Duniaku

Duniaku
33


__ADS_3

"ck....komentar yang cukup gila" ucap diki yang melirik ke tablet yang dibawa elisa


" begitulah penggemar, mereka memang selalu dibuat gila oleh idolanya" jawab elisa yang masih fokus ke tablet


"apa kamu juga punya idola ?"


tanya elisa yang melirik ke diki


"tentu... idolaku dulu sampai sekarang adalah tuan muda" jawab diki dengan bangga


"ya... tuan muda punya karisma sendiri, daya tariknya juga kuat, dari cara berjalan, tersenyum, ketegassan, cerdas, putih, tinggi pula wuahhhhh paket lengkap semuanya di...." ucap elisa yang belum menyelesaikan ucappanya tpi, sudah dibungkam dengan tangan diki


"khusus kamu... gak boleh memuji orang lain, jangan sebut nama cowok lain, sekalipun tuan muda, nyebut cowok lain aja gak boleh... apalagi ngelirik cowok lain " ucap diki yang merasa tidak suka elisa menggagumi cowok


" tpi,tuan muda bukan cowok" bisik elisa lirih ke telinga diki, sontak diki langsung menoleh ke elisa,,, elisa yang belum menarik wajahnya tiba² bibirnya udah mendarat setengah bibir diki, dengan cepat elisa menarik kepalanya


" itu cuman pertamaku dan kamu menodainya " ucap diki yang membuat elisa tambah kaget, elisa pikir diki yang tampan ini sudah sering gonta ganti pacar, ternyata.., ciuman aja gak pernah apalagi pacaran

__ADS_1


"itu ....itu...juga,,,,, ciuman pertama ku" jawab elisa yang menundukkan kepalanya, dia merutuki kebodohanya untuk kali ini, padahal dia sudah hafal diki adalah sopir yang tajam dengan penglihatannya dan mulutnya... tpi kenapa dia bisa²nya melakukan hal bodoh ..


"aku tidak peduli, kamu harus bertanggung jawab" ucap diki yang masih berexpresi datar


"tanggung jawab apa?!!!! itu tadi cuma nempel doang" ucap elisa yang mulai greget dengan tingkah diki, yang seolah² dikilah yang menjadi korban


"oh... jadi kamu mengharapnya gak cuma nempel doang?" ucap diki yang membuat elisa tambah binggung mau jawab apa


"gak gitu gitu juga.... cuma .."


"jangan salah faham," ucao elisa yang semakin menundukkan kepalanya deg deg deg deg


detak jantung elisa dari awal sudah gak bisa di ajak kompromi


"gak akan salah faham" ucap diki sambil mengelus kepala elisa seketika elisa menoleh ke arah diki yang sedang mengelus puncak kepalanya, itu menambah ritme jantung elisa yang gak normal


"cekrek"

__ADS_1


remon yang masuk keeuan privat itu mengambil gambar mereka yang cukup mesra menurut remon


"wow... es kutub sudah cair" ucap remon yang langsung mendapat lemparan bantal dari diki


"braaaakkkk" lemparan diki tepat kemuka remon


"apa yang kalian lakukan? " tanya beliz yang baru masuk keruangan itu untuk istirahat sejenak... dia cukup lelah setelah bernyanyi


"tuan muda... aku hanya memergoki diki yang sedang pacaran dengan elisa... dan dia dengan tega melempariku dengan bantal sofa" remon mengadu layaknya anak kecil, dia memang 1kelakuan dengan vian .


"kamu cemburu melihat mereka pacaran?" tanya alena yang ikut duduk disamping beliz


"tentu saja tidakkkk... aku sudah punya pacar dan kami akan menikah 1th lagi" ucap remon yang membuat diki dan beliz memutar matanya jengah dengan ucapan remon yang tidak bisa dipercaya, karena diki dan beliz tau... remon adalah seorang playboy legen


"jadi kamu akan menikah?" tanya beliz yang melihat kearah remon, sontak remon memamerkan senyum kuda


" tuan muda... semua orang pasti akan menikah, cuman belum bisa ditentukan kapan dan dengan siapa kita menikah nanti" jawab remon yang mulai ngeles lagi

__ADS_1


__ADS_2