
Sesuai rencana beliz pergi kekampus dengan nicolles, beliz duduk santai dimotor nicolles.... dia merasa baru pertama kalinya dia ada siboncengan orang lain, biasanya dia akan membawa mobil\ motor sendiri, hal seperti ini sangat jarang dia rasakan, tapi mau bagimana lagi... keluarganya tidak mengizinkannya memakai kendaraan sendiri, jadi mau gak mau dia harus ikut motor nicolles.
"yuk turun"
ucap nicolles ketika mereka sampai di kampus yang elit dinegara B ini, beliz segera turun dari motor nicolles, matanya memandang kesetiap sudut tatapan ini bukan tatapan kagum,tapi tatapan menyelidiki jelas bgt kalo beliz ikut kekampus nicolles dengan niat tertentu.
"maaf... hanya anak kampus yang bisa masuk kampus" ucap seseorang yang menghampiri nicolles dan beliz, dengan santai beliz menunjukkan sebuah pesan dilayar hp nya kepada sang penjag\ keamanan di kampus.
"maaf... saya tidak tau, bahwa anda tamu dari dekan kelfin" ucap sang penjaga kampus dengan sopan
Sedangkan nicolles sedikit menggagumi kemampuan adiknya yang ternyata bisa masuk kampusnya dengan mudah, padahal kampus mereka cukup ketat & elit... itu sangat susah untuk orang luar masuk sembarangan.
"emmm" jawab beliz sambil menggandeng tangan kakaknya untuk segera beralih tempat, dia sedikit tidak nyaman dengan lokasi yang terlalu terlihat oleh banyak orang.
"dek... kamu punya hubungan apa dengan dekan kelfin?" tanya nicolles
nicolles sebenarnya cukup tau ,bahwa jaringan kenalan beliz sangat luas, menginggat dia adalah pembisnis dari kecil,sudah sepatutnys banyak orang yang kenal kepadanya .
__ADS_1
"mau kuantar?" tawar nicolles
beliz hanya menggelengkan kepalanya,karena tujuannya bukan untuk menemui dekan kelfin, melainkan bertemu dengan salah satu mahasiswa yang kebetulan satu kelas dengan nicolles.
"aku ingin ikut kekelasmu terlebih dahulu" jawab beliz sambil menyunggingkan senyum, beliz tau bahwa nicolles mencurigai sikapnya, tapi beliz juga tidak ingin dinegara B terlalu lama,,,, dia ingin segera menyelesaikan permasalahannya disini dan segera kembali.
"oke..."
jawab nicolles sambil mengusap rambut beliz dengan lembut
mungkin ini alasan keluarganya menyuruh beliz untuk menggunakan masker, ternyata disini banyak sekali penggemar beliz, mulai dari cesing hp mereka yang didisain foto beliz, jaket,sepatu, dan kaos yang terukir nama beliz\ grup bend Duniaku... beliz melihat itu sedikit kurang percaya, bagaimana dia bisa punya penggemar sebanyak itu? Sedangkan dia hanya beberapa kali saja terlihat dilayar youtub nya...
"maaf... gak menerima sanjungan" ucap nicolles sambil memegang tangan beliz dengan erat
3pemuda itu semakin mendekat kearah beliz dan nicolles, pemuda yang dari awal berkata dengan santai nya kembali tersenyum mengejek kearah nicolles.
"kamu... gak akan bisa melepas masa lajangmu, selama masih ada aku" ucap nya penuh senyum kepuasaan
__ADS_1
mata beliz memandang sekeliling, dia sedikit terkejut melihat banyaknya mahasiswa yang menatap kearahnya lebih tepatnya ke nicolles dan pemuda didepannya, tidak ada suara apapun dari setiap sudut, seolah merwka semua sedang melihat dan mendengarkan celonteh pemuda didepan beliz ini.
"ohhhhhh.... aku tau, kenapa kamu bilang ke kak nicolles kaya gitu"ucap beliz dengan suara yang dia buat seperti anak kecil.
" kamu suka ama kak nicolles kan....?? makanya kamu bilang seperti itu..." lanjut beliz tanpa menunggu ucapan pemuda didepannya, sedangkan ke2 rekan pemuda tsb sudah menahan tawa mereka gara² mendengar celontehan beliz
"kau gila.." ucap pemuda tsb yang langsung dipotong oleh beliz
"wuahhhhh kak.... kayak nya daya tarikmu tinggi bgt, sampai² cowok aja bisa tertarik kepadamu apalagi para cewek" ucap beliz yang tersenyum penuh arti, beda dengan nicolles yang seperti orang cengoh...
jelas nicolles cengoh, sifat beliz yang terkesan datar tiba² berubah seperti anak kecil yang terlihat polos yang penuh energi.
"yuhuuuuuuuuu penggumuman ada pasangan baruuuuu" triak beliz yang disambut dengan tepuk tangan yang meraih
"APA.... TEPUK²!!!!!!!! DIAMMMMMMMMMMM!!!!!
BUBAR KALIANNNN!!!!!!"
__ADS_1