Duniaku

Duniaku
101


__ADS_3

"hallo" ucap beliz yang keluar dari kamar nicolles sambil mengangkat telfon dari diego


"kamu dimana?" ucap diego dengan suara has dinginnya


Dari tadi diego sudah cemas dengan keadaan beliz yang tiba² menyuruh ozil dan yang lain untuk putar balik, walau ozil mengatakan beliz selamat ,tapi diego tidak bisa untuk tidak khawatir.


"critanya panjang,,, sekarang aku sedang dirumah kakek by" ucap beliz yang segera mengakhiri panggilan nya, dia merasa ditatap oleh banyak pasang mata itu membuat dia tidak nyaman, menerima panggilan dengan banyaknya orang melihat kearahnya.


"nak.... sini?" ucap renata yang sedang membaca majalah diruang santai... tapi menurut analisa beliz, semua yang ada disana memang sedang menunggu kedatangannya, nicolles dan setiv yang sedang main games ,angel yang sedang sibuk dengan HP nya dan tomy cukup santai dengan leptobnya.


Beliz mencoba mendekat kearah renata dan angel yang duduk bersampingan, dengan santai dia menyalaminya.


"maaf kalian harus melihat saya yang berantakan seperti ini" ucap beliz dengan sopan

__ADS_1


itu menambah kesan sepesial dimata renata, angel dan setiv


beda dengan tomy dan nicolles yang tadi sudah berbincang² dengan beliz... mereka seolah melihat kepribadian ganda beliz.


"apakah saya dapat numpang mandi?" lanjut beliz yang sudah tidak nyaman dengan badanya yang terasa lengket


"tentu... nenek dan bibik tadi sudah menyiapkan kamar dan baju untukmu... mari ku tunjukkan kamarmu" ucap renata yang langsung menarik beliz kekamar yang sudah dia siapkan, renata sudah tidak sabar melihat beliz memakai pakean yang dia beli.


"kenapa kalian tidak bilang... kalo keponakkanku Beliz Samuel?!!!!!OMG!!!!!!! tau begini beli pakeannya lebih banyak" ucap angel yang sempat kaget melihat beliz turun tangga sampai menyalaminya dengan sopan, dia sampai tidak bisa berucap sedikitpun karena saking terkejutnya.


"tentu saja momy tau, momy adalah pendamping dedymu kalo sedang mendatangi acara teman²nya yang mayoritas menggundang para pembisnis kalangan atas... dan asal kalian tau, momy juga pengikut tuan muda beliz" ucap angel penuh semangat dan itu membuat tomy sedikit binggung,,,


dia memang punya perusahaan tapi ,selama ini jika ada undangan ultah,pesta atau apapun itu,dia langsung serahkan kepada putranya,jadi hal wajar dia tidak tau apapun tentang beliz ,tapi nyatanya identitas beliz seterkenal itu dimata cucu dan menantunya.

__ADS_1


"mom... apakah keluarga kita adalah keluarga yang beruntung?" ucap setiv yang sebenarnya dia sangat gugup ketika beliz turun tangga sampai beliz duduk disamping renata... dia seolah sedang mimpi melihat beliz ada dihadapannya, biasanya dia hanya melihat beliz dari kejauhan seperti ketika mendatangi acara ulang tahun nyonya bianca gomes (ibu dari bastian gomes).


"dulu saja bilang... kakek pembawa sial! kakek yang gak tau tanggung jawab... sekarang nyesel gak?!, kakek berbuat kaya gitu? yaa... walaupun itu emang salah kakek juga sih" ucap tomy yang hanya mendapat gelengan dari cucunya.


"kakek hebattt!!" ucap setiv yang dapat anggukan dari nicolles yang menyutujui ucapan kakaknya


"ded... jangan sampai anak²ku punya pemikiran seperti mu y!"


ucap angel yang tidak setuju dengan ucapan tomy.


"apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya renata yang sudah kembali dari kamar beliz


"bukan apa apa kok nek... ngomong²... dedy dan kak jecson kapan pulang?" ucap nicolles yang dari tadi mencoba menghubungi ayah dan kakak pertamanya yang tidak bisa dihubungi sama sekali.

__ADS_1


"tumben nanyain... kenapa? rindu ya" ucap seseorang yang membuat mereka semua menoleh ke sumbur suara.


__ADS_2