Duniaku

Duniaku
84


__ADS_3

Sesuai intruksi beliz, hugo sekarang ada didepan puluhan orang.


"pagi semua" ucap hugo dengan sebal


"pagi..." jawab mereka kompak, mereka semua adalah maba dari jurusan militer, terlihat dari wajah mereka yang masih ada rasa takut dan terlihat tidak PD


"kenapa kamu ...? bukan kah dosennya tuan muda?" ucap seseorang yang membuat semua orang menoleh ke sumber bicara


*kamfret!!!! kenapa ada diki disini???!!* gumam hugo yang tidak menyangka salah satu anak didiknya adalah rekannya


"perkenalkan nama saya hugo, saya bukan dosen...saya hanya menggantikan tuan muda saya yang menjadi guru pembimbing kalian dikelas ini, kebetulan tuan muda sedang sibuk mungkin sampai malam,,, jadi beliau tidak bisa hadir hari ini" ucap hugo yang masih mencoba tenang


*Apa tuan muda tidak pintar pilih orang??!!! kenapa harus hugo? luve mungkin akan lebih cocok ...karena dia sudah berumur matang, tapi hugo? dia seumuranku.... yang masih banyak kata naif yang akan dia ucapkan nantinya.*batin diki yang menatap hugo dari kejauhan


Sebenarnya hugo cukup terkejut melihat kampus yang mempunyai jurusan militer, setau dia pasukan militer hsnya duduk dibangku sampai sekolah menengah saja, dan setelah itu mereka harus masuk seleksi militer.... jadi secara pemikirannya tidak ada sekolah militer,,,,kecuali pemula militer itu sendiri.


*mungkin beda negara... befa program* batin hugo

__ADS_1


Jam 19.00 beliz baru pulang dari perusahaan, dia dikagetkan dengan kedatangan zoy ,luxe,lumo, luwe,luve ,hugo,remon dan diki


"tuan muda.." ucap mereka ketika beliz,vian dan hans datang


"masuk" ajak beliz untuk masuk ke penthousenya


"besok malam adalah puncak dari berbagai mafia pasti ada disana" ucap beliz yang memulai obrolannya


" perhatikan.. benda apa saja yang akan dilelang besok malam,,,hans dan vian itu tugas kalian "


"baik tuan muda" jawab ke2nya kompak


"Serahkan padaku"


"diki... kau cukup perhatian pamanmu,,, jangan gegabah dalam bertindak,,,, tetap ikuti intruksi dari ku,,,,"


"baik tuan muda"

__ADS_1


"kalian ber5 akan bersama ku, disana pasti banyak pasukan militer yang menyamar... perhatian siapa incaran mereka, pastikan tidak ada hubungan dengan kita"


"baik tuan muda" ucap ke5nya kompak....


"tuan muda,,, sebenarnya tadi pagi... aku sudah menemukan beberapa mafia yang diundang diacara pelelangan... salah satunya,tuan ozil" ucap remon yang sebenarnya masih ada yang mengganjal,,,tapi dia ragu mengatakan nya.


"lanjutkan"


"aku fikir undangan ini pasti menggundang para ketua mafia... bukan kah ini kesempatan buat kita?"


"kau benar... tapi, ada beberapa mafia yang tidak menonjolkan diri... kita harus waspada ini sedikit bahaya" ucap beliz mencoba menginggatkan rekannya


"tuan muda... apa tidak sebaiknya...kita menambah beberapa orang lagi?" tanya zoy yang sedikit gugup, dia tidak takut jika dirinya terluka tapi,dia takut kalo sampai terjadi sesuatu terhadap beliz, apalagi melihat tampilan beliz sekarang... membuat siapapun ingin melindungi adik kecil mereka yang seperti kelinci .


"misi kita hanya menangkap danur dan rekan mafianya... dan ada untungnya jika kita dapat mengetahui daftar mafia lainnya... itu akan memudahkan kita menangkap mereka tanpa buru buru, kita harus punya perhitungan sendiri untuk menangkap yang lainnya... selama itu keluar dari jalur hukum.... kita brantas semuanya,tapi jika itu hanya untuk melindungi milik mereka ...itu bukan hak kita


bisa dimengerti?"

__ADS_1


"mengerti tuan" jawab mereka kompak


__ADS_2