Duniaku

Duniaku
109


__ADS_3

pagi ini ketika beliz sudah selesai dengan rutinitas paginya dia segera keluar kamar .


"pagi" sapa beliz kepada kakeknya yang kebetulan mau menuruni tangga juga, tomy membalas sapaan beliz sampil memperhatikan pakean beliz yang sudah rapi.


"pagi... mau kemana?" jawab tomy yang jelas mempertanyakan keadaan cucu perempuan nya yang sudah rapi .


"makan" jawab beliz santai


beliz tau arah mana kakeknya bertanya ,hanya saja itu sedikit membosankan jika dia menjawab dengan gamblang, beliz ingin melihat banyak kerutan diwajah kakeknya agar keras untuk memperhatikan dirinya, beliz tau bgt tipe seperti apa kakeknya walau baru 1hari tinggal dirumah kakenya, beliz akan dengan mudah mengetahui sifat seseorang.


"kalo begitu... lebih baik kamu kembali kekamar saja, disini tidak ada makanan yang seperti kamu cari dan kakek tampanmu ini tidak menyediakannya" jawaban tomy membuat beliz tertawa


dia tidak menyangka respon kakeknya cukup tabggap untuk mengetahui ucapannya.


"hehehehe tenanglah, kau pun bisa menjadi makananku''

__ADS_1


"takkkk"


"auwwwwwwww"


triak beliz cukup keras dan itu mengundang orang lain segera menoleh kearah ke2 nya yang sudah sampai di ujung tangga yang paling bawah


"bagaimana bisa kamu setega itu kepada kakekmu sendiri???'


" cih... kemaren opa juga tega menyerang markas cucunya ," jawab beliz sangat lirih,tapi masih sangat jelas didengar oleh kakeknya.


"takkkkk" lagi² tomy menjitak kepala cucu perempuannya


"auwwwwwwww" triak tomy yang kaget mendapat sandal istrinya mendarat dipunggungnya.


"sayang... sakit low" ucap tomy sambil memunggut sandal istrinya, tomy segera berjalan kearah istrinya dan memakaikan sandal tsb ke kaki kiri sang istri.

__ADS_1


"ck... gitu aja sakit, kasian low dari tadi beliz kamu jitakkin"


mendengar ada pembelaan beliz segera menarik bibirnya keatas, itu sangat jelas diwajah beliz bahwa dia tidak akan menyianyiakan kesempatan ini untuk membalas kakeknya.


" oma... hajar aja tu si opa, bisa²nya tadi opa bilang kalo nanti adek ikut kekampusnya kak nicolles mau titip salam buat bu dosennya kak nicolles" ucap beliz yang mendekat kearah nenek tirinya itu


reflek tangan renata segera menarik telinga suaminya


"auwwww.... sayang aku difitnah" ucap tomy yang kaget mendengar ucapan beliz, apalagi melihat tampang beliz yang terlihat puas melihat penderitaan kakeknya.


sedangkan orang² yang sedang menunggu untuk segera makan pagi, menikmati pemandangan ini.... ini sedikit hal yang langka bagi mereka , melihat perustiwa sperti ini terjadi dirumah mereka.


"ck... gak mau ngaku, padahal tadi opa bilang harus secara langsung menyampaikannya jangan dititip² kan kepada bu dosen yang namanya sofia "


saat beliz mencari identitas kekenya, dia juga menemukan beberapa mantan pacar kakeknya ketika kakeknya masih muda, salah satunya sofia sang dosen, yang 2th lagi akan pensiun.

__ADS_1


"dasar... bocah tengil" umpat tomy yang segera melepaskan tangan istrinya yang tadi menarik daun telinganya, beliz segera lari sebelum ketangkap kakeknya yang sudah kesal dengan ucapan beliz, semua yang disana menyaksikan keributan yang dibuat beliz, itu terlihat seperti tom& jerry dimata mereka semua.


"hahahaha ampun² hahahaha" setelah beliz tertangkap kakeknya , tomy menggelitik beliz ,tanpa mereka ber2 sadari renata memfoto ke2nya dan menggunggah foto itu diakun instagram pribadinya, renata sebenarnya sangat senang saat mendengar ucapan beliz ketika memangginya oma, itu reflek membuat dia tidak fokus ketangannya yang sedang menarik daun telinga suaminya.


__ADS_2