
📨dek kirim lokasi,sekarang📨
el yang sudah di puncak kebinggungan, hanya mampu mengirim pesan kepada beliz... awalnya dia menelfon beliz ,tapi sangat disayangkan nomer beliz tidak dapat dihbungi... itu semakin membuat el merasa camas
"dedy akan mencoba melacak keberadaan adek" ucap briyan yang mengambil leptobnya , semua orang dibuat cemas... tapi mereka juga tidak tau kemana beliz berada
📨bisakah kamu menanyakan kepada jendral tretan letak markas beliz?📨
1pesan ditrima diego yang baru saja merebahkn tubuhnya di tempat tidurnya
Diego yang baru membaca pesan dari al segera dia menelfon al, dia ingin memastikan apa yang terjadi kepada beliz
"apa yang sebenarnya terjadi?" tanya diego setelah panggilan nya diangkat oleh al
__ADS_1
"tanyakan saja kepada jendral tretan dulu , nanti kamu akan tau apa yang terjadi" ucap al yang tidak ingin orang lain tau urusan keluarganya.
"cepat katakan...." ucap diego penuh penekanan.. hatinya sudah mulai gelisah,tapi dia tidak tau apa yang terjadi kepada beliz.
Al langsung mematikan hp nya, dia merasa sedang kacau dia tidak bisa berfikir lebih jernih... apalagi mendapat penekanan yang semakin membuat suasana hatinya tidak baik.
"shitttttttt" umpat briyan yang tidak kunjung mendapatkan hasil, vivian hanya dapat menangis ditempatnya dia tidak tau harus bagaimana, sampai akhirnya hans dan vian datang deng beberapa map yang di tenteng
"maaf... dimana tuan muda?" tanya hans yang membuat semua orang menoleh ke arahnya, seolah mendapatkan pencerahan buat mereka ketika melihat vian dan hans
"Dimana markasa adik?!!!!!" ucap el yang sudah tidak bisa mengontol emosinya... dia benar² sedang kacau, el biasanya dapat mengontrol setiap emosinya.. tapi, sekarang emosi itu sedang meledak ledak soalah sudah sangat lama untuk menahan gejolak emosi yang telah lama terpendap.
"markas apa maksud anda?!" bales tanya hans dengan expresi sangat binggung,dia memang sedang berpura² seolah tidak tau apa yang terjadi, ini memang yang disuruh beliz kepada hans, vian dan remon, mereka dilarang memberi tau keberadaan beliz
__ADS_1
awalnya mereka menolak, karena mereka ingin ikut bergelut dengan beliz, tapi beliz melarang mereka... sampai akhirnya terjadilah drama seperti ini... pura² tidak mengetahui apapun sesuai keinginan beliz.
"jangan pura² bodoh..!!!! " triak el yang benar² tidak bisa menahan diri untuk tidak emosi
"Markas apa maksud anda?!!!!! dan dimana tuan muda?!!!!" bales hans yang tidak kalah lantang dengan suara el, itu cukup membuat semua orang terkejut, beda dengan vian yang sangat salut dengan exting hans... menurut vian exting hans sangat cocok jika memeranka tokoh antagonis
terlihat kuat dan meyakinkan.
"lantas jika kalian tidak tau dimana markas beliz, buat apa kalian mencari beliz disini?" tanya vivian yang sesekali sesenggukan karena tangis yang terus mengalir.
"kami ada beberapa berkas yang harus ditanda tangani oleh tuan muda... dan ada beberapa miting penting yang harus dihadiri oleh tuan muda" ucap vian sambil memberikan map yang berisi berkas² yang memang harus ditanda tangani oleh beliz.
"jadi... beliz masih berurusan dengan perusahaan.?" tanya vivian yang membaca berkas² itu.
__ADS_1
"benar... tapi ini perusahaan yang dikembangkan sendiri oleh tuan muda, tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan alexsabetz" jawab vian dengan tampilan kalem.
vivian yang mendengar itu, sebenarnya cukup terkejut... tapi dia mencoba tidak terkejut, dia tetap tenang.. briyan yang melihat itu, cukup bersyukur tidak mendapati expresi istrinya yang terlihat kecewa.