Duniaku

Duniaku
28


__ADS_3

" wajah kalian cukup mirip" ucap beliz yang menatap diki dan adam yang masih berjabat tangan, beliz langsung berjalan meninggalkan mereka... beliz sudah tidak sabar ingin milihat momynya.


Sedangkan diposisi adam dan diki ke2nya sedikit canggung


"jangan terlalu diambil hati, hanya sekedar mirip saja" ucap diki yang kemudian menyusul beliz


" benar² aneh... kenapa hatiku merasa hangat bersama bocah tadi" gumam adam yang masih mematung ditempatnya


"paman... mari masuk" ucap el yang merasa ada keganjelan ketika beliz mengatakn itu


" tunggu tuan muda, boleh saya bertanya sebentar" tanya adam yang penasaran mendadak


"tentu... mari kita bicara ditaman" ucap el yang disetujui oleh adam


"jadi apa yang ingin paman tanyakan?" tanya el ketika mereka sudah ada ditaman


"siapa diki itu sebenarnya?" tanya adam yang tidak basa basi


" dia supir pribadi adiku 4th ini, dia juga anak panti yang tidak tau siapa orang tuanya... yang aku tau hanya itu,,, ketika mencari data² adiku dan orang² terdekat beliz" jawab el yang semakin membuat adam berkecamuk sendiri didalam hatinya.

__ADS_1


" terimakasih atas informasinya tuan" ucap adam yang hendak pergi...tpi di tahan oleh suara el yang menawarkan seuatu


" aku akan membantumu untuk memastikan apakah diki anakmu \bukan... bukankah itu yang kamu butuhkan saat ini?" ucap el yang bisa tau apa yang ada difikiran adam.... sekali tebak... langsung kena.


"anda seriyus tuan muda?" tanya adam tidak percaya, el akan membantunya


"iya..." jawab el yang langsung pergi begitu saja


Sedangkan beliz sedang berhadapan dengan ke2 orang tuanya...


"jadi... apakah sudah diputuskan pernikahan kalian?" tanya beliz


" kenapa lama sekali....????!!! bagaimana kalo nanti malam ijab qobulnya dan 6hari lagi baru resepsinya?" tawar beliz yang sudah tidak sabar.... dia ingin segera punya adik... jika menunggu 1minggu itu akan mengganggu pekerjaannya yang sudah ditata dengan sempurna didalam otaknya


" belizzzzzz.... kenapa kamu makin aneh sihhhh????!! udah deh ijabnya sekalian 1menggu besok" ucap vivian yang menolak permintaan anaknya


" kalo begitu pilihlah ijab sekarang trus respsi 6hari kemudian \ malam ini ijab + resepsi sekalian?" ucap beliz yang membuat briyan semakin menggembangkan senyumnya


*benar² susah kalo ngomong sama pembisnis ... pernikahan orang tuanya aja bisa di tawar* batin diki yang berdiri disamping alex

__ADS_1


" ok ... ok... momy akan ijab nanti malam, dan resepsi 1minggu lagi" ucap vivian yang merasa kalah jika berhadapan dengan beliz


"tuan" ucap adam yang baru datang


"kebetulan sekali, tolong siapkan acara ijab qobul nanti malam... aku dan vivian akan mengambil buku nikah dan mempersiapkan gaun pengantin , kau urus sisanya" ucap briyan yang segera menarik tangan vivian, tpi itu di hentikan oleh beliz


" pertama aku harus tegaskan kepada dedy... jangan mengundang selain keluarga, ke2 hanya cameramen yang kubawa yang boleh mengambil foto, dan foto dilarang publikasi... foto di ijab qobul hanya boleh dipajang dikamar tidak boleh selain kamar" ucap alex kemudian membisikan sesuatu ketelinga briyan


" aku akan menggunakan gaun, jadi pastikan semua aman" bisik beliz yang tidak henti²nya membuat briyan terkejut


"tentu,,,, aku pergi dulu" ucap briyan yang segera pergi ke kantor sipil


"kak... dimana kamarku?" tanya beliz kepada el yang dari awal hanya diam mematung saja


" yuk ku antar,,, paman kau bisa mengajak diki untuk beristirahat di kamar itu" ucap el yang menunjuk kamar peristirahatan para bawahan


" baik tuan muda" jawab adam yang mengajak diki masuk kamar


"taraaaaaaaaaa ini kamar kamu" ucap el sambil membuka kamar yang sudah di isi lengkap dengan kebutuhan beliz...itu semua pakean yang dipilih Al dan el untuk beliz... begitu juga dengan dekor kamar yang terkesan elegan

__ADS_1


"trimakasih" ucap beliz sambil melihat lihat


__ADS_2