Duniaku

Duniaku
91


__ADS_3

"jangan menebak apapun... aku akan menanyakan langsung kepada nya" ucap briyan yang segera pergi, dia tau dugaan diego sama dengan nya,,,, tapi, akan lebih baik jika dia bertanya langsung kepada beliz dari pada hanya sekedar menebak saja.


Tapi,masalah utamanya adalah... briyan tidak tau dimana keberadaan putrinya


📨jika sudah banggun segera telfon dedy📨


briyan mengirim pesan itu, dia tau putrinya pasti sedang tidur


Jam 09.00 beliz telah menyelesaikan rutinitas paginya , dia membuka hp nya yang sudah dipenuhi oleh pesan sikembar dan 1pesan dari dedynya


📨perjalanan pulang📨 beliz sengaja tidak menelfon dedy nya,,,, itu akan sangat merepotkan baginya jika harus berurusan dengan dedynya lewat Hp, beliz tidak ingin keberadaanya terlacak oleh briyan .


beliz keluar dari kamarnya, dia sudah menyuruh tretan membawa orang² yang di bawa diki tadi malam, dan mwnyuruh mengantarkan ke 4perempuan kenegara masing²


dia juga tidak lupa membawa diki, vian, dan hans untuk kembali bersamanya.


📨ok...dedy tunggu dirumah📨


briyan yang baru banggun tidur sedikit senang melihat pesan dari putrinya, dia juga sudah siap memberi pertanyaan kepada putrinya yang bandel itu.

__ADS_1


📨ok📨


balas beliz singkat


"tuan muda... kabar tentang danur dan yang lain sudah tersebar seperti permintaan anda" ucap hans sambil menunjukkan berita terbaru dideretan pengusaha² ,,, beliz hanya diam sambil menganggukkan kepalanya


"sungguh memuaskan hhhhhh" diki yang ikut menonton siaran itu sangat senang, akhirnya yang dia harapkan terwujud sudah


"dik... berikan penjelasan yang logis buat orang tua kamu nantinya" ucap beliz tanpa menoleh ke arah diki


"baik tuan muda" jawab diki yang lupa ,bahwa dia harus berhadapan dengan orang tauanya


"tuan muda,,,, kenapa anda tidak membawa hugo?" tanya vian yang merasa ada yang aneh


"hugo...tidak cocok jadi dosen, mukanya jelek, pembelajaran juga gak bagus,,, dan dia suka ganjen ke para perempuan" ucap diki yang sengaja menfitnah hugo, dengan begitu hugo tidak akan jadi dosen disana... diki ingin di ajari beliz secara langsung, bukan dari hugo atau siapapun kecuali beliz.


"dedy melarangku menyuruh orang lain me ggantikanku" jawab beliz sambil memikirkan sesuatu


"oh y... tuan muda, kelompok militer kemaren menangkap sekitar 6 mafia sekaligus, tadi pagi jam 07.30 markas 6mafia telah di hancurkan" ucap hans yang membuat beliz tersenyum senang

__ADS_1


"tinggal 1mafia yang tidak patuh peraturan yang belum dihancurkan... aku akan menggambil bagian ini katakan kepada jendral tretan"


ucap beliz yang segera dilakukan oleh hans


"tuan muda setelah menyelesaikan masalah ini... apakah anda akan melakukan hal normal seperti orang pada umumnya?" pertanyaan vian cukup pas dengan yang ada di fikiran beliz


"mungkin...tidak" ucap beliz yang sudah membuat keputusan sendiri, dia tidak ingin semua orang tau, apa yang sedang dia fikirkan


jam 09.45 beliz sudah sampai di masion keluarga nya, dia cukup deg deg gan untuk bertemu orang tuanya, terutama dedynya


*kamfret.... demi apaaaaaaa!!!! aku pulang harus melihat adegan seperti ini lagi* batin beliz ketika memasuki rung tamu dan mendapati ke2 orang tuanya sedang asik bercumbu


"cekrek" beliz memfoto ke2nya dan kembalo memposting di setatus watsapnya


(maaf gk da foto)


^_^°gak sabar nunggu punya adik°_°


sikembar yang melihat setatus adiknya langsung tertawa gak berhenti

__ADS_1


"hahaha adik emang berani ama dedy" ucap al yang duduk disamping el yang sedang mengemudi mobil, mereka sedang diperjalanan pulang.


"itulah adik kita" jawab el yang tidak bisa menahan rasa geli melihat tingkah adiknya yang masih jail itu


__ADS_2