
"zoy,.. perintahkan semua anggota ke belakang ,kalian pergilah dengan semua helly yang ada disana" ucap beliz yang fokus memerangi musuh²nya
"tuan muda... kami bukan pengecut yang harus kabur!!!" elak zoy tidak terima dengan perintah beliz
sejatinya dia dan yang lain memang sudah menunggu untuk merasakan perkelahian macam ini,
hanya saja ...ini cukup mendadak bagi mereka yang tidak tau bahwa akan ada penyerangan semacam ini
"ok... pastikan diri mu dan yang lain aman,q tidak menerima kematian dari kalian"
"baik tuan muda"
ucapan beliz bagai penyemangat untuk zoy dan yang lain
mereka juga tidak akan membiarkan dengan mudah mati ditangan para mafia²itu
ya... mafia itu adalah mafia yang sedang diincar oleh beliz, dia juga tidak menyangka mafia itu sudah lama mengincar markas beliz yang sangat sulit ditemukan,
"pak tua... sebenarnya aku ingin menanyakan sesuatu terhadapmu" ucap beliz disela sela baku hantam dengan sang ketua...dia terlihat seumuran kakeknya.
"katakan"
__ADS_1
ucapnya sang ketua yang terus melayangkan berbagi tendangan dan tonjokan yang sesekali tertangkis oleh beliz
"apakah kamu yang membunuh istri dari devan alexsabetz?" pertanyaan beliz membuat sang empu kaget bukan main
pasalnya dia sudah menutup rahasia itu rapat rapat... tapi, siapa yang akan menyangka bahwa pada akhirnya terbongkar juga rahasia itu
"bukankah... bukan rahasia umum bahwa seklompok mafia membunuh seseorang?"
ujarnya yang mencoba tetap tenang
" jadi itu beneran kamuuuu?!" ucap beliz yang sudah sangat marah, dia sudah tidak tahan untuk segera membunuh pak tua didepannya ini
"aku punya alasan kenapa membunuhnya!!!!!!" triak pak tua itu penuh penekannan
"dia memisahkanku dengan putri ku"
ucap pak tua itu dengan sedikit kesedihan
"putri?"
"HENTIKAN!!!!" ucap pak tua itu memerintahkan kepada para mafia
__ADS_1
begitu juga dengan beliz yang memberi kode kepada rekan²nya untuk berhenti
"obati luka² kalian semua" lanjut pak tua itu sambil menarik beliz untuk mencari tempat yang nyaman untuk mengobrol
Beliz sedikit curiga dengan kelakuan pak tua ini, tapi sedikit bagus juga kalo pertempuran ini berakhir.
"Sebenarnya,.... ada hubungan apa kamu dengan perempuan itu,?!" ucap pak tua itu dengan memincingkan mata, dia berharap mendapatkan jawaban yang memuaskan dari mukut beliz.
"cucunya..." jawab beliz jujur
"cucu dari anak nya yang siapa?" tanya lagi pak tua itu yang sedikit mengeratkan kepalan tangannya
"anak perempuan nya, kembali ke tadi... sebab apa anda membunuh nenek saya?!" ucap beliz dengan mata tajamnya yang siap mengorek info sampai tuntas.
"hufff..." pak tua itu menghela nafas dengan lega
"ibumu adalah anakku" ucap kakek tua itu yang membuat beliz kaget bukan main
"jangan main² anda!" ucap beliz sambil menempelkan pistol tepat dipelipis kiri pak tua.
"aku tidak pernah main² jika membahas putri ku..." elak pak tua itu tidak perduli dengan pistol yang sudah menempel dupelipisnya itu.
__ADS_1
"saat itu aku mabuk berat di club malam... ketika kembali ke hotel kamar ku sudah ada nenek mu... dia terlihat habis dijebak orang,melihat tubuhnya yang habis dimasuki obat perangsang dia bertingkah semuanya... sampai akhirnya, terjadilah malam panas itu, jam 4pagi dia pergi dari kamarku... aku bukan laki² yang tidak bertanggung jawab, sebenarnya saat itu,,,, aku juga sudah punya istri dan anak, tapi bagaimanapun aku tetap harus tanggung jawab ... meskipun pada akhirnya istriku akan marah padaku