Duniaku

Duniaku
107


__ADS_3

malam itu beliz menceritakan semuanya, sebab kepergiannya yang terburu² itu....


jam 21.30 beliz berencana pulang ke rumah tomy, el masih kekeh tidak ingin beliz pergi.


"dek, mending tidur sini deh....dari pada tidur dirumah orang asing" ucap el yang membuat beliz jengah dengan kelakuan kakaknya


"kak... dia kakekku, tentu saja bukan orang asing, lagian besok adek juga ada janji sama nicolles" ucap beliz membuat diego yang dari tadi diem langsung bangkit, dia mengunci kamar hotelnya dan memasukkan kunci itu kesakunya.


"kalo begitu pergilah, kakak mau mandi" ucap el dengan senang melihat adiknya yang dijamin tidak akan bisa keluar karena kunci kamar mereka dibawa diego.


beliz segera menghampiri diego yang tiduran diranjang,beliz tidak bisa bayangkan jika mendapatkan omelan dari keluarga barunya,,,, itu pasti akan panjang.


"berikan kuncinya?" ucap beliz yang sudah didepan diego


"siapa nicolles?" diego bertanya sambil memejamkan matanya, dia tidak ingin mendengar jawaban kalo nicolles pacar beliz.

__ADS_1


"dia bersetatus seperti kak el " jawab beliz dengan sebal, sedangkan diego merasa lega mendengar jawaban dari beliz... toh jika beliz punya pacar, diego punya 1000 cara agar beliz tidak tahan lama dengan pacarnya


"ingat... ucapan ku saat itu, " ucap diego sambil duduk diranjangnya


"ucapan yang mana?" tanya beliz yang sebenarnya udah gak sabar untuk ngambil kunci dari tangan diego


"sini..." ucap diego sambil menarik tangan beliz untuk duduk didekatnya.. entah beliz orang nya penurut atau diego yang terlalu menarik dengan banyak tenaga sehingga beliz bisa duduk disampingnya.


Cup


baggggg


beliz yang udah sadar dengan cepat memberi bogem mentah kepada diego


"gila" umpat beliz sambil keluar dari kamar diego, diego hanya tersenyum mendengar umpatan² beliz yang ditujukan oleh nya,,,,

__ADS_1


"cek.... masih nyakitin juga hantamannya" batin diego yang kesakitan gara² dapat bogem dari beliz,walaupun menyakitkan asal itu dari beliz itu bukan masalah buatnya.


*makin kesini... akan banyak hal yang akan dia hadapi,,,, jika dia tidak meminta bantuan sedikitpun kepadaku, aku akan membuatnya meminta bantuan ku* batin diego yang tidak bisa untuk tidak ikut campur urusan beliz.


Sedangkan El yang habis mandi tidak menemukan keberadaan adiknya cukup kaget, karena dia berharap diego tidak menberikan kunci itu ke beliz.


"beliz mana?" tanya el berterus terang... walaupun diego atasannya ,tapi ketika diluar militer diego adalah temannya ,jadi beginilah cara bicara el jika diluar pekerjaan.


"kerumah kakeknya" jawab diego dengan santai.... seolah dia tidak merasa bersalah sedikitpun.


"kenapa kamu memberikan kuncinya????!!!!" ucap el yang sudah terlihat kesal.... padahal dia belum puas untuk bertemu adiknya, tapi sepertinya adik kecilnya tidak ingin berlama lama ditematnya.


" emmm... dia sepertinya punya janji dengan kakak baru nya,,,, jadi dia harus segera pulang" ucapan diogo sukses membuat diego tersulut api cemburu, el tidak akan pernah rela jika rasa perhatian beliz dibagi ke selain keluarga samuel.


"apa beliz menyebutkan nama kakaknya?" el berharap para kakak² beliz adalah perempuan, itu akan membuat el sedikit lega.

__ADS_1


" sepertinya dia seorang pria... kalo tidak salah beliz memanggilnya nicolles.... " jawab diego yang membuat el ingat, ketika beliz meminta izin untuk kembali kerumah kakeknya,beliz juga menyebut nama nicolles di akhir ucapannya.


__ADS_2