
Di Ibukota Indonesia, Daddy Hero menyibukkan diri dengan urusan perusahaan dan sejak pesan yang dia Terima dari Viktor, semua pekerjaan Viktor sengaja dia handle. Tak ada yang boleh mengganggu Viktor saat sedang berlibur dan menjalankan misi di Jepang.
๐ค Kau tak boleh pulang sebelum ada rasa kasmaran. Pintu rumah tak akan terbuka, kalau kau tak bawakan aku cerita tentang cinta.
Jawaban Daddy atas pesan Viktor yang tampak seperti sajak tapi ditulis dengan rasa frustasi, bagaimana tidak putranya sudah hampir 35 tahun tapi tidak juga terlihat menjalin hubungan dengan siapapun. Bukan karena dia ayahnya tapi melihat Viktor ada kebanggaan memiliki anak dengan postur tegap atletis, wajah tampan mutlak dengan dagu berbelah dan mata elang tak terelakkan.
Kesan Viktor memang terlalu dingin dan cuek juga bukan tipe yang suka bermain wanita. Daddy Hero dapat merasakannya, berbeda saat melihat Dion mantan mantunya yang sedikitpun tak ada rasa respek karena merasa tindakan Dion jauh dari kata tulus dan pastinya buaya. Bukankah sesama biaya pasti akan saling mengenali dan saling waspada terhadap satu dengan yang lainnya, itu lah yang terjadi pada hubungan Daddy Hero dan Dion.
Kematian Dion bukan tanpa sebab, Andaro dan Daddy Hero memiliki andil pada kejadian tersebut meskipun demikian tangan mereka tetap bersih.
Bukan tanpa sebab Daddy Hero memilih Andaro menjadi rekan menyingkirkan orang yang melukai anak gadis kesayangannya. Meskipun sudah tak gadis lagi tapi anak perempuan tetaplah menjadi gadis mungil sang ayah.
Rencana melenyapkan Dion datang setelah pertemuan Andaro dan Daddy Hero di rumah Valencia. Siapa sangka Daddy Hero sudah bergerak cepat dan melakukan perencanaan matang. Melakukan penyelidikan tentang Dion dan Andaro. Meskipun di awal agak ragu mengenai kesungguhan Andaro membantu Valencia tapi pembicaraan di teras siang itu singkat namun membuat Andaro lulus ujian seleksi dari Daddy Hero.
"Andaro, kalau benar kau tulus membantu Valencia dan tak ada persekongkolan dengan Dion , aku minta kau singkirkan Dion," ucap Daddy Hero tegas yang mendapatkan tanggapan kaget dari Andaro.
"Kalau kau tak dapat menyingkirkan Dion maka menyingkirlah dari hidup Valencia. Tak perlu kau menjadi pahlawan kesiangan yang membantu Valencia menyelesaikan masalah hukum ulah si Dion kampret itu!! Aku bisa membantu mengatasi masalah ini dengan mudah kalau Valencia mengijinkan."
Andaro diam berpikir, bukan tipe serampangan yang asal jawab dan asal bapak senang. Dalam diri Andaro ada pertentangan batin karena di satu sisi dia jatuh hati pada Valencia di sisi yang lain Dion sudah seperti kakaknya sendiri tapi tindakan Dion memang tidak dapat dimaafkan.
"Tapi Tuan, aku belum bisa melacak dimana Dion berada, apa motif yang tersembunyi di balik perginya dia ke Jepang, dan membuat masalah seperti ini."
__ADS_1
Tatapan keduanya bertemu, saling beradu mencari kesungguhan dan menanti keberanian satu sama lain. Hingga Daddy Hero memutuskan, "Kuberi waktu tiga hari untuk mencari dan melenyapkan Dion. Lebih dari itu sebaiknya kau pergi jauhi putriku. Aku tak ingin membiarkan Valencia dekat dengan pria yang hanya main-main dengannya. Usia kalian bukan usia yang cocok untuk pertemanan dua insan berbeda gender."
Usai mengatakan itu, Daddy Hero masuk ke dalam rumah bergabung dengan Viktor dan Valencia.
Berpikir sejenak dan mengambil keputusan, Andaro mengetikkan pesan pada ayahnya meminta bantuan 'pasukan" ayahnya untuk mencari dan membereskan Dion.
^^^Sorry Senpai.. tapi kau memang sudah keterlaluan dan ini adalah harga yang harus kau dan aku bayar demi kebahagiaan Valencia dan penerimaan Daddy Hero. Ratap Andaro dalam. hati.^^^
Tak butuh waktu lama bagi 'pasukan' bala bantuan untuk menemukan Dion. Kenyataan bahwa Dion kembali bersama dengan cinta pertamanya, Amanda, hidup bersama di villa area Gottemba hidup mereka terlalu tenang dan nyaman dengan setiap kemewahan yang didapatkan dari penggelapan uang yang dilakukan.
