Duniaku

Duniaku
60


__ADS_3

Devan semakin kesini dia binggung dengan tujusn beliz, beliz seolah ditelan bumi... beliz tidak kembali mengacau didepan wartawan, permainan beliz tidak bisa dijangkau oleh devan, devan juga tidak peduli dengan anak dan cucunya seolah mencari perhatian poblik ,mereka terang terangan mengatakan apa pun yang membuat mereka senang, devan serasa menghidupi sampah yang tak tau tempatnya,devan memang sengaja tidak menampilkan dirinya \sekedar berkomentar tentang ucapan beliz di youtub nya, devan terus mencari celah kelemahan beliz, sampai akhirnya dia menemukan sesuatu yang membuatnya percaya, bahwa salah satu ucapan cucunya ada yang tidak benar.


"panggil para wartawan, aku akan mengungkapkan sesuatu yang menarik" ucap devan kepada asistennya


"baik"


setelah semuanya telah siap, davin dengan tampang dibuat seramah mungkin didepan banyaknya camera yang meliput ucapannya


"sebenarnya, alex... maaf maksudku beliz" ucap devan yang ingat nama alex sudah tidak ada di keluarga alexsabetz

__ADS_1


"dia terlalu mengarang cerita, ibu dia memang melakukan hubungan intim dengan orang yang gak jelas siapanya, sebagai ayah vivian \ibu beliz saya mengurung anak saya, semata mata demi kebaikkannya,saya tidak ingin anak saya dicemooh oleh orang², dia lebih baik didalam rumah tanpa mendengar ucapan kasar yang dapat menyakiti hatinya, ayah mana yang tidak sakit melihat anaknya disakiti oleh orang lain?!!!!! saya juga sakit hati beliz mengtakan semua itu kepada saya!, padahal saya berusaha sebaik mungkin agar beliz bisa lebih pintar dari pada anak yang lainnya, tapi apa timbal balik yang dia berikan kepada saya?! hanya sebuah cemooh dan hinaan , jika kisah cinta anak perempuan saya seperti yang diucapkan beliz, tolong berikan surat TES DNA, bahwa ayahmu...." ucap devan yang jelas dikalimat terakhirnya ditujukan oleh beliz


"bahwa ayahmu ... menemukan kamu dan ibumu, maka suruhlah ayahmu untuk segera mempersunting ibumu, jika kamu beliz!!.. bisa membuktikan itu, maka ucapan mu benar... tapi jika ucapan mu salah... semua dari awal kamu muncul di media sosial itu hanua pantsos!" lanjut devan diselangi dengan senyum biadapnya


"akhirnya tua bangka itu memulai juga, jadi tidak sabar siapa yang pantsos" ucap beliz yang melihat kabar live di layar iped nya, dia menguggah foto ibunya dan ayahnya yang sudah ijab qobul dengan pakean resmi pernikahan dan surat DNA yang dia foto setelah diberikan briyan kepadanya saat itu, dia memposting 2foto tersebut diakun instagram pribadinya, belum genap 5menit ke 2foto itu kembali gencar


"tuan muda, ini sudah jam 10pagi... mari berangkat" ucap diki yang menyempatkan diri menghampiri beliz, beliz segera keluar dengan gayanya yang cool


"curhat ?" saut remon yang mendengar curhatan alan

__ADS_1


"dasar kamfret" umpat alan sebal


"jalan kok kaya sifut" ucap diki yang sudah didekat alan, alena, elisa dan remon


"matamu yang sifut!!!! dari tadi kami juga nunggu kalian" umpat alan yang akhirnya melampiaskan emosinya kepada diki


" maaf kak " ucap beliz yang menatap alan, alan malah merasa bersalah karena dia terlalu meluapkan emosi, dia juga gak tau kenapa...dia mudah sekali emosi dari tadi banggun tidur dikagetin dengan teriakkan alena yang nyaring


"udah yuk turun" ajak alan yang berubah 180drajat menjadi kalem.

__ADS_1


"dasar muka dua" nyinyir remon pelan,saking pelannya hanya dia yang dengar.


__ADS_2