
Adam sedikit merenung.... dia diam sambil mengelus elus kepala istrinya yang bersandar di pahanya
*taktik apa yang akan dibuat tuan muda.... aku belum terlalu kenal dengan sosok tuan muda, yang hanya terbesit dibenakku,,, dia bisa dipercaya* batin adam sambil menerka nerka sosok beliz dia ingin mempercayakan anak nya kepada beliz
Dikeluarga samuel sedang dihebohkan dengan manusia mini dikeluarga samuel... karena tinggi badan keluarga samuel paling kecil cuma vivian yang tingginya cuma163cm, sedangkan sikembar tingginya juga sama 187cm ,beliz 180, & briyan 186 sedangkan sosok ini hanya punya tinggi badan 148cm
"kenapa yang datang kamu? kak serlin dan sasa mana?" tanya al yang melihat raisa bahtara adik ozil bahtara( suami serlin) sedang bercengkraman dengan vivian
" tauk" jawab raisa yang meneruskan obrolannya
" ni kurcaci emang minta dimaki maki " ucap al yang gedek dengan ucapan raisa yang sok cuwek
"emang ya.... kamu tuh banyak bac*t bgt, diyem bisa dong" saut raisa yang merasa terganggu dengan kedatangan al
"jawab dulu?!"
" 2hari lagi baru kesini, mereka masih menikmati liburan di negara M" jawab raisa berharap al sudah tidak mengganggu obrolannya dengan vivian
"oh pantes mereka nyuruh kamu kesini duluan,,, pasti kamu jadi beban mereka kan.... ck, dasar beban kak ozil" ucap al yang langsung membuat raisa mendatangi al dia sudah menyiapkan segala jurus untuk mengutuk al
__ADS_1
"Beban beban matamu yang beban, aku kesini tuh biar deket nonton konser °duniaku°di kafe .... sekalian daftar ngampus di sini, jadi dari pada aku kehotel mending disini, GRATIS!!!!!!" ucap raisa kalo udah sebel dia bakal ngomong tanpa henti
"pagi nyonya" sapa diki yang baru saja sampai dimasion keluarga samuel
"pagi diki" jawab vivian lembut , raisa dan al menoleh kesumber suara
"bu... b..bukanya itu, pacar asisten tuan muda beliz?" ucap raisa yang masih terdengar di telinga al
"tepat waktu" ucap beliz yang diatas sambil menarik koper mininya dan elisa membawa beberapa map sambil berjalan disamping beliz, mata raisa beralih menatap beliz yang menuruni tangga dengan rambut panjang yang dikucir asal,tpi itu terlihat hot dimata raisa saat ini. diki bergegas berlari untuk menggambil koper beliz, tpi beliz mencegah itu, karena diki sudah bukan supirnya lagi
"kamu antar elisa menggambil barangnya kita bertemu dibandara" ucap beliz yang disetujui oleh ke2nya, beliz harus minta izin dulu ama dedy &momy nya
"pergi kenegara x" jawab beliz dengan kesan cuwek tpi terlihat santai
"dia siapa?" tanya beliz yang melihat raisa yang ada didepan kakaknya
" pembantu baru" jawab al yang tidak mendapat respon dari raisa, raisa terlalu fokus menatap beliz yang ada didepan matanya,,,, vivian yang mendengar itu sudah ketawa yang sedikit dia tahan, dia tidak menyangka pesona anaknya mampu menarik perempuan
"mom... bilangin ke dedy adek pergi dulu" ucap beliz yang duduk disamping vivian
__ADS_1
"gak dedy izinin " ucap briyan yang keluar dari ruang kerjanya bersama dwngan el yqng habis membantu dedynya
"2hari ded, gak lama" ucap beliz sambil memasukkan roti kemulutnya
"acara apa sih dek?" tanya el dengan lembut
" konser,"
" ok, tpi ingat 2hari sebelum acara resepsi!!! harus sudah dirumah"ucap briyan ,beliz dengan cepat menyalami dedynya dan mencium pipi kanan briyan, begitu juga dengan al ,el,dan vivian
"biar kakak anter dek" ucap el yang disetujui beliz
"aku juga ikut" ucap al tapi ditahan briyan
"gak ada ikut²an...kamu belum nyelesaiin tugas dari dedy" ucap briyan yang membuat al teesenyum canggung, dia emang belum menyelesaikan tugas yang diberikan dedynya
"woiiiiiiiiiii banggggggguuuuuunnnnnnnnn"
triak Al tepat ketelinga raisa, dan itu suksea membuat raisa kaget .
__ADS_1