Andaro masih mencoba untuk memberi kesempatan pada Dion, dia menghubungi nomor baru yang digunakan Dion,
๐Senpai.. aku Andaro.. kau di mana sekarang? (Andaro masih berpura-pura tak tahu dimana Dion berada supaya dia tak lari lagi)
๐Apa kau tak rindu pada istrimu? Valencia kebingungan dengan penggelapan dana yang kau lakukan.
โ (Tawa Andaro terdengar) Biarlah wanita manja itu belajar untuk menyelesaikan masalahnya toh nanti pasti Daddy superHero tak akan tinggal diam dan membantu.
(Andaro mendengus mulai tak percaya pada perkataan Dion yang dia dengar, kenapa tak ada lagi kepedulian yang tersisa atau paling tidak sedikit rasa Iba)
๐ Kau sudah yakin akan meninggalkannya seperti ini? aku tak percaya kau dapat setega ini Senpai.
__ADS_1
โ Andarosan... jangan terlalu percaya pada cinta, karena cinta itu buta dan cinta menutupi segala sesuatu termasuk kesalahan. Perlu kau tahu, saat inipun aku sedang kembali dimabuk cinta oleh Amanda, cinta pertama yang tak lekang waktu dan menurutku sangat tak salah aku mengorbankan Valencia demi bersama Amanda.
๐Ckck.. kau brengsek Senpai... istrimu masih menunggu dan berharap kau menghubunginya dan menjelaskan smua yang terjadi.
โ Tak akan aku menghubunginya, aku sudah dapat keluar dari pusaran cintanya dengan susah payah, kalau aku mendengar suaranya aku ragu akan mampu setia pada Amanda. Biarkan aku melanjutkan hidupku Andarosan... hidup yang baru penuh kebahagiaan.
Andaro mendengus sebal dan tak puas dengan apa yang dia dengar. Tak percaya bagaimana mungkin Dion memilih Amanda cinta pertamanya yang sudah beralih profesi menjadi mucikari. Apakah semua usaha haram yang dilakukan Dion adalah untuk melepaskan Amanda dari pekerjaan kotornya? Andaro masih tak habis pikir, bagaimana bisa... membebaskan orang dari pekerjaan kotor dengan melakukan pekerjaan kotor lainnya.
Tekadnya bulat, Dion yang dikenalnya memang sudah tiada dan Andaro memilih memiliki Valencia dibanding membela Senpai yang buta oleh Cinta.
Pesan singkat dikirimkan pada eksekutor.
๐ค Jikko.. (eksekusi)
Saat Andaro usai menangani orang asing yang berusaha merusak mobil dan hampir menabrak Valencia, saat itu juga laporan dia terima bahwa Dion ditemukan tewas overdosis di salah satu klub malam, report beserta foto jenazah Dion juga dikirimkan, sempat ada sesal namun melihat langkah untuk mendapatkan ijin memiliki Valencia sudah terbuka, tanpa sadar senyuman puas tersungging di bibir Andaro.
Bersamaan dengan Valencia yang menyetujui untuk berpindah rumah ke kediaman Daddy Hero demi menghindari penguntit yang dapat membahayakan Valencia dan sudah melukai Andaro, saat itu juga Andaro mengirimkan foto bukti kepulangan Dion ke pencipta pada Daddy Hero.
Daddy Hero sangat sumringah puas dengan hasil pembuktian yang Andaro berikan. Sesuai dengan prediksi Daddy Hero bahwa Andaro bukanlah orang biasa dan pasti memiliki pengaruh yang dapat diandalkan.
Entah apa yang akan dilakukan Valencia kalau mengetahui fakta bahwa meninggalnya Dion adalah akibat persekongkolan Andaro dan Daddy Hero. Mungkin Valencia akan turut bahagia karena orang yang menyakitinya mendapatkan balasan yang sangat menyakitkan atau justru Valencia dapat marah dan pergi menghilang dari Daddy Hero dan Viktor...
__ADS_1
Kekhawatiran akan menerima penolakan dan kehilangan Valencia membuat Andaro menyimpan rahasia penyebab kematian Dion, biarlah Valencia cukup menerima statusnya sebagai mantan napi karena tuduhan tak masuk akal, bukan mantan napi yang menakutkan dan dapat menghilangkan nyawa siapapun yang menghalalkan jalannya.