Duniaku

Duniaku
64


__ADS_3

Devan mengumpulkan anaknya dan menantunya diruang tamu


"ded...adapa mengumpulkan kami?" tanya boim dengan malas,dia sedang asik keluar buat main disalah satu kamar hotel milik devan


"Dengarkan dedy, ini menyangkut nyawa dan harta kita" ucap devan yang membuat anak dan menantunya penasaran, apa yang akan dilakukan dedynya,... tadi pagi baru saja mereka mendapatkan kabar baik ketika devan mulai angkat bicara tentang Beliz, tpi belum sampai 2jam ucapan devan membuat sial seluruh rumah.

__ADS_1


"kita akan adakan jumpa pers ,disana kita akan mengakui setiap tindakan buruk kita terhadap vivian" lanjut devan yang membuat semuanya kaget mereka merasa ini suatu tindakkan yang mencoreng nama baik mereka,devan tau jika anak²nya akan menolak semua ini,tpi jika ini tidak dilakukan,,,,, ini sangat mengancam kehidupan keluarga alexsabetz,devan tidak bisa memikirkan cara lain selain mengiyakan kemauan beliz.


"ded.... kenapa harus begini?! ini sangat memalukan sebenarnya penyebabnya apa ?!sampai mengancam nyawa dan harta kita" ucap mex yang binggung harus bagaimana, dia takut semua orang mengcamnya sebagai pria brengsek, walau kenyataanya memang seperti itu...


"benar ded, lagian cuman ama bucah kaya dia, apa sih yang dedy takutin?" sambung sintia yang tidak sudi mengakui semua kesalahannya terhadap vivian, yang sudah sering dia hina dan siksa ketika beliz keluar kota.

__ADS_1


"Tretan dia .... bukan tandingan beliz dibidang bisnis, jika beliz mau menghancurkan perusahaan alexsabetz, sudah dari awal dia akan melakukan itu,,,, dia adalah monster didalam pembisnis, dan cucu tretan sangat menyukai beliz, itu semakin tidak bisa untuk meminta bantuan kepada tretan" jawab devan yang ingat bagaimana cucu tretan minta dijodohkan dengan beliz.


"bukankah dedy punya 1rahasia beliz yang tidak diketahui semua orang?! tinggal gunakan rahasia itu.... bukankah lebih berguna?" mex ingat bahwa devan pernah mengatakan hal ini,devan bukannya dapat pencerahan tpi tekanan setres yang tinggi,


*jika semua orang tau bahwa beliz adalah seorang perempuan aku semakin dicemooh * batin devan yang ingat bahwa rahasia beliz hanya itu yang dia tau.

__ADS_1


"ded,,,, jika ini memang menyangkut nyawa dan harta kita, kita jawab saja sejujur jujurnya saja...aku tidak ingin melihat pembunuhan dimataku dan aku tidak bisa hidup miskin, karena dari aku lahir, aku sudah terbiasa dimanjakan dedy dengan kekayaan dedy, jadi dedy mari kita adakan jumpa pers dengan sangat jujur termasuk rahasia beliz yang dedy tau, kita bicarakan dengan rendah hati... agar pandangan semua orang tau, bahwa kita minta maaf dengan tulus" ucap boim yang membuat Devan sangat bangga dengan anak pertamanya, sedangkan yang lain hanya menyetujui dengan terpaksa ,yang diucapkan boim ada benar nya


"ded....sebenarnya aku pernah iri terhadap beliz, dia didik menjadi sangat pintar olehmu,,,,tpi kenapa denganku dan mex tidak? bukankah kita bisa kaya karena pintar ded? kami tidak tau jika dedy sudah tidak ada,,,, aku merasa tidak sanggup meneruskan perusahaan, aku pernah mencoba mengurus perusahaan dihari pertama, aku hampir gila karena tidak tau apa² dan aku memutuskan hanya berfoya foya, agar dedy kembali mengambil alih perusahaan,,, dan disamping itu aku sangat berharap dedy juga mengajariku,,,, ded,aku tidak ingin bodoh" ucap boim yang bersimpuh dikaki devan, dia menangis ....boim mengakui apa yang dia rasakan, beda dengan mex yang menganggap kelakuan kakaknya sangat lebay


__ADS_2