tempat mereka menginap , Fira mengoleskan skincare malam nya di wajah .
" kurir sayang , mengantar pesanan ku", jawab Fian sambil berjalan mendekati Fira
" emang kamu pesen apa?" tanya Fira lagi
" pesen cemilan kesukaan mu sayang , malam ini aku mau kita menghabiskan malam sambil memandangi indah nya ciptaan tuhan dengan meminum kopi dan memakan cemilan ini", jawab Fian sambil menunjukan cemilan yang ia pesan tadi . Dari balkon kamar mereka terlihat pemandangan indah pegunungan , maka dari itu Fian berinisiatif untuk mengajak sang kekasih duduk Santi disana walau hanya sekedar menonton drama dari handphone dan memakan cemilan , juga menyesap kopi sangat menyenangkan menurut Fian .
Fira berjalan kearah balkon kamar yang mereka tempati , sudah ada Fian dan kopi serta cemilannya disana. Fian memang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk Fira , selagi Fian bisa , Fian yang akan melayani Fira .
" makasih untuk semua nya sayang", ucap Fira sambil mencium kening Fian
" sama - sama sayang , duduk sini sayang", tawar Fian menarik tangan Fira untuk duduk di sebelah nya .
" iya sayang", jawab Fira
" mau lihat drama atau film apa sayang?" tanya Fira lagi saat sudah duduk di sebelah Fian
" kalo film porno aja gimana yang?" tanya Fian menggoda Fira sambil menaikan kedua alis nya
" kamu itu sayang", cibir Fira sambil mencubit kecil paha sang kekasih
" aw sakit sayang", rengek Fian dengan raut wajah memelas
" kamu kalo gitu sangat menggemaskan sayang", ucap Fira sambil mencium bibir Fian sekilas lalu mengambil cemilan kesukaannya. Fian meraih ponsel nya dan mulai mencari film yang akan mereka tonton untuk menghabiskan malam . Film horor lah yang Fian pilih untuk ditonton . Fian meletakan ponsel nya di meja dengan bersandarkan gelas kopi lalu meraih pundak sang kekasih agar menyandarkan kepala di pundaknya .
" serem sayang", ucap Fira sambil mengangkat wajah nya untuk memandang wajah sang kekasih hingga mata mereka bertemu pandang dan Fian pun mulai mencium bibir Fira pelan .
" nggak papa sayang ada aku disini , nggak usah takut", ucap Fian menenangkan sang kekasih
Fian menarik leher Fira , ia menyesapi leher jenjang Fira hingga banyak bekas merah Fian disana
" udah sayang ahh", racau Fira karena Fian terus saja menyesapi leher nya tanpa ampun .
" iya sayang", jawab Fian sambil terkekeh , Fian heran dengan dirinya sendiri yang tak bisa menahan hasrat nya ketika bersandingan dengan sang pujaan hati . Fira meminum kopi setelah sang kekasih melepaskan lehernya. cukup lama mereka menonton film horor itu dengan Fian yang sering nakal , hingga larut malam pun tiba membuat mereka masuk kedalam kamar nya dan mengistirahatkan tubuh mereka di atas ranjang
" selamat malam sayang", ucap Fian saat mereka sudah selesai bersih - bersih dan bersiap menjelajahi mimpi
__ADS_1
"iya sayang. mimpi indah", ucap Fira , seperti yang Fian katakan beberapa hari lalu jika Fian akan menyesapi benda kenyal Fira saat tidur bersama , hingga saat ini Fian sudah berhasil melancarkan aksi nya tapi Fira masih dalam keadaan memakai baju nya . Fian hanya membuka kancing baju Fira dan bra yang ia pakai . Fian menyesapi benda kenyal kesukaannya dan mulai masuk ke alam mimpi . Fira tak keberatan untuk itu karena sang kekasih sudah memberinya kebahagiaan yang Fira belum bisa membalas nya , maka dari itu hanya dengan ini ia bisa membalas nya pikir Fira karena dengan ini sang kekasih juga sudah sangat bahagia .