Duniaku

Duniaku
86


__ADS_3

Malam yang dinantikan telah tiba... beliz ke kapal pesiar memutuskan menggunakan pakean wanita yang terlihat anggun


"mari berekting" ucap beliz sambil menggandeng lengan zoy.....


ya mereka ber2 terlihat seperti sepasang kekasih yang diikuti oleh beberapa pengawal


"tuan muda.... kenapa tidak saya saja yang berpura² jadi kekasih anda?" ucap hugo dengan sebal,tentu saja dia akan sangat senang jika peran zoy jadi miliknya


"kamu... akan mengikuti diki" ucap beliz sambil menunjuk luwe,lumu,luxe,dan hans untuk mengikutinya


sedangkan hugo dan vian mengikuti diki sesuai intruksi beliz, sedang remon ...dia tetap di penthouse... dia hanya perlu menggerakkan jari untuk membantu teman²nya.


"mari berangkat" lanjut beliz yang segera pergi


Begitu juga dengan diego.... tim nya sudah masuk kesana dari siang tadi, tentu mereka tidak menggunakan pakean mereka seperti ketika di kap militer....


"target datang" ucap al yang menyamar menjadi bodyguard di dalam kapal pesiar... mereka menggunakan alat berbentuk kancing baju untuk memberikan informasi

__ADS_1


"berapa orang?" tanya el yang menyamar menjadi waitres


"21"


"ok"


jam 00.00 acara baru mulai dan saat itu, beliz dan yang lain baru datang, mata beliz tidak bisa untuk tidak melihat sekitar, dia tau ada beberapa mafia yang menyamar dan ada beberapa militer yang ikut menyamar....


"menarik... " batin beliz yang melihat sekitar, dia penasaran akhir dari permainan ini... siapa yang akan menang


"sayang... aku ketoilet sebentar" ucap beliz yang terdengar mesra, tapi tidak dengan zoy... dia merasa merinding mendengar ucapan beliz


"baik" jawab beliz dengan senyum manisnya


tidak sedikit orang yang memperlihatkan beliz, dari dia baru datang sampai beliz keluar untuk ke toilet... banyak pasang mata yang diam² memperhatikan beliz


Sedangkan diki, dia tepat duduk disebelah danur...entah ini keberuntungan /kesialan buat diki

__ADS_1


"anak muda jaman sekarang sepertinya lebih tertarik dengan dunia malam seperti ini " ucap danur yang melihat diki,di mata danur diki adalah anak konglomerat yang mudah dimanfaatkan, jelas terlihat dari pakean diki yang sangat mencolok apalagi dengan adanya vian dan hugo yang menjadi bodyguard di belakang diki.


"paman...saya tidak tertarik dengan dunia malam seperti ini, saya ikut hanya mewakili ayah saya yang tidak bisa hadir" ucap diki dengan senyum kalemnya


"hahahaha... aku tau,anak muda lebih suka seperti apa hahahaha benar² generasi muda yang menarik"


"paman... jika boleh tau, apa saja yang dilelang? maaf merepotkan mu untuk menjawab pertanyaan pemuda ini yang masih bodoh" ucap diki yang mendapat jempol dari hugo


hugo cukup kagum dengan wajah diki yang terlihat seperti bayi. ..dia bisa bertanya seperti bocah polos kepada musuh yang diincar nyawanya


"apa kamu suka perempuan?" tanya danur,yang mempunyai rencana untuk tujuannya


"tentu saja saya suka ...ahhh apalagi melihat tubuh mereka yang minta dimangsa saat itu juga....itu membuatku menggila" jawab diki yang membuat danur tersenyum penuh kepuasan


Beda dengan vian dan hugo yang merasa jijik dengan ucapan diki


*bocah tengik ini benar² pandai ber ekting.... aku penasaran jika elisa mendengar ucapan diki yang satu ini....hhhh pasti sudah jadi perang dingin sepanjang hari* batin vian yang ada dibelakang diki, vian menggunakan masker dan kaca mata ... dia merasa banyak orang yang tau wajahnya,jadi lebih aman untuk menutupinya.

__ADS_1


"paman akan bocorkan sedikit apa saja yang akan dilelang


__ADS_2