
jam 01.00mereka sudah dibandara negara A , al dan raisa juga sudah disana mereka menmput Beliz ,sebelum ke bandara seperti biasa al akan adu omong dengan raisa yang ngotot pingin ikut menjemput beliz kebandara
~flasblck~
"kat tante tuan muda beliz akan pulang jam 01.00" ucap raisa ketika melihat al yang turun dari kamarnya untuk menjemput beliz, al tidak mengubris ucapan raisa dia tau apa tujuan raisa
"al ikuuuuuuuuut" triak raisa yang langsung menghadang jalan al
"gak! "
saut al sebal, dia harus cepat menjemput beliz sebelum didahului oleh el.
"aku bakal triak kalo kamu mau perko*a aku" ancam raisa yang mendapat respon oleh al
"ya udah, kalo gitu aku per*sa beneran sekalian, biar semua orang tau wek" jawab al yang tidak sesuai harapan raisa,
__ADS_1
"kok gitu sih,,,,au ah... pokoknya aku ikut menjemput tuan muda" ucap raisa yang merebut kunci mobil al dari genggaman al, raisa langsung lari keluar rumah dan segera masuk ke mobil al
al hanya pasrah melihat kekonyolan raisa
"kamu fikir aku sopirmu?!!!!" ucap al yang melihat raisa duduk dibangku belakang , raisa fikir nanti beliz juga dibangku belakang karena lebih leuas jadi dia putuskan untuk duduk dibelakan
"bawel bgt dah jadi orang, tinggal jalan kok susah" ucap raisa sambil melempar kunci mobil ke al
~fles blck of~
"kak..." ucap beliz yang masuk jok depan sambil al, beliz mencium tangan al (salim)
"kok tadi gak turun? " ucap beliz yang saat dia baru turun dari pesawat dapat chat dari al, bahwa al menunggu di dalam mobil, belis terpaksa sewa orang² buat mengangkat barang barang nya
"tuh ada orang yang ikut,tpi malu buat ikut turun" ucap al yang nunjuk kebelakang, sepontan beliz noleh ke belakang dan mendapati raisa yang membenarkan penempatan barang barang beliz yang ditaruh asal
__ADS_1
"maaf" ucap beliz yang membuat raisa menghentikan kegiatannya, raisa tidak percaya orang sehebat Beliz meminta maaf kepadanya
"hay kamu gak apa apakan" lanjut beliz yang menggoyang goyangkan tanganya kearah wajah raisa,dan itu tidak medapat respon apapun dari raisa sedangkan al sudah tertawa melihat tingkah bodoh raisa, al juga tidak lupa mengambil foto raisa dengan expresi anehnya
"hay... kamu gak apa apakan.?" tanya beliz yang sudah menyentuh ubun ubun raisa,dan saat itu raisa baru sadar
"iya gak papa" ucapnya tersenyum senang, apalagi tau kepalanya dielus beliz, setelah melihat reaksi raisa beliz keposisi semulanya
"kak banggunin adek kalo udah sampai" ucap beliz sambil memejamkan matanya
"ok" jawab al yang mulai menghidupkan mesinnya
"gila.... tuan muda kalo dia tidur bisa seimut ini" ucap raisa pelan ,mata raisa tidak bisa lepas untuk mendekat kejok depan demi melihat wajah beliz
"benar² hama " ucap al yang merasa terganggu dengan setiap ocehhan raisa, walaupun ucapan raisa pelan tpi itu masih terdengar Di telinga al yang tajam.
__ADS_1
Sedangkan disatu sisi el sedang mengumpat sebal dengan al, dia yang mendapat pesan dari beliz untuk menjemput beliz dibandara,el berniat mandi dulu sebelum menjemput beliz.... tpi ternyata al duluan yang menjemput beliz, al sengaja mengirim pesan kepada el, bahwa di sudah dibandara