
Kini waktu yang ditunggu tunggu telah tiba acara resepsi pernikahan briyan dan vivian yang luar biasa megah nya disana briyan memerkenalkan kepada tamu undangan bahwa beliz adalah putri kandungnya, tapi sayangnya orang yang disebut briyan tak kunjung datang,dia masih sibuk dengan mekup yang diatur raisa dan serin pasalnya beliz yang banggunnya telat membuat dirinya juga telat berdandan, bagi beliz berdandan \gak itu gak ngaruh sama sekali, yang penting pakai bajunya rapi gitu aja tapi ,sayangnys tidak dengan saudara perempuannya yang cinta dengan kecantikkan,
"kak... adek ngantuk" ucap beliz yang merasa jengah
"bentar lagi selesai ok..." ucap serin dari tadi seperti itu
"" kak ini udah ke 24 kakak bilang kaya gitu"rengek beliz yang sudah mulai akrab dengan serlin dan raisa, raisa hanya tertawa melihat beliz yang dari tadi merengek untuk minta disudahi
"ok sekarang udah" ucap serin senang dengan hasil karyanya
__ADS_1
serin tidak menyangka akan mendapatkan adik yang super cantik ini
"yuk turun, dari tadi el dan al udah ribut telfon muluk...." ucap raisa yang sebel harus berkali kali mendapat omelan dari sikembar ini.
Sedangkan di tempat resepsi semuanya sedang menikmati acara dengan berbagai macam niat yang berbeda beda, ada yang memang berniat menghadiri undangan saja, ada yang berbiat untuk meminta kerja sama ,ada yang berniat ingin menjodohkan anaknya dengan orang² yang menurut mereka layak untuk anaknya
"calon besan... selamat ya" ucap vincen yang blak blakkan,dan itu membuat orang yang dengar menjadi kefo ingin tau lebih dalam, siapa yang akan jadi menantu dari vincen
"ada... tuh calon mantu mu disanan" ucap vincen yang menunjuk diego sedang asik birbincang dengan diki dan adam.
__ADS_1
"gimana bisa ada tamu gak diundang kaya kalian?" umpat briyan dengan muka tambah sebal,dia ingin melihat acara resepsi nya berjalan dengan sangat bagus tapi, melihat vincen saja sudah membuat moodnya hancur apalagi melihat diego, vivian ikut melihat orang yang ditunjuk vincen.
"ganteng... cocok dengan beliz" ucap vivian yang mencoba menggoda suaminya
"sayang.... apanya yang cocok low?mereka gak cocok sama sekali,,, lihat tuh, beliz kita tuh csntik bgt,,,,gak cocok ama dia" ucap briyan makin sebal sambil nunjuk beliz ,raisa,dan serin yang turun dari tangga, sontak semua mata memandang kearah ke3nya ,ozil orang pertama yang langsung menghampiri ke3nya, dia langsung menggandeng tangan istrinya... jelas dia gak mau istrinya dilirik oleh orang lain, begitu juga dengan al dan el yang segera menghampiri beliz, beliz menaruh tangan raisa agar menggandeng tangan al,dan beliz menerima uluran tangan el ,al mau gak mau harus menggandeng tangan raisa begitu juga dengan raisa yang sebenarnya ogah bergandengan tangan dengan al.
"dek... kamu cantik bgtttttttt" ucap el dengan senang , dia gak menyangka beliz bisa secantik ini,beliz memang cantik tanpa mek up tapi ketika beliz memaki mek up ada poin plus diwajahnya.
"kakak juga ganteng" jawab beliz sambil berjalan beriringan dengan El kearah vivian dan briyan,semua mata serasa terhipnotis melihat betapa cantiknya beliz semua mata memandang beliz seolah beliz adalah permata yang langka dan sangat terjaga ketat tak sembarangan orang bisa menyentuhnya.
__ADS_1
"pingin bgt kuambil mata mereka" umpat diego sebal melihat orang² memandang beliz dengan niat yang berbeda beda,dengan gerakan yang terkesan santai tapi cepat diego menghampiri beliz