Dira'S Spy (Mata-mata Dira)

Dira'S Spy (Mata-mata Dira)
Bab 7 DSP


__ADS_3

...-DSP-...


Dira lagi jalan di gang ke arah rumahnya, angkutan umum yang dia naik ga bisa masuk masalahnya, jadi ya sampai depan gang aja.Masih dalam keadaan pakaian basah tentunya, tapi hampir kering gara-gara cuaca yang lumayan panas. Indonesia panas bro.


Ini Dira masih santai aja jalan, sampai satu motor berhenti tepat di sebelah Dira dan oknum yang punya motor teriak dekat kuping Dira. Apa ga jantungan Dira di buatnya.


"ASSALAMUALAIKUM YA AHLI KUBUR!" Itu Siti sahabat Dira yang tiba-tiba datang udah teriak-teriak aja.


"ASTAGFIRULLAH,"


"Orang beri salam malah istighfar aneh Lo ah,"


Dira udah ngelus dada aja ngeliat tingkah sahabatnya ini, "Waalaikumsalam, lagian lo dateng-dateng ngagetin aja."


"Masa sih?"


Dira udah masang muka sebel aja malas buat ngejawab, yang nanya cuma nyengir kuda doang.


"Mau pulangkan? Yuk bareng, sekalian gue mau ke rumah lo juga,"


"Ngapain lo ke rumah gue?"tanya Dira bingung.


"Mau ngomongin soal video yang lo kirimin ke gue plus gue mau makan, laper,"jelas Siti yang makin bikin Dira gagal paham ngapain tu anak mau makan di rumahnya.


"Bentar, bentar ngapain lo mau makan di rumah gue?"tanya Dira bingung.


Siti ngehela napas capek ini si Dira belum tua tapi udah pikun aja, "Ibu lo jualan nasi kuning kalau lo lupa,"


Setelah sepersekian detik diam Dira langsung ketawa ngakak, "OH HAHHAHA LUPA GUE,"


Siti natap Dira datar,lalu bergumam pelan, "Mimpi apa gue semalam sampai bisa temenan sama dia ya?"


Setelah puas ngakak akhirnya Dira langsung naik ke atas motor si Siti, "Ya udah hayuk, tapi lo masih pakai seragam sekolah tuh,ga ganti dulu?"


"Ga lagian besok libur ga di pakai lagi, seragam lo kan basah jadi biar cepat di ganti"


"Oh otay,"

__ADS_1


Ga perlu waktu lama mereka langsung bergerak ke rumah Dira.


...🧕🏻🧕🏻🧕🏻...


"Beneran numpang makan di rumah gue kan lo," ini Dira lagi natap Siti yang lagi asik-siknya makan nasi kuning buatan ibu Dira, di kamarnya Dira.


Yang di tatap santai aja lanjutin makannya, "Ya ibu yang ga mau gue bayar loh, rejeki ga boleh di to..UKHUK AIR AIR,"


"Nih,nih makan sambil ngomong si lo. Kan keselek,"


"Ya lo yang ngajak gue ngomong,"


"Ga ada,"


"Gue slepet lo ya!"


Ini dua kurcaci emang ga bisa adem ayem kalau udah ketemu, padahal cuma berdua tapi ramai kayak di pasar.


Selang beberapa menit si Siti udah selesai makan tinggal nyantai aja dia, kalau kata Siti mah kalau udah begini nyamannya tidur nih, apalagi di rumah orang damagenya beh mantap.


Lagi asik-siknya nyantai si Siti langsung natap Dira serius, "Kenapa lo cuma diem aja di jahatin dengan mereka Dir?"


Siti menghela nafas kasar dan kembali menatap Dira serius, "Bohong banget,di tampar lo diem, di siram air lo diem. Kenapa?"


"Kan kejahatan ga harus di balas dengan kejahatan Sit,"Dira udah natap ke sana kemari aja ga berani dia natap matanya Siti.


"Iya tapi ini udah keterlaluan, untung lo ngebanting tu cowok kalau kagak gue datengin tu mereka satu satu,"ucap Siti menggebu-gebu, ga tau aja mereka Siti atlet bela diri.


"Mau ngapain emang?"


"Mau nyapa aja sih hehe,"


"Yee gue kira mau ngapain lo,"


Siti merubah posisinya yang awalnya duduk di bangku dekat meja belajar Dira, sekarang rebahan di dekat Dira di kasurnya.


"Lagian coba aja lo satu sekolah dengan gue, ga akan gue biarin satu orang pun ngejahatin lo,"

__ADS_1


Dira memasang raut wajah sedih"Ya gimana, lo kan tau sekolah aja gue di bayarin gimana mau milih milih. Kan kan kan gue kan," Dira udah mau nangis aja sampai Siti berhentiin ucapan dia.


"Stop, denger lo ngomong gue jadi mau berak,"Siti langsung berdiri udah mau jalan keluar kamar.


"Mau kemana?"


Siti mutar bola matanya malas, "Beraq pakai Q biar keren,"


Dira udah ketawa ngakak aja ngeliat muka keselnya Siti. Siti udah siap buka pintu kamar dan saat buka pintu Siti kaget karena ngeliat hal yang sangat mengejutkan.


"ASTAGFIRULLAH, ALLAHUAKBAR ADA TUYUL,"


Dira yang denger Siti teriak juga ikut-ikutan teriak sambil lari ngehampiri Siti, "ADA APA WEH?"


"Loh Anna?"Ini Dira lagi ngomong ke balita yang lagi berdiri sambil bawa boneka beruang berdiri di depan pintu kamar Dira, anak tetangga emang sering main dengan Dira dan dia yang di kira Siti tuyul.


Si bocil nyengir doang, "kak La(Ra) main ama Na yuk!"


Si Siti masih berusaha nenangin diri kan habis ngeliat tuyul, "Anna nih kak Ti kaget tau, kak Ti kirain tuyul tadi,"


"Kak ti is bad ilang Na uyul,(Kak ti is bad bilang Na tuyul)"ni balita cadel blasteran Indonesia-Amerika jadi kalau ngomong ada Inggris Inggris nya dikit. Kalau kata Siti ga bisa bahasa enggres.


Siti langsung ga bisa berkata-kata, Dira mah ngakak aja ngeliatnya.


Dira langsung jongkok buat sejajarin tingginya dengan si bocil, terus senyum, "Anna mau main sama kak Ra?"


Si bocil ngangguk gemes, terus meluk Dira, "Kak La is good and pwety,(Kak Ra is good and pretty)"


Siti langsung ikut-ikutan jongkok, "Kak Ti, kak Ti Pretty gak?"Siti udah senyum lebar nunggu jawaban Anna, dan akhirnya langsung masang muka pasrah karena mendengar jawaban yang sangat menggemaskan.


"Kak Ti is uly,(Kak Ti is ugly)"


Siti noleh ke arah Dira, "Dir ya begini di lelang di pasar laku ga?"


"Heh sembarangan anak orang ini," terus Dira diam beberapa detik, "Tapi kalau laku boleh juga."


"Oh otay," bukan itu bukan Siti, itu si Anna main setuju, setuju aja dia mau di lelang.

__ADS_1


...-DSP-...


__ADS_2