Duniaku

Duniaku
67


__ADS_3

El sudah mencegat mobil al yang baru saja berhenti ,el segera membuka mobol tepat pintu beliz berada dengan cekatan el menggendong beliz, al yang hendak membanggunkan beliz tidak jadi karena melihat el yang telah menghampiri mobilnya,beda dengan raisa yang segera turun dan melihat el yang membopong beliz


*gilaaaaa..... harus diabadikan nih* gumam raisa yang mengambil gambar el dan beliz


*para kaum hawa siapkan hati kalian untuk bersabar dan patah hati * batin raisa membayangkan yang bukan bukan,sedangkan al menyuruh beberapa orang untuk mengangkat barang² beliz dan memasukkan ke kamar beliz


"ck.... kembaranmu tuh, modus muluk" ucap raisa yang melihat el bersiap tidur bersama beliz


"dia kakaknya, wajar dong tidur bareng adeknya?" saut al yang ada didepan kamar beliz begitu juga dengan raisa


" oh gitu,,,, jadi aku boleh dong tidur ama adikmu?" ucap raisa penuh percaya diri


"emang kamu apanya?!" ucap al yang menarik kerah belakang raisa yang hendak masuk kamar beliz yang tinggal beberapa jengkal saja


"aku saudara ipar " jawab raisa yang semakin menjadu jadi sampai akhirnya ada suara didekat mereka


"loh adek dah pulang?" tanya briyan yang kebetulan keluar kamar untuk melihat keributan apa yang terjadi,sesuai dugaanya itu suara kucing garong dan tikus got


"udah ded" jawab al yang mempersilahkan briyan masuk kamar beliz

__ADS_1


"el???? kok tidur disini?" tanya briyan kepada el yang memeluk tubuh beliz,,,,


"ded pelan pelan nanti adik banggun, el kangen ama adek,,,, jadi tidur ama adek" ucap el yang kembali memejamkan matanya


"dedy juga" ucap briyan yang ikut tidur disamping kanan beliz


"ded.... itu tempat al" ucap al yang melihat dedynya tidur diformasinya


"kamu tidur dikamar mu" jawab briyan yang gak mau ngalah, dia juga sangat merindukan beliz apalagi saat dia tau beliz mengunggah fotonya dan vivian sebagai tanda sudah sah. ... dia tambah seneng, dia semakin tidak ingin melepaskan pelukkannya.


"ok, aku tidur sama momy vivian" ucap al yang membuat briyan langsung keluar kamar beliz


"ded" ucap beliz yang banggun, dia mengucek matanya yang tidak gatal, dia menoleh ke el yang masih setia memeluknya, kemudian beralih menatap dedynya yang sedang adu bicara dengan al


"wow imutnya" ucap raisayang tidak melepaskan matanya untuk melihat beliz


"kenapa banggun?" tanya briyan yang kembali keranjang beliz begitu juga dengan al dan raisa yang ikutan mendekat


"kangen" ucap beliz yang langsung memeluk pinggang briyan setelah briyan disamping ranjang beliz

__ADS_1


" dedy juga kangen adek" jawab briyan sambil mengelus kepala beliz, el yang melirik ke arah briyan dengan tidak suka


" cuma dedy doang?" umpat el sebal,pasalnya dia juga ingin mendengar hal yang sama dari mulut beliz


"kan kak el udah peluk adek tadi?" jawab beliz yang belum melepaskan pelukkannya, hati briyan hangat melihat keharmonisan anak²nya


"el...kamu dari tadi udah modus masih aja minta lebih" ucap raisa yang greget melihat tingkah el yang suka cari kesempatan lebih dulu, beliz pun menatap raisa .


"ded... sebenarnya dia siapa?kata kak al kemaren dia pembantu baru? tpi kenapa pembantu nya kecil?" ucap beliz penasaran dengan sosok raisa, raisa yang dengar langsung menginjak kaki al, dia gak menyangka al mengatakan itu kepad idolanya


"dia raisa, adiknya kak ozil.... kak ozil suami kak ayahnya sasa"ucap briyan


"raisa,,, maaf tidak menyambutmu dengan baik" ucap beliz yang hanya mendapat anggukan dari raisa, beda dengan al yang masih kesakitan gara² injakkan kaki raisa, beliz pun melepaskan pelukkannya dia turun dari ranjangnya dia mengambil asal kado yang diberikan oleh bastian dan mamanya.


"nih sebagai tanda maaf" ucap beliz yang memberikan salah satu kado itu yang masih tertutup rapat


"ded dan kakak kalian bisa memilih sesuka kalian" ucap beliz yang kembali keranjangnya menarik tangan el untuk kembali memeluk dirinya kemudian kembali tidur


"dia gak ngelindurkan?" bisik al kepada briyan, briyan hanya angkat bahu dia juga tidak tau

__ADS_1


"dah ah aku mau kekamar" ucap raisa dengan hati berbunga bunga, dia gak sabar ingin melihat isi kado tersebut


__ADS_2