
setelah mengatakn itu beliz langsung menuju kasurnya... dia sangat lelah
" selamat malam kak" ucap beliz yang mencium pipi kanan el sebelum dia benar² pergi ke kamarnya
" malam juga sayang" ucap el yang sangat senang mendapat kecupan dari adik kecilnya,,, el segera menyusul beliz ke kamar .... dia ingin memamerkan moment ini ke Al yang sedang bertugas
" dek... kakak ikut tidur sini ya... malam ini aja ok" ucap el yang membuat beliz pasrah toh el kakaknya, el mengambil gambar tangan el yang menggenggam tangan beliz dia juga mengambl gambar ketika memeluk beliz
Al yang mendapat pesan kaget bukan maen melihat beliz yang sudah seperti wanita pada umumnya... " cantiknya adikku" gumam al yang melihat beliz yang ada didekapan el
"siaaaaaaaaallllllll kenapa el sih yang dapat kesempatan bersama adik!!!! andai aku tidak dapat laporan untuk segera ke markas militer udah pasti aku yang jaga adik, al melihat setatus di wattsap el.... el memarkan tangannya yang menggenggam tangan beliz yang putih dan mungil itu terlihat cocok
" Ellllllll!!!!!!!! dasar menyebalkannnnnnnnnnn" umpat al sambil membanting hp nya..... brakkkkkk
__ADS_1
" oh tidakkkkkk hp q" ucap al yang baru sadar HP nya terbanting olehnya sendiri
"al... kau kenpa brisik sekali?" ucap diego yang melihat al malam² mengomel gak jelas
" HP ku kapten...hiks ...hiks" jawab al yang mulai mendrama
" cuma gara² Hp? gak gara² yang lain?" ucap satria yang 1 kamar dengan al , sedangkan diego punya tempat khusus... sebenarnya diego ingin menanyakan sesuatu kepada al ....makanya dia menghampiri al yang kebetulan belum tidur
"maksudmu alex?" tanya diego memastikan
"kaptenku yang terhormat, bisakah anda tidak memanggil adikku dengan panggilan alex? karena dia sudah keluar dari keluarga alexsabetz... tolong panggil beliz mulai sekarang" ucap al yang mulai membuka HP nya
" nah lihat.... ini tangan El dan beliz,,, tentu saja aku sebal melihat ini" lanjut al yang memperlihatkan foto tangan El dan beliz yang berpeganggan
__ADS_1
"Brakkkkkkkkk" untuk yang ke 2 kalinya HP al terbanting
"Oh tidakkkkkkkkkkk HP ku" triak Al yang melihat HP nya dibanting diego dengan keras , saat dia banting saja HP nya udah retak,apalagi kalo yang membanting adalah diego sudah dipastikan hancur sudah HP nya
" beli lagi" ucap diego yang langsung pergi
" wow... pluk pluk pluk" ucap satria sambil bertepuk tangan ,
" oh tidakkkkk Hp baru 1 minggu udah jadi rosokan aja" ucap al yang memungut HP nya yang sudah berbelah menjadi 4 bagian.
Jadi... sebenarnya apa yang terjadi kepadaku? kenapa aku marah melihat tangan El yang memegang tangan beliz? kenapa aku akan mudah marah bila beliz di dekati oleh orang lain???? ini bukan rasa cemburu kan???? jika ini benar² cemburu apa mungkin aku seorang gay? gak² .... aku laki laki normal, sepertinya lebih baik aku tidak pernah bertemu dengan beliz agar kewarasanku terjaga... batin diego yang merebahkan dirinya di kasur, dia terus menerka nerka apa yang sebenarnya terjadi pada hatinya
* apa jangan² ini penyebab dedy terus memaksaku kembali kesini,,,, dan dedy yang akan mengurus sementara perusahaan... ahhhb jadi dedy dari awal sudah curiga tentang semua ini, baiklah aku akan mencoba melupakan beliz* gumam diego sebelum dia memejamkan matanya
__ADS_1