Duniaku

Duniaku
110


__ADS_3

"kak.... bantuin adek" triak beliz disela sela tawanya


para kakak baru bliz merasa bahagia mendengar panggilan beliz, sontak saja mereka bar 3 bersatu membantu


"apa apaan ini... curang" ucap tomy yang sudah tak berdaya karena ke2 tanganya dipegang oleh jecson sedangkan kaki kanan di pegang oleh nicolles dan kaki kiri dipegang oleh setiv, posisi tomy yang tiduran membuat beliz dengan senyum penuh kemenangan


" wahai para penghuni rumah yang punya dendam dengan pria tua ini, kami selaku cucunya akan membalaskan dendam kalian semua hahahaha(tertawa sok jahat)"


ucapan beliz sangat jelas membuat semuanya tertawa apalagi dengan cara bicara beliz yang biasanya dingin, mendadak menjadi aktor itu jelas lucu dimata mereka


"dendamku sangat banyak kepadanya... kalo begitu tolong segera balaskan hahahaha" ucap tailer sambil menyeruput teh nya


"siap om ku tersayang" jawab beliz yang langsung meluncurkan asksinya untuk mengglitik kakenya, ini benar² moment langka dirumah anderson.... mereka tidak pernah merasakan pagi yang begitu sebahagia ini.

__ADS_1


angel tak pernah melepaskan pandangannya dari beliz yang membuat paginya terasa beda dari pagi biasanya.


"mom... apa beliz tidak bisa disini saja?, dia benar² membuat suasana rumah semakin hangat" ucap angel yang tidak bisa menyembunyikan senyumnya itu.


renata juga mengingginkan apa yang di inginkan angel hanya saja, dia belum tau betul sifat asli beliz,... dia takut jika menekan beliz... itu akan membuat beliz semakin ingin secepatnya pergi dari keluarga anderson, jadi hanya dengan begini beliz akan ada disini untuk sementara.


"momy juga pinginnya begitu... tapi kita tidak dapat memaksanya" jawab renata yang tidak berhenti untuk merekam tingkah suami xan ke4 cucu cucunya.


" bagaimana kalo kita buat beliz kuliah aja sama nicolles, dengan begitu beliz akan disini terus?" tawar tailer yang mendengar ucapan istri dan momynya, tailer juga akan senang jika beliz mau tinggal dikeluarga anderson,,, apalagi dia juga sangat mengingginkan punya anak perempuan, itu semakin mendukung tiler ingin beliz tinggal dikediaman anderson.


"oke ...mom"


setelah merasa lelah, beliz dan yang lain menghentikan permainannya mereka sudah ber pindah tempat, lebih tepatnya diruang makan.

__ADS_1


"sangat bersyukur bukan kamu yang memasak" ucap nicolles setelah melihat hidangan yang tersaji di meja makan.


"kenapa emangnya?" tanya beliz sedikit penasaran


"tentu saja .... karena makanan mu tidak enak" jawab tomy yang langsung mendapat plototan dari beliz


ini pertama kalinya beliz mendengar makanannya tidak enak, dia belum pernah mendengar masakkannya tidak enak, bahkan banyak orang yang memuji masakkanya terkadang mereka sampai minta tambah.


"benarkah masakan adek gak enak?" tanya beliz dengan tampang polosnya dan itu sangat terlihat imut dimata mereka semua


"tentu saja_ seandainya kemaren kami tidak kelaparan dan bahan makanan dikulkas tidak kamu habiskan ,,, mungkin kami lebih baik menyuruh para maid memasak hidangan yang lain" jawab tomy yang membuat beliz sedikit tidak percaya dan ada perasaan cemas


jelas dia cemas, karena dia fikir makanan yang dia buat selalu banjir komentar positif, danyang sangat membuatnya cemas adalah dulu ibunya lah yang hampir tiap hari makan masakkanya....

__ADS_1


*jika hidangan kemaren yidak enek... lantas bagimana dengan masakkanku ketika aku masoh kecil?* batin beliz yang membuat dia bertekad akan mrmperbaiki setiap citra easa setiap hidangan yang akan dia buat


__ADS_2