
"sialllllllllll!!!!!!!! benar² brengsek... bajingannnnnnnnn!!!!!!! " umpat beliz dengan sangat marah, dia marah bukan tanpa sebab... vidio yang dia tonton adalah penyebab kemarahannya, semarah apapun beliz, dia tidak akan melupakan pengambilan vidio dan beberapa bukti yabg telah disimpan kakeknya.
"sepertinya... aku salah menilai seseorang" batin beliz sambil pergi dengan menenteng leptob tomy.
"nih" ucap beliz yang memberikan leptob tomi dan kemudian mencari dapur, tangan nya sudah tidak tahan untuk menyentuh alat dapur
"biarkan aku yang masak" ucap beliz saat melihat renata yang sedang menyuruh para maid untuk mempersiapkan hidangan untuk nanti malam.
"segera pergi... " ucap beliz dengan suara yang sangat dingin, siapa pun tidak berani membantah sedikitpun, mereka segera bubar ketika beliz menyuruh mereka untuk pergi.
"WOW.... cucu perempuan ku benar² keren...." ucap renata yang melihat beliz secara seksama, renata sampai sekarang belum berpindah tempat sedikitpun, dia tetap berdiri diposisnya yang dari tadi disitu.
"nek... bisakah kamu pergi?" ucap beliz yang jengah dengan tatapan renata
"apa kamu butuh bantuan?"
__ADS_1
"tidak... pergilah"
"oke"
ucap renata yang segera pergi, walau sebenarnya dia masih sangat penasaran dengan cara beliz membuat hidangan, sampai akhirnya dia memutuskan tetap melihat beliz dengan jarak tertentu
jecson yang melihat neneknya sedang dudum di sudut dekat dapur segera menghampiri dan mengikuti arah pandang renata yang tertuju ke beliz.
"sangat cantik bukan? " ucap renata yang menggagumi kecantikan beliz
"cari semua data keluarga dilmurat dari negara C, yang bernama lee xian sampai cucu²nya, aku mau data mereka malam ini juga"ucap beliz yang sedang memasak sambil menelfon zoy.
" siap laksanakan" ucap zoy yang membagi tugasnya dengan beberapa rekannya, dia tidak mungkin melakukannya sendiri, apalagi semua itu akan dia kirim nanti malam juga, itu jelas bukan hal yang mudah jika dilakukan sendiri.
"sepertinya tuan muda sedang menghukum kita" ucap luwe yang baru saja selesai mencari data dari renata anderson ,belum sempat dia berhenti untuk makan,... sudah dikasih tugas lagi.
__ADS_1
"zoy... biarkan kami makan sebentar, setelah itu kami akan mencarinya dengan cepat" lanjut luwe yang membuat zoy tidak tega, akhirnya zoy pun menyuruh rekan² untuk istirahat sejenak.
zoy juga tidak mungkin menyalahkan beliz karena memberi mereka tugas secara terus menerus tapi, sudah semestinya beliz menyuruh mereka... karena ini memang pekerjaan mereka, mereka juga harus siap siaga setiap beliz membutuhkan mereka, kadang 1minggu full mereka juga bisa bersantai ria, kadang juga bisa seperti hari ini... dari pagi sampai menjelang malam tidak bisa istirahat karena tugas dadakan yang diberikan beliz.
selang 1jam lebih beliz akhirnya menyelesaikan masakannya
"kalain yang disana... " ucap beliz yang membuyarkan lamunan orang² yang sedang menatapnya
"kami?' ucao nicolles antusias
" ya.. bantu bawakan ini kemeja makan " ucap beliz yang sudah menaruh masakannya ke tempat yang sesuai dengan hidangan masing².
nicolles menarik² kakak pertama dan ke duanya untuk segera membantu beliz, sedangkan renata hanya menatap para cucu²nya yang sedang bahu membahu itu.
"cucu yang berbakti" ucap renata lirih , dia juga segera memanggil suami dan anaknya untuk ikut makan bersama
__ADS_1