Duniaku

Duniaku
97


__ADS_3

"terus bagaimana kamu tau, bahwa ibuku adalah anakmu?" beliz masih tidak percaya dengan ucapan pak tua itu,


cerita pak tua hampir sama dengan kejadian ibunya... bedanya pak tua ini saat menghamili neneknya dengan setatus beristri dan beranak begitu juga neneknya, sedangkan jika vivian saat itu masih seorang gadis begitu juga dengan briyan yang masih bujanggan ,tapi dia setia menunggu vivian yang tak kunjung ditemukan.


"aku mengunjungi nenekmu saat ibumu berusia 2th,dan aku dengan sedikit memaksa nenekmu mengatan yang sejujurnya,,,, siapa ayah dari ibumu itu,tapi nenekmu terlalu keras kepala,,,,dia tidak mengatakan yang sebenarnya, sampai akhirnya aku terpaksa menculik ibumu selama 1jam, untuk mengambil sempel darah dari ibumu,,, setelah dicocokkan,,, ibumu benar² anakku" ucap pak tua itu sambil memberikan HP nya yang memperlihatkan foto kertas hasil leb DNA


"kakekmu juga sempat curiga dengan ibumu... dia takut ibumu bukan anaknya... dengan cepat aku mengganti sempel darah kakekmu dengan darahku... dengan begitu aku berharap nenekmu bisa memberikan ku izin untuk bertemu dengan putriku sendiri, tapi...semua nya tidak sama dengan harapanku,,, nenekmu tidak memberikan izin sama sekali,,, aku juga tidak mungkin mondar mandir tiap hari, dari negara B ke negara M ....dan akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke negara B, aku melihat ibumu sangat bahagia dengan nenek dan kakekmu... itu sudah cukup membuatku ikhlas melepaskan ibumu"


"jadi begitu... lantas kenapa kamu membunuh nenekku?" ucap beliz yang masih mengganjal dihatinya


dia belum bisa percaya begitu saja dengan orang asing, walaupun orang itu adalah kakeknya.


"berikan nomormu...akan ku kirimkan bagaimana nenekmu meninggal" ucap pak tua itu


Beliz memberikan nomor HP nya, beliz fikir... mungkin ada baiknya jika seperti ini.

__ADS_1


"namaku tomy anderson, ibu mu dan kamu juga bermarga anderson.... ingat itu" ucap tomy sambil berjalan untuk pergi


"tunggu.... " triak beliz yang menghentikan langkah tomy, tomy pun memutar tubuhnya agar bisa menghadap beliz


"jika kamu memang kakek ku... bisakah kamu memberi keterangan jelas ,sebab penyerangan ini?dan jika kamu akan pulang bawalah aku kerumah mu 1hari saja ?" ucap beliz yang membuat tomy tersenyum senang


"kalo begitu... mari pulang ke rumah ku" ucap tomy dengan senang


mereka ber2 berjalan beriringan,itu cukup membuat teman² mereka merasa sesuatu telah terjadi diantara ke2 nya.


"mari pulang" ajak tomy kepada rekan²nya


"aku akan ke negara B... mungkin 1hari, katakan kepada kak ozil untuk putar balik,,,," ucap beliz yang segera naik ke helly kakeknya.


"tuan muda,,, biarkan saya ikut serta dengan anda" zoy tidak ingin beliz kenapa napa,itu sebabnya dia ingin mengikuti beliz.

__ADS_1


" tidak.... " jawab beliz tanpa menoleh ke zoy


zoy sedikit takut kalo beliz kenapa napa... tpi dia juga tidak bisa meoanggar ucapan beliz begitu saja


"jadi..??"


ucap beliz yang meminta penjelasan kepada tomy,ketika dia sudah duduk di samping tomy.


"nak... bukankah tempatmu sangat menggiyurkan? semua orang yang sudah tua seperti kami, sangat butuh tempat yang tenang seperti tematmu ini,jauh dari kebisingan kota ini tempat yang sangat luar biasa"


ucap tomy dengan jujur


"kalo seperti itu yang kamu mau, kenapa tidak tinggal dihutan hantu dinegara kalian saja?" ucap beliz yang membuat tomy tersenyum , entah kenapa setiap mendengar ucapan beliz, dia merasa senang.


"kamu begitu jahat terhadap kakekmu nak" ucap tomy sambil mengelus kepala beliz

__ADS_1


"kamu lebih jahat, dengan tega menyerang markasku....ck kakek macam apa ini?"


"itu akibat terpaksa,,,, siapa suruh tidak memperdulikan surat yang selalu kukirimkan"


__ADS_2