
"gini nih... kalo gak ada anak, gak kenal tempat pacaran nya" ucap beliz yang sontak membuat keduanya menyudahi aksi mereka
"dasar... pengganggu" umpat briyan sebal, pasalnya tadi malam dia tidak dapat jatah... gara² harus menyelidiki tentang putrinya, setelah sampai rumah dia sudah sangat ngantuk... dan setelah banggun dia tidak menemukan istrinya di kamar nya, setelah menemukan vivian sedang asik membaca diruang tamu.. dia ingin melakukan pemanasan terlebih dahulu, tapi sangat disayangkan ... karena anak bontotnya mengganggu aktifitas yang dia nantikan.
"sayang... kemari" ucap vivian seperti biasa selalu ada senyum manis diwajahnya
dengan jalan perlahan beliz menghampiri mereka dan duduk di tengah² ortunya
"geser" ucap beliz yang langsung memisahkan briyan dari vivian
"au" ucap briyan yang tersingkir secara paksa oleh beliz
"mom.... rindu bgt" ucap beliz yang memeluk vivian tanpa memperpedulikan tatapan briyan yang tidak suka melihat istrinya dipeluk orang lain, apalagi melihat tampilan beliz yang terlihat cowok cantik ini.
"momy juga rindu adek" jawab vivian yang membalas pelukan putrinya
__ADS_1
"mom... bisakah buatkan makanan kesukaan adek? adek laper bgt" ucap beliz dengan ucapan yang super manja, apalagi tingkahnya yang terkesan menggemaskan membuat siapapun gemas melihat nya.
"buat sendiri... biasanya juga buat sendiri" ucap briyan
"jadilah dedy yang baik ok..." ucap vivian yang melepas kan pelukan beliz, dia segera pergi kedapur sesuai permintaan beliz.
"jadi... apa yang membuat Dedy menyuruh adek pulang?" tanya beliz yang sudah merubah expresi nya, dari yang terlihat menggemaskan beralih dengan wajah seriyus
"apa hubungan mu dengan tretan?" pertanyaan briyan membuat beliz tau, kemana arah pembicaraan yang diingginkan briyan.
"guru dan murid,,, sesuai ingormasi yang dedy cari" jawab beliz dengan expresi yang sedikit santai
" aku hanya ingin membantai mafia yang ada di tahun nenek meninggal "
jawaban beliz sangat mengejutkan jantung briyan yang sudah sedikit tua itu
__ADS_1
"beri alasan kepada dedy... kenapa harus membasmi mereka?"
"bukankah sudah sanggat jelas,,,, diantara mereka yang telah membunuh nenek? jika bukan karena mereka... momy tidak akan merasakan kekejaman keluarga alexsabetz"
sekarang briyan tau, putrinya tidak akan pernah melepaskan setiap orang yang menyakiti momynya, bahkan mafia yang dia sendiri tidak tau pelaku pembunuhan neneknya... beliz tidak melepaskan 1pun dari mereka, awalnya briyan fikir... beliz memang menggambil tugas menangkapi setiap mafia yang tidak patuh dijalur hukum, nyatanya dia punya tujuan sendiri...walupun banyak mafia yang sudah dia tangkap ,,, tapi tujuan utamnya adalah mafia pada era tahun dimana neneknya meninggal
"ok... dedy tau perasaan kamu, tapi bisakah pekerjaan ini kamu hentikan?dedy tidak ingin kamu terluka hanya karena tugas yang kamu ambil?"
"jadi, apa saja yang telah dedy ketahui tentang adek?" tanya beliz yang menatap briyan dengan penuh penekanan
beliz jelas tidak menyangka, ayahnya akan mengetahui setatusnya dengan sangat cepat
"tidak banyak... adek CEO BDZ dan salah satu militer yang ada di bawa nauangan tretan.. apa penyelidikan dedy tepat?" jawab briyan yang membuat beliz tersenyum penuh makna tersendiri
"tepat sekali... jadi, kapan desy tau semua itu?"
__ADS_1
"tadi malam... ada sedikit kejadian, yang membuat dedy menggabung²kan setiap kejadian sampai akhirnya semua itu terjawab dari mukut kamu sendiri"
lagi lagi beliz tersenyum ... dia cukup tau bahwa dedy nya orang yang hebat rahasia apapun yang ada padanya jika dedynya ingin mengetahui lambat laun pasti dedynya akan mengetahuinya juga... selerti pagi ini.